Meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran seni budaya menggunakan model flipped classroom melalui aplikasi google classroom

Authors

  • Andharta Yayang Rediansyah SMAN 1 Kamal

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.5681207

Keywords:

activity, learning outcomes, flipped classroom

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui pembelajaran model Flipped Classroom pada masa pandemi Covid-19. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 6 SMAN 1 Kamal berjumlah 34 siswa, objek penelitian adalah aktivitas dan hasil belajar seni budaya materi Konsep, unsur, prinsip, bahan, dan teknik dalam berkarya seni rupa. Metode pengumpulan data aktivitas siswa melalui dokumentasi dan observasi, sedangkan data hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar. Metode analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Strategi yang digunakan adalah pembelajaran Blended Learning dengan model Flipped Classroom melalui aplikasi Google Classroom. Kriteria keberhasilan yang ditetapkan dalam penelitian ini yaitu nilai rerata kelas minimal setara KKM=70, ketuntasan secara klasikal minimal 85%, dan aktivitas siswa minimal aktif. Hasil penelitian pada siklus I, nilai rerata kelas sebesar 69,29 dengan ketuntasan belajar secara klasikal 72,97% dan aktivitas siswa aktif. Pada siklus II, nilai rerata kelas meningkat menjadi 88,43 dengan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 91,89% dan aktivitas siswa sangat aktif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Flipped Classroom melalui aplikasi Google Classroom dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.

This study aims to describe the increase in student activities and learning outcomes through learning the Flipped Classroom model during the Covid-19 pandemic. The subjects of this study were 34 students of class XI IPA 6 SMAN 1 Kamal. The object of this research is the activity and learning outcomes of art and culture material Concepts, elements, principles, materials, and techniques in creating fine arts. The method of collecting student activity data is through documentation and observation, while learning outcomes data are collected using learning outcomes tests. The research data analysis method used descriptive qualitative analysis. The strategy used is Blended Learning with the Flipped Classroom model through the Google Classroom application. The success criteria set in this study are the minimum grade point average of KKM = 70, classical completeness is at least 85%, and student activity is minimally active. The results of the research in the first cycle, the average value of the class was 69.29 with classical learning completeness 72.97% and active student activities. In the second cycle, the average value of the class increased to 88.43 with classical learning completeness reaching 91.89% and student activities were very active. Thus, it can be concluded that learning using the Flipped Classroom model through the Google Classroom application can improve student activities and learning outcomes.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadurifai, A. (2020). Meningkatkan aktivitas dan hasil belajar kimia siswa melalui penerapan model learning cycle. Indonesian Journal of Educational Development, 1(2), 210-220. https://doi.org/10.5281/zenodo.4003892

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Bergmann, J. & Sams, A. (2012). Flip your classroom: Talk to every student in every class every day. International Society for Technology in Education.

Dimyati dan Mudjiono. (2006). Belajar dan pembelajaran. PT. Rineka Cipta.

Johnson, G. B. (2013). Student perception of the flipped classroom. University of British Columbia.

Krismawati, E. M. (2021). Optimalisasi penerapan model pembelajaran preskriptif untuk meningkatkan aktivitas belajar geografi siswa SMAN 2 Denpasar. Indonesian Journal of Educational Development, 2(1), 60-68. https://doi.org/10.5281/zenodo.4781853

Mc Laughlin et al. (2014). The flipped classroom: A course redesign to foster learning and engagement in a health professions school. Academic Medicine, 89(2), 236-243.

Mishra, P. & Koehler, M. (2009). What is technological pedagogical content knowledge (TPACK)? Contemporary issues in technology and teacher education, 9(1), 60-70.

Nasucha, A. F. (2020). Cara menggunakan google classroom untuk guru dan murid, belajar online gratis. Tribun News. 23 Maret 2020.

Puspaningsih, A. R. (2020). Penerapan biology interactive notebooks dalam flipped classroom untuk meningkatkan hasil belajar biologi. Indonesian Journal of Educational Development, 1(3), 401- 409. https://doi.org/10.5281/zenodo.4284509

Ridwan. (2010). Naskah akademik biologi SMA/MA. Puskur Balitbang, Kemdikbud.

Shulman, L.S. (1986). Those who understand: Knowledge growth in teaching. Educational Researcher, 15(2), 4-14.

Siahaan, S. (2003). E-learning (pembelajaran elektronik) sebagai salah satu alternatif kegiatan pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(42), 303-321.

Subandowo,M. (2017). Peradaban dan produktivitas dalam perspektif bonus demografi serta generasi Y dan Z. Sosiohumanika: Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan, 10(3), 191–208.

Sudana, I. M. (2020). Meningkatkan aktifitas dan hasil belajar fisika melalui penerapan model pembelajaran siklus belajar hipotetik- deduktif. Indonesian Journal of Educational Development, 1(1), 112-121. https://doi.org/10.5281/zenodo.3760729

Sudana, I. W. (2021). Meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa menggunakan metode blended learning melalui aplikasi google classroom. Indonesian Journal of Educational Development, 2(1), 38- 47. https://doi.org/10.5281/zenodo.4781849

Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19) pada Satuan Pendidikan.

Tung, L.C., and Comeau, J. D. (2014). Demographic transformation in defining Malaysian generations: The seekers (pencari), the buiders (pembina), the developers (pemaju), and generation (Generasi Z). International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 4(4), 383–403.

Widana, I. W., Suarta, I. M., & Citrawan, I. W. (2019). Work motivation and creativity on teacher ability to develop HOTS-based assessments. International Journal of Social Sciences and Humanities, 3(3), 188-200. https://doi.org/10.29332/ijssh.v3n3.378

Widana, I. W. (2020). The effect of digital literacy on the ability of teachers to develop HOTS-based assessment. Journal of Physics: Conference Series 1503 (2020) 012045. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1503/1/012045.

Widana, I. W. & Diartini, P. A. (2021). Model pembelajaran problem based learning berbasis etnomatematika untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika. Jurnal Emasains, X(1), 88-98. https://doi.org/10.5281/zenodo.4657740.

Published

2021-11-18

How to Cite

Rediansyah, A. Y. . (2021). Meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran seni budaya menggunakan model flipped classroom melalui aplikasi google classroom. Indonesian Journal of Educational Development, 2(3), 428-438. https://doi.org/10.5281/zenodo.5681207