Indonesian Journal of Educational Development https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed <p>Indonesian Journal of Educational Development (IJED) is peer review and open access journal published by the Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat <a href="https://drive.google.com/file/d/14-piVyGZdP7xBdppa1MAFyK4qJZ9VtmZ/view" target="_blank" rel="noopener">Universitas PGRI Mahadewa Indonesia in collaboration with PB PGRI</a>. This journal is published four times a year, namely <strong>February</strong>, <strong>May</strong>,<strong> August </strong>and <strong>November</strong>. Contains Indonesian and English writing originating from research results on the development of learning, measurement and evaluation of education, and education management.</p> Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia en-US Indonesian Journal of Educational Development 2722-3671 <p>This is an Open Access article distributed under the terms of Creative Commons Attribution 4.0 International License, which permits use, sharing, adaptation, distribution and reproduction in any medium or format, as long as you give appropriate credit to the original author(s) and the source, provide a link to the Creative Commons licence, and indicate if changes were made. The images or other third party material in this article are included in the article's Creative Commons licence, unless indicated otherwise in a credit line to the material.</p> PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV D SEMESTER II SD CIPTA DHARMA TAHUN PELAJARAN 2019/2020 https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1892 <p>Pengalaman belajar yang bermakna sangat dibutuhkan di dalam pembelajaran IPA karena siswa dapat mencari, mengamalkan, menemukan, serta mengalami sendiri materi pelajaran yang berguna dan diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Apabila guru menguasai dan mengerti tentang hal-hal tersebut dapat diyakini bahwa prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA tidak akan rendah. Penelitian ini dilaksanakan di SD Cipta Dharma Kelas IV D semester II pada mata pelajaran IPA. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif <em>Jigsaw </em>berbantuan media audio visual dapat meningkatkan prestasi belajar IPA siswa. Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar IPA. Metode analisis datanya adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran <em>Jigsaw</em> dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya rata-rata prestasi belajar siswa adalah 65,10, pada siklus I menjadi 74,74 dan pada siklus II menjadi 82,52. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran <em>Jigsaw</em>berbantuan media audio visual &nbsp;dapat meningkatkan prestasi belajar IPA.</p> I Wayan Sunarta Sunarta Copyright (c) 2 4 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM BERBASIS QUISIS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR Pkn SISWA KELAS V SEMESTER II SD NEGERI 2 PANGKUNGKARUNG TAHUN PELAJARAN 2020/2021 https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1888 <p>Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Pangkungkarung di Kelas V Semester II yang prestasi belajarnya masih rendah. Tujuan dilakukan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan Model Pembelajaran Kuantum berbasis <em>quisis</em> dapat meningkatkan prestasi belajar PKn peserta didik. Penelitian tindakan kelas ini yang dilakukan dalam dua siklus melalui tahapan-tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan, dan refleksi. Tes prestasi belajar merupakan alat yang digunakan dalam mengumpulkan data hasil penelitian yang selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta didik mengikuti proses pembelajaran dari rata-rata awal 64,82 meningkat menjadi 73,73&nbsp; pada siklus I dan meningkat menjadi 81,91 pada siklus II dengan ketuntasan belajar awal&nbsp; 27%&nbsp; pada siklus I meningkat menjadi 73 % dan pada siklus II meningkat menjadi 91%. Simpulan yang dapat diambil dari hasil tersebut adalah penerapan model pembelajaran kuantum dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampumeningkatkan prestasi belajar siswa.&nbsp;&nbsp;</p> I Made Pujawan Pujawan Copyright (c) 2 4 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR KIMIA PADA SISWA https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1885 <p><em>Keberhasilan pengajaran kimia ini ditentukan oleh besarnya partisipasi siswa dalam mengikuti pembelajaran, makin aktif siswa mengambil bagian dalam kegiatan pembelajaran, maka makin berhasil kegiatan pembelajaran tersebut. Tanpa aktivitas belajar tidak akan memberikan hasil yang baik. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa hasil&nbsp; belajar kimia siswa kelas XI MIPA 3&nbsp; pada ulangan harian sebelumnya&nbsp;&nbsp; ternyata masih rendah yakni&nbsp; nilai rata–rata secara klasikal hanya mencapai 60 di bawah nilai K</em><em>riteria </em><em>K</em><em>etuntasan </em><em>M</em><em>inimal </em><em>73 serta&nbsp; ketuntasan </em><em>belajar</em><em> secara klasikal hanya mencapai 55 %.Berdasarkan masalah diatas maka melalui penelitian ini diujicobakan model pembelajaran kooperatif </em><em>Numbered HeadsTogether(NHT</em><em>) </em><em>untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar kimia pada siswa kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Waingapu .</em></p> <p><em>Dari hasil observasi dan tes hasil belajar kimia menunjukkan&nbsp; penerapan model pembelajaran Numbered HeadsTogether(NHT)dapat meningkatan aktivitas belajar siswa dan rata-rata nilai hasil belajar siswa dari 72,12 pada siklus I menjadi 79,24 pada siklus II, dan ketuntasan belajar siswa secara klasikal meningkat dari 63,64% pada siklus I meningkat menjadi 84,85%&nbsp; pada siklus II.</em></p> Adriana Martha D.Ngongo,S.Pd Adriana Copyright (c) 2 4 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS STEM DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS XII MIPA 7 SMA NEGERI 7 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2019/2020 https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1884 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran berbasis STEM dapat meningkatkan hasil belajar dan bagaimanan respon siswa pada materi benzena dan turunannya. Penelitian ini berupa penelitian tindakan kelas yang dirancang melalui penelitian tindakan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 7 Denpasar dari bulan Januari sampai Maret 2020 pada semester genap. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA 7 SMA Negeri 7 Denpasar, dan objek penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran berbasis STEM dan respon siswa terhadap hasil belajar kimia. Dalam penelitian ini digunakan empat tahapan proses kegiatan yang meliputi (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) pengamatan, dan (4) evaluasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan observasi. Pengumpulan data pada siklus I dan siklus II dilakukan dengan teknik penilaian hasil tes siswa sebagai data angka sedangkan pengambilan data dengan menggunakan teknik observasi untuk data kualitatif.</p> <p>Hasil Penelitian diperoleh dari nilai rata-rata perbandingan prasiklus, siklus I, dan siklus II ada peningkatan. Jadi penerapan model pembelajaran berbasis STEM dapat meningkatkan hasil belajar siswa, serta ada respon siswa dalam penerapan model pembelajaran berbasis STEM untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi benzena dan turunannya pada siswa kelas XII MIPA 7 SMA Negeri 7 Denpasar tahun pelajaran 2019/2020.</p> Belma Sitorus Sitorus Copyright (c) 2 4 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN APLIKASI QUIZIZZ UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA MUATAN OPERASI HITUNG CAMPURAN SISWA KELAS VI SEMESTER I SD NEGERI 5 SANGSIT TAHUN PELAJARAN 2020/2021 https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1847 <p>Pelaksanaan Penelitian ini di SD Negeri 5 Sangsit di Kelas VI yang kemampuan siswa rendah. Pembelajaran Matematika di Kelas VI Semester I Tahun pelajaran 2020/2021 mengalami masalah dalam belajar yang berakibat pada rendahnya prestasi belajar Matematika. Berdasarkan hasil observasi di kelas&nbsp; siswamasih pasif dalam mengikuti pembelajaran yang sedang berlangsung.Siswa kurang termotivasi dengan pelajaran Matematika karena selama ini pelajaran Matematika dianggap sebagai pelajaran yang susah karena harus menyesuaikan dengan fisik seseorang, kurang menekankan aspek penalaran sehingga menyebabkan rendahnya minat belajar Matematika siswa di sekolah. Sedangkan data awal yang diperoleh dari nilai ulangan harian rata-rata siswa baru mencapai 61,00&nbsp; ketuntasan belajarnya hanya 45%. Nilai ini masih rendah di bawah KKM (70) mata pelajaran Matematika yang ditetapkan di sekolah. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar Matematika siswa Kelas VI Semester I SD Negeri 5 Sangsit Tahun Pelajaran 2020/2021 setelah penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning. </em>Penggunaan metode pengumpulan data adalah tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif baik untuk data kualitatif maupun untuk data kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah <em>Problem Based Learning</em>dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya mencapai nilai rata-rata 61,00 pada siklus I mencapai nilai rata-rata 73,45 dan pada siklus II mencapai nilai rata-rata 83,97. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning berbantuan aplikasi Quizizz </em>dapat meningkatkan prestasi belajar Matematika pada muatan Operasi Hitung Campuran pada siswa Kelas VI Semester I SD Negeri 5 Sangsit Tahun Pelajaran 2020/2021.</p> Gede Lider Copyright (c) 2 4 IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA TEMA ORGAN GERAK HEWAN DAN MANUSIA SISWA KELAS V SEMESTER I SD NEGERI 3 SAWAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1846 <p>Kelemahan-kelemahan pelaksanaan proses pembelajaran harus diupayakan lewat melakukan sebuah penelitian tindakan. Hal tersebut mendorong peneliti untuk melakukan penelitian tindakan kelas. Penelitian yang dilakukan di kelas II di SD Negeri 3 Sawan. Pada semester I tahun pelajaran 2018/2019 bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran sekaligus untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Upaya yang dilakukan ini, tidak main-main karena dilakukan dengan membaca teori-teori yang disampaikan para ahli pendidikan untuk&nbsp; diterapkan secara benar dalam melaksanakan proses pembelajaran. Cara mengumpulkan datanya dilakukan melalui tes dan cara analisisnya adalah menggunakan analisis deskriptif.</p> <p>Terjadi hal yang menggembirakan bahwa setelah semua data dianalisis terjadi peningkatan kemampuan siswa menerpa ilmu pengetahuan. Data awalnya baru mencapai nilai 54,67 dengan ketutntasan belajar 60%, pada siklus I naik menjadi 72,00 dengan ketuntasan belajar 73%, dan pada siklus II naik menjadi 85,33 dengan ketuntasan belajar mereka sudah tercapai 100%. Data pada siklus II menunjukkan bahwa keberhasilan yang diharapkan telah tercapai bahkan telah melebihi indikator keberhasilan penelitian penelitian yang diusulkan.</p> <p>Dengan demikian peneliti berkesimpulan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang diterapkan dalam proses pembelajaran mampu meningkatkan prestasi belajar.</p> I Putu Toya Darmita Copyright (c) 2 4 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM BERBASIS QUISIS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI SISWA KELAS VI A SEMESTER II SD NEGERI 1 SANGSIT TAHUN PELAJARAN 2020/2021 https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1845 <p>Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Sangsit di Kelas VI A Semester II yang prestasi belajarnya masih rendah.</p> <p>Tujuan dilakukan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan Model Pembelajaran Kuantum berbasis <em>&nbsp;quisis</em> dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti peserta didik. Penelitian tindakan kelas ini yang dilakukan dalam dua siklus melalui tahapan-tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan dan refleksi. Tes prestasi belajar merupakan alat yang digunakan dalam mengumpulkan data hasil penelitian yang selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif.</p> <p>Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta didik mengikuti proses pembelajaran dari rata-rata awal 63,03 meningkat menjadi 70,74 pada siklus I dan meningkat menjadi 83,93 pada siklus II dengan ketuntasan belajar awal&nbsp; 43%&nbsp; pada siklus I meningkat menjadi 74 % dan pada siklus II meningkat menjadi 97%. Simpulan yang dapat diambil dari hasil tersebut adalah penerapan model pembelajaran kuantum dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampumeningkatkan prestasi belajar siswa.&nbsp;&nbsp;</p> I Nengah Sudiarta Copyright (c) 2 4 USAHA MAKSIMAL PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS III SD NEGERI 3 SAWAN SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2018/2019 https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1844 <p>Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 3 Sawan di Kelas III&nbsp; yang kemampuan siswanya untuk mata pelajaran bahasa Indonesia masih rendah. Terbukti dari hasil pengamatan awal prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa baru mencapai rata-rata 60,00. Nilai rata-rata ini masih sangat rendah bilang dibandingkan dengan nilai KKM mata pelajaran Bahasa Indonesia.Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui seberapa tinggi peningkatan prestasi belajar siswa akan terjadi setelah penggunaan model pembelajaran kuantum dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas III &nbsp;Semester I SD Negeri 3 Sawan &nbsp;tahun pelajaran 2018/2019. Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Kuantum dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya 60,00 pada siklus I menjadi 70,00 dan pada siklus II menjadi 81,65. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini dengan penggunaan model pembelajaran Kuantum dapat meningkatakan prestasi belajar bahasa Indonesia siswa kelas III Semester I SD Negeri 3 Sawan tahun pelajaran 2018/2019.</p> Luh Yudiani Copyright (c) 2 4 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VI SEMESTER I SDN 3 SUDAJI TAHUN PELAJARAN 2019/2020 https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1843 <p>Kemajuan mutu pendidikan utamanya&nbsp; peningkatan proses pembelajaran yang dilakukan guru di sekolah akan mampu diupayakan lewat sebuah penelitian tindakan. Oleh karenanya penulis mencoba melakukan penelitian ini demi adanya upaya perbaikan tersebut. Tujuan tersebut lebih jelas lagi dan lebih terfokus lagi adalah untuk meningkatkan prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa Kelas VI semester I SDN 3 Sudaji Tahun Pelajaran 2019/2020 setelah Penerapan model pembelajaran Inkuiri dalam pembelajaran. Peningkatan prestasi belajar tersebut datanya diperoleh lewat pemberian tes, setelah data diperoleh, selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Perolehan data hasil penelitian ini, ternyata menggembirakan setelah cara pembelajaran yang konvensional dirubah menggunakan model Inkuiri. Kegiatan penelitian ini menghasilkan suatu peningkatan yang diharapkan yaitu meningkatnya perolehan data awal yang baru mencapai 63,03 dengan ketuntasan belajar 43% pada siklus I naik menjadi 70,74 dengan ketuntasan belajar 74%, dan pada siklus II naik menjadi 83,93 dengan ketuntasan belajar 97%. Hasil tersebut membuktikan keberhasilan penelitian ini sehingga peneliti berkesimpulan bahwa usaha maksimal penggunaan model pembelajaran Inkuiri dapat meningkatkan prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa kelas VI semester I SDN 3 Sudaji Tahun Pelajaran 2019/2020.</p> Desak Putu Agung Dharmayanti Copyright (c) 2 4 PENERAPAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VI SEMESTER I SD NEGERI 3 SUWUG BERBANTUAN PLATFORM ZOOM CLOUD MEETING TAHUN PELAJARAN 2020/2021 https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1842 <p>&nbsp;Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 3 Suwug di Kelas VI yang prestasi belajar matematika masih rendah. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. Data penelitian tentang prestasi belajar matematika siswa dikumpulkan menggunakan tes prestasi belajar. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa mengikuti proses pembelajaran dari rata-rata awal 66,33 meningkat menjadi 73,21&nbsp; pada siklus I dan meningkat menjadi 84,96 pada siklus II dengan ketuntasan belajar awal 54% pada siklus I meningkat menjadi 79 % dan pada siklus II meningkat menjadi 100%. Simpulan yang dapat diambil dari hasil tersebut adalah penerapan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampu meningkatkan prestasi belajar matematika siswa.</p> I Gede Sumaka Copyright (c) 2 4 PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE THNIK-PAIR-SHARE UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PJOK https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1841 <p>Terpacu oleh rendahnya prestasi belajar siswa kelas VI Semester I SD Negeri 3 Bontihing Singaraja pada mata pelajaran &nbsp;PJOK yang baru mencapai rata-rata 72,14 dengan ketuntasan belajar hanya mencapai 48% itu artinya mash banyak siswa yang belum memeperoleh nilai sesuai dengan KKM. Sebagian besar siswa belum mampu mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang tepat. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua tahap yakni siklus I dan siklus II. Pengumpulan data menggunakan tes prestasi belajar. Teknik analisis data berupa analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatife tipe TPS <em>(Thing-Pair-Share)</em> &nbsp;dalam mata PJOK telah membuat prestasi siswa menjadi meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan melihat adanya peningkatan prestasi belajar dari data awal nilai rata-rata sebesar 72,14 pada siklus I rata-rata meningkat menjadi 78,53 atau mengalami peningkatan Pada siklus II prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan menjadi 85,58. Ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 48% pada data awal menjadi 71% pada siklus I &nbsp;dan pada siklus II ketuntasan juga mengalami peningkatan menjadi 100% Saran yang diajukan berdasarkan hasil penelitian yaitu model pembelajaran Kooperatif tipe TPS <em>(Thing-Pair-Share)</em> &nbsp;dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan prestasi belajar PJOK Siswa Kelas VI SD Negeri 3 Bontihing Singaraja Semester I Tahun Pelajaran 2020/2021.</p> I Gede Susila Copyright (c) 2 4 PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA TEMA DIRIKU SISWA KELAS I SEMESTER I SD NEGERI 3 JAGARAGA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1840 <p>Penelitian awal yang dilaksanakan terhadap anak kelas I menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan kurang berhasil. Rendahnya penguasaan anak dalam pembelajaran dikarenakan kurang tepatnya metode pembelajaran dan media yang digunakannya. Sehingga anak menjadi tidak aktif, mudah bosan, dan kurang memperhatikan penjelasan guru. Oleh karena itu untuk meningkatkan prestasi belajar anak diperlukan metode pembelajaran dengan media yang tepat. Salah satunya adalah metode pembelajaran Pemberian Tugas Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar anak.</p> <p>Lokasi penelitian ini di SD Negeri 3 Jagaraga Kecamatan Sawan dengan jumlah anak 23 orang siswa. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan yang dikemukan oleh Elliot. Data dalam penelitian ini diperoleh dari tes prestasi belajar yang kemudian dilakukan analisis secara deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilakukan berdasar tahapan: (1) menyusun rencana kegiatan, (2) melaksanakan tindakan,(3) observasi, dan (4) analisis yang dilanjutkan dengan refleksi.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut hasil observasi awal pembelajaran anak kurang aktif, mudah jenuh, dan perhatian anak pada penjelasan guru sangat kecil sehingga nilai rata-rata anak hanya sebesar 63,08. Setelah tindakan siklus I penguasaan materi pembelajaran meningkat menjadi rata-rata 70,04 dengan anak tuntas 19 anak dan belum tuntas 6 anak. Hasil tindakan pada siklus II penguasan materi setelah diberikan tes prestasi belajar meningkat menjadi rata-rata 84,44 dengan 25 anak. Presentase ketuntasan belajar pada siklus II ini telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan dan siklus dinyatakan tidak dilanjutkan,&nbsp; dengan kesimpulan bahwa pemanfaatan metode pembelajaran&nbsp; Pemberian Tugas telah mampu dengan baik untuk dijadikan alternatif dalam meningkatkan prestasi belajar anak.</p> I Gusti Ayu Suwantari Copyright (c) 2 4 PENERAPAN MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA TEMA 1, 2 DAN 3 SISWA KELAS VI SEMESTER I SD NEGERI 3 LEMUKIH SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1839 <p>Pembelajaran yang telah dilaksanakan selama ini lebih ke hal-hal yang abstrak. Pembelajaran dengan cara melakukan belum banyak, sehingga siswa belum dapat memahami materi yang disampaikan guru dengan baik. Hal itu telah menyebabkan rendahnya prestasi belajar yang diperoleh siswa. Oleh karena itu diperlukan model/metode pembelajaran yang tepat untuk mengajarkannyaagar mereka mudah dalam menerima pelajaran yang lebih cenderung bersifat abstrak ini. Penerapan cara belajar aktif melalui model pembelajaran <em>creative problem solving</em> diupayakan untuk dapat meningkatkan prestasi belajar siswa di kelas VI semester I SD Negeri 3 Lemukih Singaraja tahun pelajaran 2018/2019 yang dijadikan sebagai lokasi penelitian. Tujuannya, agar prestasi belajar yang dicapai siswa dapat ditingkatkan sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Belajar yang diharapkan. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan pelaksanaan tindakan dilakukan tes prestasi belajar yang kemudian dianalisis secara deskriptif.</p> <p>Kesimpulan dari penelitian ini adalah Penerapan model pembelajaran <em>Creative</em> <em>Problem Solving</em> bisa meningkatkan prestasi belajar siswa.ini dibuktikan dari hasil yang diperoleh pada &nbsp;data awal sampai siklus II yaitu, data awal menunjukkan prestasi ketuntasan belajar hanya 59%, siklus I meningkat menjadi 71%, siklus II meningkat menjadi 100%.</p> <p>Hal itu membuktikan bahwa model pembelajaran <em>creative problem solving</em> yang diterapkan guru dalam proses pembelajaran telah mampu meningkatkan prestasi belajar siswa dengan baik, serta metode pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran bahasa Indonesia yang dapat dilakukan guru.</p> Ni Made Artini Copyright (c) 2 4 IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE QUIZ TEAM BERBANTUAN APLIKASI ZOOM CLOUD MEETING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI SISWA KELAS VI SD NEGERI 3 SUWUG SINGARAJA SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2020/2021 https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1838 <p>Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 3 Suwug Singaraja di Kelas VI yang prestasi belajar siswanya untuk memahami mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti cukup rendah. Faktor-faktor tersebut berdampak pada ketidaktercapaian tujuan pembelajaran yang diharapkan secara optimal, sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti. Data prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti siswa kelas VI semester II tercermin dari perolehan rata-rata yang hanya mencapai 64,74 dengan perolehan siswa yang belum mencapai KKM adalah 9 orang siswa, sedangkan siswa yang mencapai KKM hanya 10 siswa, dengan ketuntasan belajar 53%. Hal ini membuktikan bahwa perolehan siswa yang tuntas masih lebih sedikit dibandingkan dengan siswa yang remidi. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah implementasi strategi pembelajaran Aktif Tipe <em>Quiz Team </em>berbantuan <em>aplikasi Zoom Cloud Meeting</em> dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti siswa. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian yang dikembangkan oleh Model Mc. Kernan. Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti. Metode analisis datanya adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan pembelajaran Aktif Tipe <em>Quiz Team</em> berbantuan <em>aplikasi Zoom Cloud Meeting</em> dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti siswa. Ini terbukti dari hasil prestasi belajar siswa yang diperoleh pada nilai rata-rata awal yaitu 64,74 pada siklus I menjadi 76,00 dan pada siklus II menjadi 84,37. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan pembelajaran Aktif Tipe <em>Quiz Team</em> berbantuan <em>aplikasi Zoom Cloud Meeting</em> dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti siswa.</p> Ni Luh Sudarmi Copyright (c) 2 4 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTUAN FLATFORM GOOGLE MEET UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SEMESTER II SD NEGERI 2 GALUNGAN TAHUN PELAJARAN 2020/2021 https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1837 <p>Pelaksanaan penelitian ini berlokasi di SD Negeri 2 Galungan yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkan model <em>Contextual Teaching and Learning</em> (CTL) dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar Matematika siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2020/2021 setelah diterapkan model <em>contextual teaching and learning</em> dalam kegiatan belajar dan mengajar.</p> <p>Permasalahan awal yang terjadi adalah belum maksimalnya proses pembelajaran yang dilakukan guru dalam meningkatkan prestasi belajar Matematika siswa. Setelah data dikumpulkan menggunakan instrumen berupa tes prestasi belajar Matematika siswa dari nilai rata-rata awal 64,35 naik menjadi 73,00 pada siklus I dan naik menjadi 83,20 pada siklus II.</p> <p>Hasil pada siklus II sudah sesuai harapan indikator keberhasilan penelitian oleh karenanya penelitian ini tidak dilanjutkan ke siklus berikutnya. Dengan perolehan data tersebut dapat dipastikan bahwa penerapan model <em>Contextual Teaching and Learning</em> (CTL) dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampu meningkatkan prestasi belajar siswa sehingga hipotesis yang diajukan dapat diterima.&nbsp;</p> Ni Ketut Yatini Copyright (c) 2 4 PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL YOUTUBE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DARING PADA KETRAMPILAN MENGEKSPRESIKAN PUISI BAHASA BALI https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1822 <h1>ABTRACT</h1> <h1>&nbsp;</h1> <h1>The purpose of the study was to find out the use of youtube media in improving the skills of expressing Balinese poetry in Class XI IPB Even Semester at SMA Negeri 2 Mengwi in the 2020/2021 academic year; improving skills in expressing Balinese poetry for Class XI IPB Even Semester at SMA Negeri 2 Mengwi for the 2020/2021 academic year. The subjects in this study were students of SMA Negeri 2 Mengwi Class XII IPB semester 2 with a total of 29 students with criteria for male students 6 and female students 23. This research was a classroom action research (CAR), which was carried out in two cycles, where each cycle consists of four components, namely, planning, action, observation and reflection. This classroom action research uses Kurt Lewin's research model. The data collection method used is a test. The data were analyzed using qualitative and quantitative descriptive methods with the success criteria being that the student's score reached a minimum of 65 with a classical mastery of at least 80%. The results obtained are, There is an increase in students' express skills using YouTube media in Balinese language subjects, the material for expressing Balinese poetry in class XI IPB SMA Negeri 2 Mengwi can be seen from the average value of expressing skills in students in pre-school. activity was 61.91 (low), then in the first cycle increased to 72.29 (enough), and in the second cycle increased again to 84.82 (very good). And it can also be seen from the percentage of completeness in the pre-action 24%, then in the first cycle it increases to 58% and in the second cycle it increases to 100%.</h1> <h1>&nbsp;</h1> <p><strong>Keywords</strong>:&nbsp;</p> PUTU WEDAWATI Copyright (c) 2 4 A PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN EVALUASI QUIZIZZ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1800 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS di kelas VIIIE Semester I SMP Negeri 3 Semarapura tahun pelajaran 2020/2021 melalui penerapan model <em>problem</em><em>-based learning</em> berbantuan evaluasi Quizizz. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dirancang dalam dua siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. &nbsp;Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIIIE Semester I tahun pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 30 orang. Objek penelitian adalah adalah hasil belajar IPS peserta didik setelah penerapan model <em>problem-based learning</em> berbantuan media evaluasi Quizizz. Data penelitian adalah data hasil belajar yang diperoleh dengan tes dengan tipe pilihan ganda dan dilakukan dengan bantuan media Quizizz. Data selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Penelitian dikatakan berhasil jika nilai rata-rata hasil belajar 76 dengan ketuntasan klasikal 85%. Hasil penelitian pada siklus I diperoleh nilai rata-rata hasil belajar 79 dengan ketuntasan klasikal 77%, sedangkan untuk siklus II, nilai rata-rata hasil belajar IPS adalah 82 dengan ketuntasan klasikal 87%. Pada siklus II kriteria keberhasilan penelitan ini telah tercapai. Nilai rata-rata hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model <em>problem based learning</em> berbantuan evaluasi Quizizz dapat meningkatkan hasil belajar IPS peserta didik di kelas VIIIE.</p> Sukartini Nyoman Copyright (c) 2 4 Penggunaan Teknik Take and Give Penggunaan Teknik Take and Give Untuk Meningkatkan Praktek Penguasaan Auxiliary Siswa Dalam Menulis Teks Recount Siswa Kelas X Mipa 1 Sma Negeri 5 Denpasar Tahun Pelajaran 2018/2019. https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1756 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Penelitian ini mengungkap kemampuan menulis teks&nbsp;recount &nbsp;&nbsp;pada siswa kelas X MIPA 1 SMA&nbsp;Negeri&nbsp;5 Denpasar&nbsp;Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini secara khusus mempunyai dua tujuan, yaitu pertama, Untuk mengetahui efektivitas penerapan <strong>&nbsp;</strong>Teknik Take and Give Untuk Meningkatkan Praktek Penguasaan Auxiliary Siswa Dalam Menulis Teks Recount Siswa Kelas X Mipa 1 Sma Negeri 5 Denpasar Tahun Pelajaran 2018/2019.. Kedua, Untuk mengetahui respon terhadap Teknik Take and Give Untuk Meningkatkan Praktek Penguasaan Auxiliary Siswa Dalam Menulis Teks Recount Siswa Kelas X Mipa 1 SMA&nbsp;Negeri 5 Denpasar Tahun Pelajaran 2018/2019.&nbsp;Penelitian ini berpijak pada teori menulis, teks recount, penggunaan EYD, dan <strong>&nbsp;</strong>Teknik Take and Give. &nbsp;Keempat teori tersebut menjadi dasar penelitian ini. Untuk memecahkan masalah di atas mengunakkan dua metorde yakni, metode tes dan metode observasi.</p> <p>Hasil penelitian ini Penerapan Teknik Take and Give meningkatkan pemahaman siswa dalam menggunakan Auxiliary dalam menulis teks recount dengan tepat. Hal ini dapat dilihat dari tulisan siswa pada post test akhir yaitu lebih baik dari pre-test awal dan setelah berlatih dua siklus. Nilai pre-test awal adalah 60,30 dan post-test akhir adalah 82,84. Peningkatannya cukup signifikan. Teknik ini mudah diterapkan dalam pengajaran menulis kepada siswa sekolah menengah atas. Selain itu, penggunaan Teknik Take and Give dalam pengajaran menulis memungkinkan siswa untuk bekerja sama dalam kelompok dan meninggalkan metode pengajaran konvensional. Teknik ini sangat efektif bagi siswa dalam menulis teks recount karena membuat proses belajar mengajar lebih menyenangkan dan siswa tidak akan merasa bosan. Teknik ini membuat penggunaan Auxiliary lebih dimengerti. Sehingga mengarah pada kualitas produk tulisan yang lebih baik. Selain itu, sikap siswa yang terekam melalui checklist observasi juga meningkat. Dari hasil angket, dapat disimpulkan bahwa siswa tampak tertarik menggunakan Teknik Take and Give untuk meningkatkan kemampuan penguasaan Auxiliary dalam menulis teks recount. Sebagian besar dari mereka setuju bahwa Teknik Take and Give membantu mereka untuk meningkatkan penguasaan Auxiliary dalam menulis teks recount.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata Kunci: Teknik Take and Give; Auxiliary;Teks Recount</p> I Putu Suartika Copyright (c) 2 4 Penggunaan Strategi Mind Mapping untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa Dalam Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas X IPA 10 SMA Negeri 5 Denpasar Tahun Pelajaran 2018/2019 https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1754 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Penelitian ini mengungkap kemampuan menulis teks&nbsp;prosedur &nbsp;pada siswa kelas X&nbsp;IPA 10 Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini secara khusus mempunyai dua tujuan, yaitu pertama, Untuk mengetahui efektivitas penerapan <strong>&nbsp;</strong>Strategi Mind Mapping<strong>&nbsp;</strong>dalam meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur&nbsp;siswa kelas X&nbsp;IPA 10 Tahun Pelajaran 2018/2019. Kedua, Untuk mengetahui respon terhadap penerapan trategi Mind Mapping<strong>&nbsp;</strong>dalam meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur&nbsp;siswa kelas X&nbsp;IPA 10 Tahun Pelajaran 2018/2019.&nbsp;Penelitian ini berpijak pada teori menulis, proseduri, penggunaan EYD, dan <strong>&nbsp;</strong>Strategi Mind Mapping. &nbsp;Keempat teori tersebut menjadi dasar penelitian ini. Untuk memecahkan masalah di atas mengunakkan dua metorde yakni, metode tes dan metode observasi.</p> <p>Dari hasil rata-rata tes menulis siswa adalah: pre-test (58.2), tes menulis siklus II (70.07), dan post-test (81.04) dapat dikatakan bahwa mind mapping cocok bagi mereka untuk memaksimalkan kemampuan mereka dalam mengeksplorasi ide dan menggunakan imajinasi mereka saat mereka menghasilkan teks prosedur.&nbsp;Mind Mapping sangat membantu bagi siswa untuk menemukan ide-ide terkait dan mengembangkan kalimat topik yang dipilih dari topik utama menjadi teks prosedur nyata. Penguasaan fitur bahasa (kalimat simple present tense dan imperatif) juga meningkat setelah beberapa perlakuan diberikan dalam dua siklus. Hal ini terlihat dari peningkatan hasil tes menulis siswa yang diberikan (pre-test, tes menulis pada siklus II dan post-test). Selain itu, penguasaan mereka dalam memilih kata-kata yang tepat lebih baik dari sebelumnya. Mereka selalu menggunakan kamus ketika mereka mencoba menemukan kata-kata yang tepat saat mereka membuat konstruksi pemetaan pikiran sebelum mereka menulis teks prosedur nyata. Umumnya, hasil dapat dikonfirmasi dengan perbandingan antara pre-test dan post-test.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata kunci; Strategi Mind Mapping, Menulis, Teks Prosedur</p> I Made Adhiyasa Copyright (c) 2 4 ASESMEN LITERASI SAINS TEMA KIMIA HIJAU PADA SISWA KELAS XII DI SMAN SATU ATAP LEMBONGAN https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/ijed/article/view/1752 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil survey PISA (<em>Program for International Student Asesment</em>) yang menunjukkan pencapaian tingkat literasi sains Indonesia selama 12 tahun keikutsertaannya selalu menempati peringkat kelima terbawah. Berdasarkan laporan PISA skor membaca Indonesia ada di peringkat 72 dari 77 negara, skor sains ada di peringkat 70 dari 78 negara. Tujuan penelitian ini yaitu 1) mendeskripsikan dan menjelaskan validitas butir soal literasi sains pada tema kimia hijau, 2) mendeskripsikan dan menjelaskan tingkat kesukaran butir soal literasi sains pada tema kimia hijau, 3) mendeskripsikan dan menjelaskan daya beda butir soal literasi sains pada tema kimia hijau, 4) mendeskripsikan dan menjelaskan reliabilitas butir soal literasi sains pada tema kimia hijau, serta 5) mendeskripsikan dan menjelaskan tingkat literasi sains siswa pada tema kimia hijau. Penelitian dilaksanakan tanggal 10 Februari 2022. Tempat penelitian di lakukan pada jenjang SMA di SMAN Satu Atap Lembongan. Sampel dalam penelitian ini merupakan siswa kelas XII Tahun Ajaran 2021/2022 yang telah mendapatkan materi Kimia, Fisika dan Biologi dalam kaitannya dengan Kimia Hijau. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 25 siswa. Instrumen dalam penilian ini adalah soal tes literasi sains berupa pilihan pilihan ganda yang berjumlah 60 butir soal yang disusun pada <em>Google Form. </em>Instrumen yang digunakan berupa instrumen tes pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif, yaitu untuk menguji validitas butir soal, reliabilitas butir soal, daya pembeda dan tingkat kesukaran butir soal. Adapun hasil pada penelitian ini yaitu berdasarkan hasil validitas butir soal literasi sains ditemukan bahwa dari total 60 butir soal yang disusun, terdapat 13 butir soal yang dinyatakan tidak memenuhi kriteria validitas atau tidak valid. Pada uji tingkat kesukaran butir soal literasi sains terdapat 2 butir soal yang masuk dalam kategori sukar, 52 butir soal masuk dalam kategori sedang dan 6 butir soal masuk dalam kategori mudah. Selain itu, terdapat sebanyak 1 butir soal baik, 23 butir soal diterima dan diperbaiki, 17 butir soal diperbaiki dan 19 butir soal ditolak. Dari hasil uji reliabilitas didapatkan hasil butir soal literasi sains dinyatakan reliable atau memenuhi persyaratan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan data bahwa literasi sains siswa kelas XII masuk dalam rentang sangat rendah dengan rata-rata presentase sebesar 58 %. Bagi para peneliti untuk kedepannya agar dapat membuat soal-soal yang lebih variatif dalam berbagai aspek selain dinilai dari aspek valid dan reliabilitasnya.</p> Tjokorda Gde Putra Wirama Copyright (c) 2 4