Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar kimia

Authors

  • Adriana Martha D. Ngongo SMA Negeri 1 Waingapu

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.6563799

Keywords:

hasil belajar, aktivitas, model pembelajaran NHT

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar kimia pada siswa kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Waingapu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 3 tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 33 orang siswa. Objek penelitian ini hasil belajar dan aktivitas belajar kimia. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan tes hasil belajar. Metode analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini adalah nilai rata-rata kelas minimal 73 (KKM) dan aktivitas siswa minimal 70%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dapat meningkatan rata-rata nilai hasil belajar siswa dari 72,12 pada siklus I menjadi 79,24 pada siklus II, dan aktivitas belajar siswa secara klasikal mencapai 63,64% pada siklus I dan meningkat menjadi 84,85% pada siklus II. Kesimpulan, penerapan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dapat meningkatan aktivitas belajar siswa dan rata-rata nilai hasil belajar siswa kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Waingapu tahun pelajaran 2018/2019.

This study aims to improve learning outcomes and chemistry learning activities in class XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Waingapu. This type of research is classroom action research. The subjects in the study were students of class XI MIPA 3, 2018/2019 school year totaling 33 students. The object of this research is learning outcomes and chemistry learning activities. Data collection methods in this study were observation and learning outcomes tests. The research data analysis method used descriptive qualitative analysis. The criteria for success in this study are a minimum grade point average of 73 (KKM) and a minimum student activity of 70%. The results showed that the application of the Numbered Heads Together (NHT) learning model could increase the average value of student learning outcomes from 72.12 in the first cycle to 79.24 in the second cycle, and classical student learning activities reached 63.64% in the second cycle. I and increased to 84.85% in cycle II. In conclusion, the application of the Numbered Heads Together (NHT) learning model can increase student learning activities and the average value of student learning outcomes in class XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Waingapu 2018/2019 school year.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadurifai, A. (2020). Meningkatkan aktivitas dan hasil belajar kimia siswa melalui penerapan model learning cycle. Indonesian Journal of Educational Development, 1(2), 210-220. https://doi.org/10.5281/zenodo.4003892

Hamalik, O. (2013). Proses belajar mengajar. PT Bumi Aksara.

Hosna, M. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Ghalia Indonesia.

Iqbal, S. (2021). Upaya meningkatkan prestasi dan kualitas belajar kimia dengan metode pembelajaran penemuan konsep. Indonesian Journal of Educational Development, 1(4), 621-629. https://doi.org/10.5281/zenodo.4560682

Madiya, I. W. (2020). Pengembangan aplikasi E-UKBM kimia sebagai media pembelajaran interaktif siswa kelas XI SMAN Bali Mandara. Indonesian Journal of Educational Development, 1(2), 142-158. https://doi.org/10.5281/zenodo.4003785

Maemunah, E. S. (2021). Upaya meningkatkan hasil belajar kimia menggunakan metode pembelajaran blended learning pada siswa kelas XI MIPA 4 SMAN 1 Kramatwatu. Indonesian Journal of Educational Development, 2(2), 262-269. https://doi.org/10.5281/zenodo.5244203

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 16 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.

Rusman. (2013). Metode-metode pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. Raja Grafindo Nusantara.

Sudiya, I. W. (2020). Implementasi metode pelangioli dalam upaya meningkatkan motivasi belajar kimia kelas XII MIPA SMA. Indonesian Journal of Educational Development, 1(3), 506-515. https://doi.org/10.5281/zenodo.4287027

Sudiarta, I. G. P., & Widana, I. W. (2019). Increasing mathematical proficiency and students character: lesson from the implementation of blended learning in junior high school in Bali. IOP Conf. Series: Journal of Physics: Conf. Series1317 012118. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1317/1/012118

Sujiati, T. (2021). Meningkatkan hasil belajar fisika siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. (2021). Indonesian Journal of Educational Development, 2(2), 207-218. https://doi.org/10.5281/zenodo.5232392

Trianto. (2013). Model-model pembelajaran inovatif berorientasi konstruktivisme. Prestasi Pustaka.

Widana, I. W. (2020). Kiat jitu menulis soal HOTS bagi guru matematika SMA/SMK. Mahameru Press.

Widana, I. W. (2020). Pengaruh pemahaman konsep asesmen HOTS terhadap kemampuan guru matematika SMA/SMK menyusun soal HOTS. Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, IX(1), 66 – 75. https://doi.org/10.5281/zenodo.3743923

Published

2022-05-27

How to Cite

Ngongo, A. M. D. . (2022). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar kimia. Indonesian Journal of Educational Development, 3(1), 16-24. https://doi.org/10.5281/zenodo.6563799

Issue

Section

Articles