REVITALISASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI WAHANA PENDIDIKAN KARAKTER DAN KESADARAN MULTIKULTURAL

Authors

  • Dewa Ayu Widiasri Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Keywords:

pembelajaran Bahasa Indonesia, kearifan lokal, pendidikan karakter, kesadaran multikultural, revitalisasi

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengembangan
kompetensi kebahasaan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membentuk
karakter dan kesadaran multikultural peserta didik. Namun demikian, praktik
pembelajaran yang masih dominan berorientasi pada aspek linguistik formal dan
capaian akademik sering kali menyebabkan dimensi nilai, budaya, dan keberagaman
belum terintegrasi secara optimal. Artikel konseptual ini bertujuan mendeskripsikan
urgensi revitalisasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal sebagai
wahana pendidikan karakter dan kesadaran multikultural. Penulisan artikel
menggunakan metode kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui
telaah terhadap literatur ilmiah yang relevan mengenai pembelajaran bahasa,
etnopedagogi, pendidikan karakter, dan pendidikan multikultural. Hasil kajian
menunjukkan bahwa kearifan lokal merupakan sumber pedagogis yang kaya nilai
karena mengandung norma sosial, etika, tradisi, dan pandangan hidup yang
kontekstual dengan pengalaman peserta didik. Integrasi kearifan lokal dalam materi
ajar, strategi pembelajaran, media, dan asesmen mampu merekonstruksi pembelajaran
Bahasa Indonesia menjadi lebih kontekstual, reflektif, humanis, dan inklusif. Dengan
demikian, revitalisasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal
merupakan strategi yang relevan untuk membangun peserta didik yang berkarakter,
menghargai keberagaman, dan memiliki kesadaran multikultural dalam kehidupan
bermasyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-05