NILAI ETIKA DAN RELIGI PADA PERTUNJUKAN TAYUB DI LINGKUNGAN MASYARAKAT PETANI KLOPODUWUR KABUPATEN BLORA

Authors

  • Usrek Tani Utina Jurusan Sendratasik-Fakultas Bahasa dan Seni UNNES

Keywords:

Lingkungan masyarakat petani, nilai etika dan religi, seni pertunjukan tayub

Abstract

Masyarakat Klopoduwur merupakan bagian dari masyarakat di Kabupaten Blora,  Kebiasaan masyarakat Klopoduwur yang berprofesi sebagai petani menggunakan tayub sebagai sarana upacara ritual tegas desa. Ini menarik untuk diteliti guna mengetahui bentuk pertunjukan dan nilai etika serta religi dalam seni pertunjukan tayub di lingkungan masyarakat petani desa Klopoduwur. Metode kualitatif digunakan untuk memperoleh data penelitian, kemudian diolah dan dituliskan dengan deskriptif analisis melalui pendekatan etnokoreologi. Tayub merupakan wujud ekspresi masyarakat petani Klopoduwur terhadap kepercayaan sosok seorang joged sebagai titisan dewa yang dikirim ke bumi. Usaha penyatuan alam semesta dengan masyarakat petani desa Klopoduwur diwujudkan melalui upacara sedekah bumi yang terdiri dari ritual resik luwur, ater-ater, slametan, rayahan, kemudian mengakhiri laku ritualnya itu dengan mengadakan persembahan kepada danyang penunggu desa melalui pertunjukan Tayub. Nilai etika yang terkandung di dalam seni pertunjukan Tayub di masyarakat petani desa Klopoduwur dapat dijumpai pada sikap dan perilaku berkesenian serta berkeyakinan. Nilai religi pada pertunjukan tayub ini diwujudkan dalam bentuk aktivitas laku magic-simpatetik, pemilihan hari dilaksanakannya upacara, pemilihan jajan pasar sebagai sesaji, madya dan maithuna, serta penentuan jumlah joged. Laku ritual dan laku mistis lainnya yang dilakukan oleh masyarakat petani desa Klopoduwur merupakan representasi dari upaya mereka untuk mendapatkan kepuasan batin akan usahanya menyeimbangkan alam semesta seisinya.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2022-04-20