PENINGKATAN HASIL BELAJAR SENI RUPA DAN AKTIVITAS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E KELAS XI MIPA 2 SMAN 5 DENPASAR

Authors

  • I Wayan Sirna SMA Negeri 5 Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.59672/stilistika.v7i1.96

Keywords:

Hasil Belajar, Aktivitas, Learning Cycle 5E

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan PTK dengan analisis berdasarkan kajian-kajian reflektif, partisipatif, dan kolaboratif. Untuk meningkatkan hasil belajar seni rupa dan aktivitas siswa dilakukan setting sosial kelas secara alamiah melalui tiga tahapan siklus penelitian tindakan kelas dengan menerapkan Learning Cycle 5E. Aktivitas siklus I menunjukkan sebagian siswa belum terbiasa dengan kondisi belajar Learning Cycle 5E sehingga hasil belajar belum memenuhi harapan. Siklus II siswa dan guru sudah mulai memahami implementasi Learning Cycle 5E dan menunjukkan hasil yang cukup memuaskan, serta lebih meningkat lagi pada siklus III dengan hasil yang lebih baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi terhadap guru dan siswa sudah mulai terbiasa menciptakan suasana pembelajaran yang menarik dan menyenangkan sesuai dengan prinsip-prinsip Learning Cycle 5E sehingga berdampak terhadap meningkatnya hasil belajar siswa.

 This study uses the PTK design with analysis based on reflective, participatory, and collaborative studies. To improve the learning outcomes of fine arts and student activities, natural social settings are conducted through the three stages of the cycle of classroom action research by implementing 5E Learning Cycle. The activity of cycle I shows that some students are not familiar with the learning conditions of 5E Learning Cycle so that learning outcomes have not met expectations. The second cycle of students and teachers has begun to understand the implementation of the 5E Learning Cycle and shows quite satisfactory results, and more improved in the third cycle with better results. This can be seen from the results of observations of the teachers and students are getting used to creating an interesting and pleasant learning atmosphere in accordance with the principles of the 5E Learning Cycle so that it has an impact on increasing student learning outcomes.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, Suhartini. (2005). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Dimyati & Mudjiono. (2006). Belajar dan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Emzir. (2008). Metodelogi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Hamzah, B Uno, Nina Lamatenggo & Satria M.A. Koni. (2011). Menjadi Peneliti PTK yang Profesional. Jakarta: Bumi Aksara.

Kunandar. (2008). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Margono, S. (2007). Metodelogi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Ngalimun. (2014). Strategi dan Model Pembelajaran. Banjarmasin: Aswaja Pressindo.

Paizaluddin & Ermalinda. (2012). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Alvabeta.

Pidarta, Made. (2007). Landasan Kependidikan, Jakarta: Rineka Cipta.

Sardiman. (2007). Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.

Wena, Made. (2011). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: Bumi Aksara.

Wibowo, Arie. (2010). Penerapan Model Pembelajaran Siklus Belajar (Learning Cycle) 5E dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata pelajaran Teknologi

Informasi dan Komunikasi (Penelitian Kuasi Eksperimen Terhadap Siswa Kelas VII SMPN 1 Lembang Tahun Ajaran 2009/2010).

Published

2018-12-04

How to Cite

Sirna, I. W. (2018). PENINGKATAN HASIL BELAJAR SENI RUPA DAN AKTIVITAS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E KELAS XI MIPA 2 SMAN 5 DENPASAR. Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Seni, 7(1), 37-56. https://doi.org/10.59672/stilistika.v7i1.96