REPRESENTASI PERAN ORANG TUA DALAM LIRIK LAGU “NINA” KARYA .FEAST

Authors

  • Namira Az-Zahra Universitas Sumatera Utara
  • Alemina Br. Perangin-angin Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.59672/stilistika.v14i1.4645

Keywords:

analisis wacana kritis, lirik lagu, peran orang tua, representasi,, .feast

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana ideologi tentang orang tua ideal dan nilai-nilai keluarga direpresentasikan dalam lirik lagu “Nina” karya .Feast. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan analisis wacana kritis model Norman Fairclough yang terdiri dari tiga level analisis yaitu teks, discourse practice, dan sociocultural practice. Data dalam penelitian ini adalah teks lirik lagu tersebut, relasi dan identitas yang dibangun dalam teks menurut dimensi teks, praktik wacana, dan praktik sosial budaya dari kerangka Fairclough. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lirik lagu "Nina" karya .Feast merepresentasikan peran orang tua dalam bingkai budaya modern yang mengedepankan kasih sayang realistis, keterbukaan emosional, dan kesadaran akan tantangan dunia kontemporer. Melalui tiga dimensi analisis Norman Fairclough yaitu teks, praktik wacana, dan praktik sosial budaya ditemukan bahwa lagu ini menyuarakan perubahan nilai dalam relasi keluarga, dari pola otoritatif tradisional menuju hubungan yang lebih empatik, setara, dan reflektif. Representasi tersebut menunjukkan bahwa lagu ini tidak hanya menjadi ekspresi seni, tetapi juga media kritik dan refleksi terhadap pergeseran nilai-nilai budaya dalam kehidupan keluarga modern.
Kata Kunci: analisis wacana kritis, lirik lagu, peran orang tua, representasi, .feast

This research aims to understand how ideologies about ideal parents and family values are represented in the lyrics of the song “Nina” by .Feast. This research applies a qualitative method using Norman Fairclough's critical discourse analysis approach which consists of three levels of analysis, namely text, discourse practice, and sociocultural practice. The data in this study are the text of the song lyrics, relations and identities built in the text according to the dimensions of text, discourse practice, and sociocultural practice from Fairclough's framework. The data collection technique is done through documentation study. The results of this study show that the lyrics of the song “Nina” by .Feast represent the role of parents in a modern cultural frame that prioritizes realistic affection, emotional openness, and awareness of the challenges of the contemporary world. Through the three dimensions of Norman Fairclough's analysis, namely text, discourse practices, and socio-cultural practices, it is found that this song voices the changing values in family relations, from traditional authoritative patterns to more empathetic, equal, and reflective relationships. The representation shows that this song is not only an expression of art, but also a medium of criticism and reflection on shifting cultural values in modern family life.

Keywords: critical discourse analysis, song lyrics, parental role, representation, .feast

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Khalidi, M. W., & Hamdani, M. S. (2017). Representasi Nilai-NIlai Moral dalam Lirik Lagu Doda Idi. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP Unsyiah, 4(2), 417–428.

Alo, L. (2017). Komunikasi Antar Personal. Jakarta: Prenada Media. Retrieved from https://books.google.co.id/books?id=QvSlDwAAQBAJ&dq=Liliweri,+A.+(2017).+Komunikasi+antar+personal.+Jakarta:+Prenada+Media.&lr=&hl=id&source=gbs_navlinks_s

Anggraeni, R. F., & Septiyani, R. E. (2022). Analisis Wacana Kritis Fairlough pada Lagu Evaluasi : Konstruksi Makna dan Kritik Terhadap Norma-norma Sosial dalam Lirik Lagu. In Prosiding Konferensi Nasional Mahasiswa Sastra Indonesia (KONASINDO) (pp. 832–845).

Cahya, S. I. A., & Sukendro, G. G. (2022). Musik Sebagai Media Komunikasi Ekspresi Cinta (Analisis Semiotika Lirik Lagu “Rumah ke Rumah” Karya Hindia). Koneksi, 6(2), 246–254. https://doi.org/10.24912/kn.v6i2.15565

Cyntara, R. (2024, July 12). Lirik Lagu Nina - Feast. Kompas.Com. Retrieved from https://www.kompas.com/hype/read/2024/07/12/151500266/lirik-lagu-nina-feast?page=all

Da Costa, R. M. (2023). Konteks Sosiocultural Practice pada Lagu “Oras Loron Malirin”(Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough). Concept: Journal of Social …, 2(3), 95–102. Retrieved from http://journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/Concept/article/view/550%0Ahttp://journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/Concept/article/download/550/563

Fairclough, N. (2013). Critical discourse analysis the critical study of language, second edition. Routledge (2nd ed.). London: Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315834368

Frima, M. S., Mayasari, M., & Lubis, F. O. (2024). Kritik Pemerintah Pada Lagu “Gugatan Rakyat Semesta” Karya Feast (Analisis Wacana Kritis Model Norman Fairclough). Jurnal Intervensi Sosial Dan Pembangunan (JISP), 5(2), 230–242. https://doi.org/10.47233/jkomdis.v4i2.1883

Handayani, N. D., Mailin, M., Lubis, N., & Hasibuan, W. A. (2022). Analisis Wacana Fairclough Pada Pemberitaan Selebgram Rachel Vennya Di Media Daring Tempo.Co. Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi Dan Sosial, 6(2), 156–169. https://doi.org/10.30829/komunikologi.v6i2.14667

Harnia, N. T. (2021). ANALISIS SEMIOTIKA MAKNA CINTA PADA LIRIK LAGU “TAK SEKEDAR CINTA” KARYA DNANDA. Jurnal Metamorfosa, 9(2), 224–238. https://doi.org/10.46244/metamorfosa.v9i2.1405

Islami, S. N., & Abrian, R. (2023). Membaca Tren Kesepian Generasi Z dalam Lagu Penjaga Hati: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Jurnal Bastrindo, 4(2), 170–186. https://doi.org/10.29303/jb.v4i2.1368

Jørgensen, M., & Phillips, L. (2012). Discourse Analysis as Theory and Method. Sage (2nd ed.). Los Angeles: Sage. https://doi.org/10.4135/9781849208871

Khrisnanda, A. G., & Caroline, P. (2025, January 19). Lagu Nina Raih 100 Juta Pendengar di Spotify, Adnan .Feast: Surreal Banget. Kumparan.Com. Retrieved from https://kumparan.com/kumparanhits/lagu-nina-raih-100-juta-pendengar-di-spotify-adnan-feast-surreal-banget-24JwVDfaN4F

Mahanani, I. D. (2021). Model Toleransi Dalam Lirik Lagu “Hagia” Karya Barasuara. Institut Agama Islam Negeri Ponorogo.

Prabowo, S. A. (2023). Analisis Semiotika Lirik Lagu Distorsi Dari Grup Musik Ahmad Band Sebagai Kritik sosial (Analisis Semiotika Makna Lirik Lagu Distorsi). Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 7(1), 1–17.

Pranawengtyas, D. R. (2014). Ketegaran Perempuan Dalam Lirik Lagu Aku Rapopo. Multilingual, 13(2), 126–135.

Saraswati, R. (2019). ANALISIS WACANA KRITIS LIRIK LAGU MOCKINGBIRD KARYA EMINEM. Pujangga: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 4(1), 32–45. https://doi.org/10.47313/pujangga.v4i1.498

Siddiq, M., & Salama, H. (2021). Nilai Kemanusiaan dalam Lirik Lagu Ahmad Dhani: Sebuah Analisis Wacana Kritis. UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa Dan Sastra, 17(2), 261–278. https://doi.org/10.26499/und.v17i2.4028

Sugiono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Zulhani, H., Mayasari, M., & Poerana, A. F. (2025). Kritik Sosial Pada Lirik Lagu Baepsae/Silver Spoon Karya BTS (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(1.B), 111–120. Retrieved from https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/9615

Downloads

Published

2025-11-28

How to Cite

Namira Az-Zahra, & Br. Perangin-angin , A. . (2025). REPRESENTASI PERAN ORANG TUA DALAM LIRIK LAGU “NINA” KARYA .FEAST. Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Seni, 14(1), 119–129. https://doi.org/10.59672/stilistika.v14i1.4645