PARUMAN BARONG DI PURA KHAYANGAN JAGAT LUHUR NATAR SARI APUAN, KECAMATAN BATURITI, KABUPATEN TABANAN

Authors

  • I Wayan Mastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
  • Ida Bagus Gede Bawa Adnyana Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.6864792

Keywords:

Paruman Barong, Piodalan Pura Khayangan Jagat Luhur Natar Sari

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Pura Khayangan Jagat Luhur Natar Sari Apuan Baturiti-Tabanan, sebuah peristiwa multidimensional. Kajian terhadap fenomena ini dimaksudkan sebagai suatu upaya untuk mengungkapkan keadaan Paruman Barong secara holistik di tengah-tengah modernisasi masyarakat dewasa ini. Hal ini penting dilakukan, karena nilai-nilai sosial kesenian khususnya seni musik yang  nampak lebih dominan menjadikan umat besrta pemedek lainnya bisa lebih aktif dan terangsang datang, secara bersatupadu dalam memetifator masing-masing keseniannya. Dengan menggunakan metode kualitatif menempatkan Paruman Barong  sebagai entitas multilapis (multilayered). Penelitian ini bertujuan untuk memahami serta menganalisis ideologi nilai-nilai yang terungkap dalam Paruman Barong di Pura Khayangan Jagat Luhur Natar Sari Apuan Baturiti -Tabanan, yang memiliki kekuatan sentralistik, pertemuan budaya berbagai lima daerah di Bali. Permasalahan-permasalahan dipecahkan melalui beberapa teori yang relevan: teori agama, teori estetika dan teori struktur fungsional. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah difokuskan pada peristiwa budaya yang berdimensi religius, sosial, budaya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Atmadja. Bawa Nengah (dkk) 2005. Joged Bumbung Porno: Industri Seks Berbentuk Hiburan Seks Melalui rangasangan Mata (Studi Kasus di Buleleng, Bali. (laporan Penelitian) Singaraja:Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Hasil Penelitian Dasar IKIP Singaraja.

Bandem, I Made. 1986. Prakempa Sebuah Gamelan Bali. Denpasar ASTI.

Bandem, I Made. 2004. Kja Dan Kelod Tarian Bali Dalam Trdisi. Yogyakarta: Institut Seni Indonesia.

Bandem, I Made. 19183. Ensiklopedi Tari Bali. Denpasar: ASTI.

Cudamant,1967. Pengantar Agama Hindu Untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Yayasan Wisma Karma Jakarta.

Dibia, I Wayan. 1977/1978. Perkembangan Seni Tari Di Bali.Denpasar: Sasana Budaya Bali.

Dana, I Wayan. 2011. Paruman Barong di Pucak Pdang Dawa, Baturiti Tabanan: Perspektif Kajian Budaya. BP ISI Yogyakarta.

Dravamony, Mariasusai.1973. Prebenology of Religion (Fenomenologi Agama) 1995. Roma: Gregorian University Press.

Donder, I Ketut.2005. Esensi Bunyi Gamelan dalam Prosesi Ritual Hindu Perspektif Filosofi-Tiologis,Psklogis, Sosiologis, dan Sains. Surabaya: Paramita.

Eliade, Merca.2002. Sakral dan Profan (tari). Yogyakarta: Pajar Pustaka Baru.

Goorge Nisbet, Dauglas J.Goodman. 2004. Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Kencana Universiti of Puget Sound.

Goldern, Robert Heine. 1982. Konsepsi Tentang Negara dan Kedudukan Raja di Asia Tenggara. Jakarta: CP Rajawali.

Gunadha, Ida Bagus,2012. Aneka Politik Hindu. Denpasar: Widya Dharma. UNHI.

Hendrapuspito O.C,D.1973. Sosiologi Agama. Yogyakarta: Kansius.

Khan, Mazrat Inayat. 2002. Ajaran Spritual Sify Basar: Dimensi Mistik Musik dan Bunyi. Yogyakarta: Ikar Mandiri Abadi.

Mastra,I Wayan, 2014. Gamelan Kekelentingan Dalam Piodalan di Pura Khayangan Jagat Luhur Natar Sari Apuan Baturiti-Tabanan. Denpasar: UNHI Denpasar.

Mantra, I.B. 1996. Lansan Kebudayaan Bali. Denpasar: Yayasan Dharma Sastra.

Palmer, Rikhard E. 2005.Hermenutika Teori Bari Mengenai Interpetasi. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.

Pikhar,Michel.1996. Bali Cultural Torism and Torism Cultural (Bali Pariwisata Budaya dan Budaya Pariwisata,20006). Singapure: Archipilago Press.

Senen, I Wayan. 1982/1983. Pengetahuan Elemen-Elemen Musik/Musik Tari. Yogyakarta: ASTI.

Sudarsana, I Ketut dan Widarsana I Wayan,2002. Pura Khayanagn Jgat Luhur Natar Sari. Tabanan: Desa Adat Apuan.

Sumandiyo.Y. 1982. Kreativitas Tari. Yogyakarta: ASTI Suikmono.R.1988. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 2. Yogyakarta: Knsius.

Supriono, Johanenes.2005. Pradigma Kultur Masyarakat Derkhemian, dalam Teori-Teori Kebudayaan. Yogyakarta:Kansius.

Sudarsono. 1986. Elemen-Elemen Komposisi Tari. Yogyakarta: AST

Published

2022-05-31