Author Guidelines

A. Pedoman Penulisan Naskah

    1. Memuat naskah ilmiah tentang pendidikan sejarah serta kajian sosial budaya yang berkaitan dengan pengembangan pembelajaran sejarah yang meliputi bidang pendidikan sejarah, ilmu sejarah dan kajian sosial budaya.
    2. Menggunakan contoh naskah (Journal Template) yang telah disediakan.
    3. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia baku sesuai ejaan yang disempurnakan dan atau bahasa inggris baku.
    4. Tulisan dari hasil penelitian, kajian teoretis dan aplikasi teori. Naskah harus asli (belum pernah dipublikasikan) dan ditulis oleh peneliti maupun tim peneliti menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Naskah ilmiah yang telah diseminarkan dalam pertemuan ilmiah nasional dan internasional, hendaknya disertai dengan catatan kaki.
    5. Naskah dibuat pada kertas ukuran A4, diketik dengan spasi ganda menggunakan program olah kata Microsoft Word, huruf Times New Roman.
    6. Tata cara penulisan hasil penelitian hendaknya disusun menurut urutan berikut: Judul, Identitas Penulis, Abstrak, Pendahuluan, Metode Penelitian, Hasil dan Pembahasan, Simpulan dan saran, dan Daftar Rujukan. Upayakan keseluruhan naskah tidak lebih dari 15-20 halaman.
    7. Judul : Singkat dan jelas (tidak lebih dari 14 kata), ditulis dengan huruf kapital.
    8. Identitas Penulis: Nama ditulis lengkap (tidak disingkat) tanpa gelar. Bila alamat instansi penulis berbeda, maka di belakang setiap nama diberi indeks atas angka arab. Alamat penulis ditulis di bawah nama penulis, mencakup laboratorium, lembaga, dan alamat lengkap dengan nomor telpon/faksimili dan e-mail. Indeks tambahan diberikan pada penulis yang dapat diajak berkorespondensi (corresponding author)
    9. Abstrak: Ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, bila naskah berbahasa Indonesia, begitu pula sebaliknya. Abstrak dilengkapi kata kunci (key words) yang diurut berdasarkan kepentingannya. Abstrak memuat ringkasan naskah, mencakup seluruh tulisan tanpa mencoba merinci setiap bagiannya. Hindari menggunakan singkatan.
    10. Pendahuluan: Memuat tentang ruang lingkup, latar belakang tujuan dan manfaat penelitian. Bagian ini hendaknya memaparkan latar belakang agar pembaca dapat memahami dan menilai hasil penelitian tanpa membaca laporan-laporan sebelumnya yang berkaitan dengan topik. Manfaatkanlah pustaka yang dapat mendukung pembahasan.
    11. Metode Penelitian: Hendaknya diuraikan secara rinci dan jelas mengenai bahan yang digunakan dan cara kerja yang dilaksanakan.  termasuk metode statistika. Metode berisi macam atau sifat penelitian yang mengacu pada jenis penelitian, seperti penelitian pendidikan sejarah, penelitian sejarah dan penelitian sosio-antro. Cara kerja yang disampaikan hendaknya memuat informasi yang memadai sehingga memungkinkan penelititan tersebut dapat diulang dengan berhasil.
    12. Hasil dan Pembahasan: Disajikan secara bersama dan membahas dengan jelas hasil-hasil penelitian. Dapat disajikan dalam bentuk tertulis di dalam naskah, tabel, atau gambar. Kurangi penggunaan grafik jika hal tersebut dapat dijelaskan dalam naskah. Batasi pemakaian foto, sajikan foto yang jelas menggambarkan hasil yang diperoleh. Gambar dan tabel harus diberi nomor dan dikutip dalam naskah. Foto dapat dikirim dengan ukuran 4R. Biaya pemuatan foto berwarna akan dibebankan kepada penulis. Grafik hasil pengolahan data dikirim dalam file yang terpisah dari file naskah ilmiah dan disertai nama program dan data dasar penyusunan grafik. Pembahasan yang disajikan hendaknya memuat tafsir atas hasil yang diperoleh dan bahasan yang berkaitan dengan laporan-laporan penelitian sebelumnya. Akan lebih baik  jika rujukan yang digunakan berasal dari Jurnal. Hindari mengulang pernyataan yang telah disampaikan pada metode, hasil dan informasi lain yang telah disajikan pada pendahuluan.
    13. Simpulan dan Saran: Disajikan secara terpisah dari hasil dan pembahasan.
    14. Ucapan terima kasih: Dapat disajikan bila dipandang perlu. Ditujukan kepada yang mendanai  penelitian dan untuk memberikan penghargaan kepada lembaga maupun perseorangan yang telah membantu penelitian atau proses penulisan ilmiah.
    15. Daftar Rujukan: Disusun secara alfabetis menurut nama dan tahun terbit. Singkatan majalah/jurnal berdasarkan tata cara yang dipakai oleh masing-masing jurnal. Daftar rujukan jurnal/majalah ilmiah (10 tahun terkahir) sedikitnya 80% dan text books 20%. Gunakan aplikasi Mendeley untuk membantu penulisan format sitasi.
    16. Semua naskah ditelaah secara blind-review oleh mitra bestari (reviewers) yang ditunjuk oleh redaksi menurut bidang kepakarannya dan naskah telah memenuhi batas toleransi besarnya persentase plagiasi dengan dokumen online < = 10%. Penulis naskah diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan (revisi) naskah atas dasar rekomendasi/saran dari mitra bestari dan redaksi pelaksana. Kepastian pemuatan atau penolakan naskah akan diberitahukan secara tertulis melalui email.
    17. Segala sesuatu yang menyangkut perijinan pengutipan atau penggunaan software komputer untuk pembuatan naskah atau hal lain yang terkait dengan HAKI yang dilakukan oleh penulis naskah, berikut konsekuensi hukum yang mungkin timbul karenanya, menjadi tanggung jawab penuh penulis naskah tersebut.

 B. Pedoman Daftar Rujukan

Untuk menjaga konsistensi dari penulisan daftar rujukan, maka sangat disarankan agar penulis menggunakan aplikasi standar reference management, salah satunya adalah Mendeley. Sumber dituliskan dengan mengikuti tata cara (style) yang dikeluarkan oleh APA (American Psychological Association 6th edition). Contoh penulisan daftar rujukan adalah sebagai berikut.

 

Buku

Kartodirdjo, S. (1992). Pendekatan Ilmu sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: Gramedia.

Sutherland, H. (2008). “Meneliti Sejarah Penulisan Sejarah”. Dalam Nordholt, H.S., B. Purwanto, dan R. Saptari (Ed.). 2008. Perspektif Baru Penulisan Sejarah Indonesia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, KITLV-Jakarta, Pustaka Larasan. Hlm. 33-66

Arikunto, S. (2015). Penelitian Tindakan Kelas (Ed. Revisi). Jakarta: Bumi Aksara.

Tosh, J. (1993). The Persuit of History: Aims methods and new directions in the study of modern history. London: Longman Inc

Artikel Jurnal

Purwanto, Bambang. (2001). “Reality and Myth in Contemporary Indonesian History”. Humaniora. Volume XIII, No. 2. Hlm. 111-123

Adnan, Z., Abdullah, H. S., Ahmad, J., & Johari, J. (2017). Unveiling the Incidence of Interfirm Collaboration: Evidence from Research and Development Companies in Malaysia. Gadjah Mada International Journal of Business19(2), 123–144.

Tejawati, N. L. P. (2017). Pembertahanan Identitas Puri Di Era Global (Sebuah Kajian Sejarah Sosial). Social Studies, 5(1), 11-25.

Artikel Jurnal Online

Tejawati, N. L. P. (2014). Eksploitasi Perempuan Dalam Meng-Gepeng Di Kota Denpasar: Potret Buram Dari Modernisasi Dan Kapitalisasi. Social Studies, 2(1), 32-44. Retrieved from

https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/socialstudies/article/view/405

Laporan

Ahmad, T.A. 2012. “Kendala-Kendala Guru Dalam Implementasi Pendidikan Karakter pada Pembelajaran Sejarah Di SMA Negeri Kota Semarang”. Laporan Penelitian.Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Semarang

 

Website

Perdana, K. P. (2013). Identifikasi Sumber Informasi. Retrieved October 16, 2017, from http://lontar.ui.ac.id/il/2sumber.jsp?hal=1

 

Koran

Suryadi, A. 2012. “Tafsir Kesaktian Pancasila”. Suara Merdeka, 1 Oktober. Hlm. 4

Suara Pembaruan. 2008. “Visi Tak Jelas: Akhiri Politisasi Pendidikan”. 29 April. Hlm. 14.

 

Internet

Ahmad, T.A. 2012. Mengajarkan Isu Kontroversial. Dalam http://sejarahkritis.wordpress.com/2012/10/16/mengajarkan-isu-kontroversial/ (Diakses 29 Oktober 2012).

Wikipedia Ensiklopedia Bebas. 2012. “Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI”. http://id.wikipedia.org/wiki/Penumpasan_Pengkhianatan_ G_30_S_PKI (Diakses 5 Oktober 2012).

 

Dukumen

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.2006. Jakarta: Diperbanyak oleh PT Armas Duta Jaya

C. Pedoman Pengiriman Naskah

  1. Naskah diserahkan melalui link Make a Submissions pada sidebar kanan dalam website ini dengan register sebagai pengguna terlebih dahulu (jika belum terdaftar). Jika sudah terdaftar silahkan log in untuk mulai pengiriman naskah.
  2. Kami tidak melayani naskah yang dikirim via email, bagi yang masih pemula dalam mengoperasikan aplikasi Open Journal System (OJS) silahkan lihat laman Learning OJS 3.
  3. Penulis diharapkan menyertakan Curriculum Vitae singkat dan alamat yang jelas.
  4. Pemberitahuan kepastian dimuat atau tidak dilakukan melalui email.