Dari Situs Ke Situs Web: Transformasi Media Pembelajaran Sejarah Lokal Di Era Digital
From Site to Website: Transforming Local History Learning Media in the Digital Age
DOI:
https://doi.org/10.59672/nirwasita.v7i1.6248Keywords:
Anak Berkebutuhan Khusus, Bantenedia, Kesultanan BantenAbstract
Akses dan kualitas pembelajaran sejarah lokal Kesultanan Banten bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) masih terbatas akibat minimnya media digital yang relevan dan inklusif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran sejarah Kesultanan Banten berbasis digital, bernama Bantenedia. Metode yang digunakan adalah R&D model Hannafin & Peck. Penelitian ini mengumpulkan data kualitatif (wawancara analisis kebutuhan) dan kuantitatif (uji validitas desain oleh ahli materi dan media). Lingkup penelitian hanya sampai tahap pengembangan media. Bantenedia, sebuah chatbot berbasis website (Smojo AI), akan dikembangkan. Fitur utamanya mencakup materi sejarah Kesultanan Banten, jelajah situs, chatbot interaktif (AI), dan kuis (Quizizz). Uji validitas menunjukkan Bantenedia layak hingga sangat layak (materi: 80% & 95%; media: 89%). Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa Bantenedia adalah media pembelajaran digital inovatif yang berhasil dikembangkan dan divalidasi oleh ahli, sehingga diharapkan bisa menjadi solusi untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pembelajaran sejarah lokal bagi ABK.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Atsir Al Atsari , Nurachmah Sabina , Meirizka Fahriyah, Muhammad Anggie Farizqi Prasadana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



