Membangun Memori Kolektif Bangsa: Digitalisasi Sejarah Nasional Sebagai Pilar Pendidikan Karakter
Building the Nation's Collective Memory: Digitizing National History as a Pillar of Character Education
DOI:
https://doi.org/10.59672/nirwasita.v7i1.6245Keywords:
Digitalisasi sejarah, memori kolektif, pendidikan karakter, nasionalismeAbstract
Di era digital, tantangan terhadap kesadaran sejarah bangsa semakin kompleks. Generasi muda cenderung kehilangan keterikatan emosional dengan sejarah nasional akibat arus globalisasi dan dominasi konten digital yang bersifat instan. Penelitian ini mengkaji bagaimana digitalisasi sejarah nasional dapat berperan sebagai instrumen strategis dalam membangun memori kolektif bangsa sekaligus menjadi fondasi dalam pendidikan karakter. Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi pustaka dan analisis literatur, penelitian ini menemukan bahwa digitalisasi mampu menghadirkan narasi sejarah dalam bentuk yang lebih menarik, interaktif, dan mudah diakses oleh generasi digital. Melalui media seperti arsip daring, dokumenter digital, dan aplikasi pembelajaran sejarah, nilai-nilai perjuangan, nasionalisme, dan integritas dapat ditanamkan secara lebih kontekstual. Namun, proses ini juga dihadapkan pada tantangan literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan minimnya kurasi konten yang sesuai dengan tujuan pendidikan karakter. Oleh karena itu, integrasi antara pendidik, teknologi, dan kurikulum diperlukan untuk menjadikan digitalisasi sejarah bukan sekadar transformasi bentuk, tetapi juga transformasi nilai. Penelitian ini menegaskan bahwa membangun memori kolektif bangsa melalui sejarah digital bukan hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi juga membentuk generasi berkarakter kuat untuk masa depan.




