Pemikiran Ki Hadjar Dewantara Berbasis Kearifan Lokal Bali Sebagai Landasan Penguatan Pendidikan Karakter
Ki Hadjar Dewantara’s Educational Thought Based on Balinese Local Wisdom as a Foundation for Strengthening Character Education
DOI:
https://doi.org/10.59672/nirwasita.v7i1.6070Keywords:
Ki Hadjar Dewantara, Tri Hita Karana, Pendidikan karakter, Kearifan lokal, Profil Pelajar PancasilaAbstract
Pendidikan karakter merupakan agenda strategis pendidikan nasional yang memerlukan pendekatan kontekstual dan berakar pada budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan integrasi pemikiran Ki Hadjar Dewantara (KHD) dengan kearifan lokal Bali Tri Hita Karana sebagai landasan konseptual penguatan pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan, melalui analisis kritis terhadap karya-karya Ki Hadjar Dewantara, dokumen kebijakan pendidikan, serta hasil penelitian dari jurnal bereputasi yang relevan dengan pendidikan karakter dan kearifan lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip menuntun kodrat anak, sistem among, dan trilogi pendidikan KHD memiliki keselarasan nilai dengan dimensi Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan dalam Tri Hita Karana. Integrasi kedua landasan tersebut menghasilkan kerangka konseptual pendidikan karakter yang bersifat humanis, holistik, dan kontekstual, serta relevan dengan penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan model konseptual pendidikan karakter berbasis pemikiran pendidikan nasional dan kearifan lokal Bali yang dapat dijadikan rujukan bagi pengembangan kurikulum, praktik pembelajaran, dan kebijakan pendidikan karakter di satuan pendidikan.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 nyoman astawan, Dewa Made Alit, I Nyoman Sadwika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



