Pengembangan E-Modul Sejarah Lokal Perang Barito (1859–1905) sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa SMA Negeri 2 Palangka Raya.

Development of a Local History E-Module on the Barito War (1859–1905) as a Learning Medium to Enhance Students’ Learning Interest at SMA Negeri 2 Palangka Raya

Authors

  • Endriyani Universitas PGRI Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.59672/nirwasita.v7i1.5471

Keywords:

Pengembangan, e modul, Sejarah lokal, Perang Barito, Minat belajar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan karena terbatasnya variasi bahan ajar dan rendahnya pemahaman siswa terhadap sejarah lokal yang jarang diajarkan di sekolah, sehingga dikembangkan e-modul digital dengan fokus materi Perang Barito (1859–1905) untuk membantu guru dalam pembelajaran sekaligus meningkatkan minat belajar siswa. Menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi, e-modul ini dinilai sangat layak berdasarkan skor kelayakan dari ahli materi (90%), ahli bahasa (78,5%), dan ahli media (98%). Uji kepraktisan pada 41 siswa menunjukkan peningkatan nilai pre-test dari 60,24% menjadi post-test 79,92%, atau naik 21,87%, yang membuktikan e-modul efektif dalam meningkatkan minat belajar dan pembelajaran sejarah lokal. Penelitian ini berkontribusi penting dalam pengembangan media pembelajaran digital yang sesuai dengan konteks lokal dan mendukung motivasi belajar siswa.

Kata kunci: pengembangan, e-modul, sejarah lokal, Perang Barito, minat belajar

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-03-19

How to Cite

Endriyani. (2026). Pengembangan E-Modul Sejarah Lokal Perang Barito (1859–1905) sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa SMA Negeri 2 Palangka Raya.: Development of a Local History E-Module on the Barito War (1859–1905) as a Learning Medium to Enhance Students’ Learning Interest at SMA Negeri 2 Palangka Raya. Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Ilmu Sosial, 7(1), 53–65. https://doi.org/10.59672/nirwasita.v7i1.5471