Pengaruh Politik Etis Terhadap Bangkitnya Nasionalisme Di Bali Tahun 1914 – 1941

The Influence of Ethical Politics on the Rise of Nationalism in Bali

Authors

  • Dewa Made Alit Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59672/nirwasita.v4i1.2770

Keywords:

Politik etis, Nasionalisme di Bali

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kondisi sosial politik masyarakat Bali pada akhir abad XIX, (2) pelaksanaan politik etis di Bali tahun 1914-1941, dan (3) pengaruh politik etis terhadap bangkitnya nasionalis-me di Bali tahun 1914 - 1941. Penelitian ini merupakan penelitian sejarah sehingga mengkuti prosedur kerja sejarah yang meliputi heuristik, interpretasi dan historiografi.

Hasil penelitian menemukan: Pertama, kodisi sosial politik masyarakat Bali pada akhir abad XIX pada umumnya adalah: (1) struktur pemerintahan di Bali menganut sistem kerajaan, (2) susunan pemerintahan diatur mengikuti saluran hirarkhi, (3) corak dan struktur pemerintah tradisional Bali pada umumnya tidak terdapat perbedaan, (4) hubungan raja dengan rakyat diatur melalui suatu sistem birokrasi tradisional, (5) tata kehidupan para bangsawan tercermin di dalam tata kelakuan, tata kehidupan, lambang-lambang kebangsawanan, dan (6) dilihat dari pelapisan masyarakat di Bali, maka sistem kasta ikut menentukan adanya sistem status di dalam pemerintahan.          Kedua, politik etis dilaksanakan karena adanya perubahan dalam sistem pemerintahan Belanda yang bisa menjadi tenaga-tenaga yang efisien dalam administrasi pemerintah Belanda. Walaupun kenyataannya pelaksanaan politik Etis menyimpang dari teori dan tujuan semula, karena semuanya disesuaikan dengan kepentingan pihak pemerintah Belanda. Namun dampak yang ditimbulkan adalah membawa perubahan pada sebagian rakyat Indonesia. Akhirnya mempengaruhi pula seluruh kehidupan bangsa Indonesia. Ketiga, pengaruh politik etis terhadap bangkitnya nasionalisme di Bali  adalah: (1) munculnya golongan terdidik akibat adanya edukasi dari Politik Etis, (2) perluasan pendidikan melahirkan banyak kaum intlektual yang menjadi pelopor dan tenaga pengerak dalam kebangkitan nasional Indonesia, (3) timbulnya pergerakan Nasionalisme Indonesia dari sistem tradisional ke perjuangan dengan mempergunakan organisasi yang modern, dan (4) memberikan kesempatan kepada golongan Triwangsa dan golongan Jaba untuk mendapatkan pendidikan serta melalui edukasi muncul kaum intlektual yang nantinya sebagai modal dalam pergerakan kebangkitan nasionalisme di daerah Bali.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2023-03-30

How to Cite

Dewa Made Alit. (2023). Pengaruh Politik Etis Terhadap Bangkitnya Nasionalisme Di Bali Tahun 1914 – 1941: The Influence of Ethical Politics on the Rise of Nationalism in Bali. Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Ilmu Sosial, 4(1), 1-12. https://doi.org/10.59672/nirwasita.v4i1.2770