https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/stilistika/issue/feedStilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni2026-05-29T00:00:00+00:00I Kadek Adhi Dwipayana, S.Pd., M.Pd.adhidwipa88@gmail.comOpen Journal Systems<p>Stilistika: Journal of Language and Arts Education is a language and arts education journal published by the Indonesian and Regional Language Education Study Program, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. This journal is published twice a year, namely in <strong>May</strong> and <strong>November</strong>. Contains writings in Indonesian and English originating from the results of research, theoretical studies and application of theory to the study of educational issues, language and art.</p>https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/stilistika/article/view/5997PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ARTICULATE STORYLINE UNTUK MATERI SENI GRAFIS PADA SISWA SMP NEGERI 9 GORONTALO2026-01-01T08:39:26+00:00Alya Fadhila Pantialyafanti@email.ac.idI Wayan Sudanaiwayan@ung.ac.idI Wayan Seriyoga Partaseriyoga@ung.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis <em>Articulate Storyline</em> pada materi seni grafis di SMP Negeri 9 Gorontalo. Penelitian ini mencakup pengujian tingkat kevalidan (oleh ahli materi dan media), tingkat kelayakan (praktis), serta tingkat keefektifan (respon pengguna). Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: <em>Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation</em>. Instrumen pengumpulan data yang digunakan meliputi lembar wawancara, observasi, serta angket atau kuesioner penilaian yang diberikan kepada para ahli dan 22 siswa kelas IX B sebagai subjek uji coba. Hasil uji validitas menunjukkan media ini "Sangat Valid" dengan skor dari ahli materi sebesar 85% dan ahli media sebesar 85,5%. Uji kepraktisan melalui implementasi produk dinilai sangat layak berdasarkan kemudahan navigasi dan interaktivitasnya. Pengujian efektivitas melalui respon siswa mencapai 89,77%, yang termasuk dalam kategori "Sangat Efektif" untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Kesimpulannya, media pembelajaran interaktif berbasis <em>Articulate Storyline</em> yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif. Produk ini layak digunakan sebagai alternatif solusi untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi seni grafis, serta membantu guru untuk menyampaikan materi secara inovatif.</p>2026-05-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Senihttps://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/stilistika/article/view/6133ANALISIS STRUKTUR NARATIF KAKAWIN SIDDHARTHAYANA2026-02-07T13:18:11+00:00I Gusti Putu Weda Adi Wangsawangsa.280405@gmail.comI Made Suastikamade.suastika57@yahoo.com<p>Penelitian ini mengkaji struktur naratif dari <em>Kakawin Siddharthayana</em>. <em>Kakawin Siddharthayana</em> merupakan salah satu karya sastra berbahasa Jawa Kuno yang masih menggunakan kaidah prosodi <em>kavya </em>dan tercipta di Bali. Sebagai karya sastra yang terlahir di Bali pada abad ke-20 maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur naratif yang terkandung di dalamnya, sehingga manfaat penelitian ini nantinya adalah untuk menambah wawasan mengenai perkembangan sastra kakawin pada periode Bali. Metode dan teknik yang digunakan terbagi dalam tiga tahap kerja. Pengumpulan data menggunakan metode studi pustaka dan simak serta dibantu dengan teknik baca dan catat. Tahap analisis data menggunakan metode deskriptif analisis serta disertai teknik pemilahan dan pemilihan data. Pada tahap ini digunakan Teori <em>Mahakavya</em> sebagai salah satu panduan bagi para penyair di zaman Jawa Kuno. Pada tahap penyajian digunakan teknik formal dan informal. Dari analisis yang telah dilakukan ditemukan bahwa <em>Kakawin Siddharthayana</em> masih mengikuti pedoman yang berasal dari tradisi <em>kavya</em> yang termuat dalam Teori <em>Mahakavya</em>. Satuan-satuan naratif yang ditemukan diikat oleh lima <em>sandhi, </em>serta satuan naratif yang paling menonjol dalam kakawin ini adalah <em>prayana </em>(perjalanan) dan <em>dharmasastra </em>(ajaran).</p>2026-05-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Senihttps://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/stilistika/article/view/6226PENGEMBANGAN MEDIA VLOG BUDAYA INDONESIA UNTUK MENDUKUNG KEMAMPUAN MENYUSUN KALIMAT PEMELAJAR BIPA2026-04-14T09:36:52+00:00Choirun Nisa'choirun.23015@mhs.unesa.ac.idPrima Vidya Asteriaprimaasteria@unesa.ac.id<p style="text-align: justify; margin: 0cm 3.75pt 0cm 0cm;">Penelitian ini bertujuan mengembangkan media vlog budaya Indonesia sebagai media pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) serta mengetahui tingkat kelayakan media dalam mendukung kemampuan pemelajar dalam menyusun kalimat. Penelitian ini menggunakan pendekatan <em>educational design research</em> dengan model pengembangan Plomp yang meliputi tahap <em>preliminary research</em>, <em>prototyping phase</em>, dan <em>assessment phase</em>. Subjek penelitian terdiri atas empat pemelajar BIPA serta dua validator yang terdiri atas ahli materi BIPA dan ahli media pembelajaran. Data penelitian diperoleh melalui lembar validasi ahli dan hasil penugasan menyusun kalimat yang dikerjakan oleh pemelajar setelah penggunaan media vlog budaya Indonesia. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kelayakan media dan kemampuan pemelajar dalam menyusun kalimat secara kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media vlog budaya Indonesia memperoleh skor validasi ahli materi sebesar 41 dari 50 yang termasuk dalam kategori layak, sedangkan validasi ahli media memperoleh skor 28 dari 30 yang termasuk dalam kategori sangat layak. Hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa penggunaan media vlog budaya Indonesia mampu membantu pemelajar BIPA dalam menyusun kalimat yang lebih tepat dari segi struktur, pemilihan kosakata, serta kesesuaian dengan konteks komunikasi.</p>2026-05-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Senihttps://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/stilistika/article/view/6229EFEKTIVITAS METODE WINDOW SHOPPING BERBANTUAN INFOGRAFIS DALAM PEMBELAJARAN TEKS ANEKDOT PADA SISWA KELAS X SMAN 3 SINGARAJA2026-03-13T05:21:58+00:00Ni Made Lina Erlinalina.erlina@student.undiksha.ac.idIda Ayu Made Darmayantimade.darmayanti@undiksha.ac.idMade Sri Indrianisri.indriani@undiksha.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil belajar siswa kelas X SMAN 3 Singaraja dalam pembelajaran teks anekdot dengan menggunakan metode <em>window shopping </em>berbantuan infografis serta menganalisis efektivitasnya pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMAN 3 Singaraja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan model quasi eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMAN 3 Singaraja dengan sampel sebanyak 70 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok. Pengumpulan menggunakan metode tes dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan keterampilan menulis teks anekdot antara kelas yang menggunakan metode <em>window shopping </em>berbantuan infografis dengan metode konvensional (ceramah dan diskusi) dengan nilai rata-rata masing-masing sebesar 85,02 dan 82,5, serta (2) terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas yang menggunakan metode <em>window shopping </em>berbantuan infografis dan kelas yang menggunakan metode konvensional (ceramah dan diskusi), ditunjukkan dengan nilai probabilitas sebesar 0,008 < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode <em>window shopping </em>berbantuan infografis efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran teks anekdot. Penelitian ini berimplikasi positif dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan menulis teks anekdot siswa serta menjadi alternatif metode pembelajaran yang efektif bagi guru.</p> <p> </p>2026-05-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Senihttps://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/stilistika/article/view/6269PENGARUH PEMANFAATAN NOVEL “BUMI” KARYA TERE LIYE TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS CERITA FANTASI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 SINGARAJA 2026-04-15T23:39:55+00:00Putu Nadia Harum Setyaningsihnadia.harum@student.undiksha.ac.idIda Ayu Made Darmayantimade.darmayanti@undiksha.ac.idI Made Sutamamade.sutama@undiksha.ac.idI Nengah Suandiaguspermana@mahadewa.ac.id<p>Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar keterampilan menulis siswa kelas VII SMP Negeri 3 Singaraja yang menggunakan media pembelajaran novel “Bumi” dan yang tidak menggunakannya, serta untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pemanfaatan novel tersebut terhadap keterampilan siswa menulis teks cerita fantasi. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 381 siswa kelas VII SMP Negeri 3 Singaraja, dengan sampel 70 siswa yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em>. Sampel penelitian ini adalah kelas VII.J sebagai kelompok eksperimen dan kelas VII.K sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui metode tes menulis teks cerita fantasi dan hasil menulis dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Kelompok eksperimen (VII.K) memperoleh rata-rata 86,11, sedangkan kelompok kontrol (VII.J) memperoleh rata-rata 82,40. Berdasarkan uji hipotesis, diperoleh nilai probabilitas sebesar 0,002 yang lebih kecil dari 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan novel “Bumi” berpengaruh signifikan terhadap keterampilan menulis teks cerita fantasi siswa karena mampu merangsang imajinasi dan memperkaya kosakata. </p>2026-05-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Senihttps://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/stilistika/article/view/6356PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE JIGSAW BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEKS DESKRIPSI KELAS IX-4 SMPN 2 SINGARAJA2026-04-24T15:40:08+00:00Firda Liana Juliantofirda.liana@student.undiksha.ac.idIda Bagus Putrayasaib.putrayasa@ac.idI Nengah Marthanengah.martha@undiksha.ac.idMade Sri Indrianisri.indriani@undiksha.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara teks deskripsi melalui penerapan model pembelajaran <em>Cooperative Learning</em> tipe Jigsaw berbantuan media gambar berseri pada siswa kelas IX-4 SMPN 2 Singaraja. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru Bahasa Indonesia dan 35 siswa kelas IX-4 SMPN 2 Singaraja. Teknik pengumpulan data meliputi tes keterampilan berbicara dan angket respons siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berbicara siswa secara bertahap dari kondisi awal hingga siklus II. Pada tahap prasiklus, nilai rata-rata siswa sebesar 60 dengan persentase ketuntasan 22,2%. Pada siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 69,29 dengan persentase ketuntasan 43%. Pada siklus II, nilai rata-rata kembali meningkat menjadi 82 dengan persentase ketuntasan mencapai 85,7%. Selain itu, respons siswa juga menunjukkan peningkatan, dari skor rata-rata 75 pada siklus I menjadi 87 pada siklus II.</p>2026-05-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Senihttps://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/stilistika/article/view/6289PENGEMBANGAN BUKU AJAR BAHASA JEPANG TATA HIDANGAN BERBASIS PROJECT-BASED LEARNING UNTUK MAHASISWA PROGRAM STUDI PERHOTELAN2026-04-14T09:32:37+00:00Anak Agung Ratih Wijayantiratih.wijayanti@triatmamulya.ac.idPutu Cicilia Septipaniputucicilia@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar Bahasa Jepang Tata Hidangan yang menggunakan model <em>project based learning </em>untuk digunakan oleh mahasiswa program studi perhotelan dalam perkuliahan. Pengembangan buku ajar ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari <em>analyze, design, develop, implement, evaluate. </em>Proses pengembangan dilakukan dengan menganalisis kebutuhan pengguna buku ajar, merancang isi buku ajar, mengembangkan buku ajar dengan menggunakan model <em>project based learning</em>, validasi ahli Bahasa Jepang dan ahli Tata Hidangan, menerapkannya di dalam kelas dan mengumpulkan respon mahasiswa dengan metode wawancara pada kelas pengguna yaitu mahasiswa program studi DIII Perhotelan Konsentrasi Manajemen <em>Food and Beverages</em>. Kelebihan dan kekurangan dalam buku ajar ini sebagai bentuk evaluasi untuk menyempurnakan penyusunan buku ajar Bahasa Jepang Tata Hidangan. Hasil dari penelitian ini menyatakan buku ajar ini mendapat kategori layak dengan presentase 80% dan 78% dari validasi ahli. Selain itu, diperoleh respon positif dari mahasiswa yang menyatakan pembelajaran menjadi lebih interaktif meskipun diperlukan waktu yang panjang dalam pembuatan proyek tersebut.</p>2026-05-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Senihttps://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/stilistika/article/view/6418PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE BERBANTUAN INFOGRAFIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS ARGUMENTASI SISWA SMAN 1 SELEMADEG2026-05-11T13:05:16+00:00I Dewa Ketut Bayu Santiasadewaketutbayu@gamil.comI Gede Nurjayagede.nurjaya@undiksha.ac.idI Made Sutamamade.sutama@undiksha.ac.id<table> <tbody> <tr> <td width="604"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks argumentasi pada siswa kelas XI.C SMA Negeri 1 Selemadeg melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe <em>Think-Pair-Share</em> (TPS) berbantuan media infografis. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi terhadap 33 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes menulis, dan angket respons siswa dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model TPS dengan tahapan <em>think</em>, <em>pair</em>, dan <em>share</em> berhasil meningkatkan aktivitas belajar mandiri dan kolaboratif. (2) Secara empiris, kemampuan menulis siswa mengalami peningkatan signifikan; nilai rata-rata meningkat dari 68,89 pada pra-tindakan menjadi 77,18 pada siklus I, dan mencapai 78,30 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar secara klasikal juga melonjak tajam dari 69,97% menjadi 96,97% pada akhir siklus II. (3)Didukung oleh respons sangat positif dari 97% siswa, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbantuan media infografis sangat efektif dalam meningkatkan kompetensi menulis teks argumentasi siswa di kelas XI.C SMA Negeri 1 Selemadeg</p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-05-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Senihttps://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/stilistika/article/view/6280A COMPARATIVE EVALUATION OF AI-GENERATED FEEDBACK: GEMINI VS. CHATGPT IN ASSESSING EFL STUDENTS’ GRAMMATICAL RANGE AND ACCURACY2026-04-08T14:17:01+00:00 I Made Agung Rai Antaraagung.rai@triatmamulya.ac.idNi Putu Yunik Anggreniyunik.anggreni@triatmamulya.ac.id<p>This study aims to compare the performance of ChatGPT 5.3 and Gemini Pro 3.1 in assessing Grammatical Range and Accuracy (GRA) in recount essays written by intermediate-level students at Triatma Mulya University. The study employed a comparative qualitative design using a content analysis approach to explore, evaluate, and compare the quality of grammatical feedback independently generated by both artificial intelligence systems. The data consisted of 15 recount essays written by intermediate-level students at Triatma Mulya University, which were analyzed based on error types, accuracy levels, and grammatical range. The findings revealed that both models demonstrated a high level of consistency in identifying major grammatical errors, particularly in tense usage, sentence structure, and capitalization. However, significant differences were found in the depth of analysis and sensitivity to minor errors. Gemini Pro 3.1 tended to provide more detailed and rule-based feedback, whereas ChatGPT 5.3 offered explanations that were simpler and easier for students to understand. Furthermore, Gemini exhibited a stricter evaluative tendency, while ChatGPT adopted a more moderate approach in classifying grammatical accuracy and range. These findings suggest that both systems possess strong potential for grammatical assessment, albeit with different orientations, making them complementary tools in English writing instruction.</p>2026-05-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni