MULTIKULTURALISME SEBAGAI PENDEKATAN KREATIF-ETIS DALAM PENDIDIKAN SENI PERTUNJUKAN
Keywords:
Penelitian Artistik, Etika Representasi, Pendidikan Seni Multikultural, Penciptaan Lintas Budaya, Riset Budaya.Abstract
Penciptaan seni pertunjukan berbasis multikultural sering menampilkan keberagaman budaya melalui kostum, motif gerak, musik daerah, ornamen visual, atau simbol etnik, tetapi belum selalu disertai pemahaman terhadap makna, konteks, dan tanggung jawab representasinya. Penelitian ini bertujuan menjelaskan multikulturalisme sebagai pendekatan kreatif-etis dalam pendidikan dan penciptaan seni pertunjukan, khususnya dalam mentransformasikan fenomena budaya menjadi karya drama, tari, dan musik secara bertanggung jawab. Penelitian ini menggunakan rancangan konseptual-reflektif melalui studi pustaka, penelusuran dokumen penelitian dan penciptaan terdahulu, serta refleksi kritis atas pengalaman penulis dalam Tari Karwar, Tutari MegArt Lithic, body painting Padaido, Isolo, Ibhea Obhea, dan Tari Rene Hu. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberagaman budaya menjadi sumber kreativitas apabila dipahami sebagai sistem makna, bukan sekadar bentuk luar. Riset budaya, konseptualisasi artistik, dialog dengan pemilik tradisi, dan validasi budaya menjadi unsur penting dalam penciptaan seni berbasis multikultural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan seni pertunjukan perlu membimbing mahasiswa untuk tidak hanya menampilkan unsur budaya, tetapi juga meneliti, menafsirkan, mengolah, dan mempertanggungjawabkannya secara etis. Implikasinya, pembelajaran seni multikultural perlu diarahkan pada pembentukan pencipta yang kreatif, reflektif, dan peka terhadap martabat budaya sumber.








