PROSPEK https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/prospek 9786239946203 en-US PROSPEK 2828-3937 Meningkatkan Kepatuhan Dan Efisiensi Pajak Dengan Implementasi Coretax https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/prospek/article/view/5988 <p>Dalam era digitalisasi, sistem perpajakan yang efisien dan transparan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta efektivitas administrasi perpajakan. <em>Coretax</em> hadir sebagai solusi terintegrasi yang mengotomatiskan proses pengelolaan pajak, mulai dari perhitungan, pelaporan, hingga pembayaran. Implementasi <em>Coretax</em> memungkinkan peningkatan akurasi data, pengurangan kesalahan manual, serta efisiensi dalam pemrosesan pajak, sehingga dapat mengurangi potensi ketidakpatuhan. Selain itu, sistem ini memberikan kemudahan akses bagi wajib pajak melalui layanan daring yang terstruktur dengan baik. Studi ini membahas manfaat, tantangan, serta strategi implementasi <em>Coretax</em> dalam meningkatkan kepatuhan dan efisiensi perpajakan. Dengan adopsi teknologi ini, diharapkan otoritas pajak dapat memperkuat transparansi, meningkatkan penerimaan negara, serta membangun sistem perpajakan yang lebih berkelanjutan.</p> Ni Putu Srinadi Dewi Srinadi Dewi I Ketut Sudana Ni Wayan Widi Astuti Copyright (c) 2026 PROSPEK 2026-01-29 2026-01-29 5 1 1 7 Integrasi Kecerdasan Buatan (AI), Deep Learning dan Sustainable Deplopment Gools Dalam Pembelajaran Ekonomi https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/prospek/article/view/5952 <p>Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas integrasi kecerdasan buatan (<em>Artificial Intelligence</em>/AI), <em>deep learning</em>, dan <em>Sustainable Development Goals</em> (SDGs) dalam pembelajaran ekonomi di tingkat SMA/SMK. Pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential digunakan melalui quasi experiment dua kelas (eksperimen dan kontrol) sebanyak 60 peserta didik, dilengkapi angket literasi SDGs, observasi, dan wawancara untuk pendalaman kualitatif. Hasil pretest–posttest menunjukkan peningkatan pemahaman konsep ekonomi rata-rata 30,8% pada kelas eksperimen, lebih tinggi dibanding 13,2% pada kelas kontrol, sedangkan skor literasi SDGs meningkat 22% pada kelas eksperimen dan 7% pada kelas kontrol. Temuan kualitatif memperlihatkan bahwa AI mendukung personalisasi belajar dan umpan balik cepat, deep learning menguatkan kemampuan berpikir berbasis data, dan integrasi SDGs menumbuhkan kesadaran keberlanjutan serta relevansi materi dengan isu global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi AI, deep learning, dan SDGs membentuk model pembelajaran ekonomi yang lebih interaktif, berbasis data, dan berorientasi keberlanjutan, meskipun masih dijumpai tantangan terkait infrastruktur digital, literasi teknologi, dan kesiapan guru.</p> <p> </p> Liska Luh De Ni Putu Pande Mirah Surya Dewi I Wayan Dika Ni Putu Yuniarika Parwati Copyright (c) 2026 PROSPEK 2026-01-29 2026-01-29 5 1 8 16 Pemanfaatan Kubus Bangun Ruang Pendukung dalam Pembelajaran Deep Learning untuk pendidikan Ekonomi : Sebuah studi Konseptual https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/prospek/article/view/5919 <p>Pendidikan ekonomi seringkali dihadapkan pada tantangan dalam memvisualisasikan konsep abstrak seperti optimasi, fungsi biaya, dan dinamika pasar. Di sisi lain, Deep Learning (DL) sebagai bagian dari kecerdasan buatan telah merevolusi banyak bidang, namun kompleksitas arsitekturnya menjadi kendala pedagogis. Artikel konseptual ini mengusulkan integrasi media fisik sederhana, yaitu *kubus sebagai bangun ruang, untuk memodelkan konsep-konsep dasar Deep Learning dalam konteks pembelajaran ekonomi. Kubus, dengan sifat-sifat dimensinya yang jelas (rusuk, sisi, titik sudut), digunakan sebagai analogi untuk memahami elemen-elemen DL seperti neuron, lapisan (layer), dan transformasi data. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan analisis analogi konseptual. Hasil analisis menunjukkan bahwa representasi fisik melalui kubus dapat membantu mahasiswa ekonomi memahami cara kerja jaringan saraf tiruan dalam memproses data ekonomi (seperti data time-series harga, atau data cross-section rumah tangga) untuk tugas prediksi dan klasifikasi. Simulasi menunjukkan bahwa pendekatan ini berpotensi meningkatkan pemahaman konseptual sebesar 30% dibanding metode konvensional yang sepenuhnya abstrak. Artikel ini menyimpulkan bahwa penggunaan bangun ruang kubus sebagai media pembelajaran dapat menjembatani kesenjangan antara kompleksitas teknis Deep Learning dan kebutuhan pedagogis dalam pendidikan ekonomi, sekaligus mempersiapkan mahasiswa menghadapi era ekonomi digital berbasis data.</p> Delsi Dewi Apriani Merlisa Copyright (c) 2026 PROSPEK 2026-01-29 2026-01-29 5 1 17 21 Kajian Konseptual Peran Dasar Probabilitas (Teorema Bayes) Dalam Algoritma Klasifikasi Pada Deep Learning Untuk Analisis Sentimen Ekonomi https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/prospek/article/view/5918 <p>Kajian ini didorong oleh urgensi integrasi landasan pengetahuan matematika, khususnya Prinsip Peluang, dengan teknologi mutakhir Jaringan Saraf Tiruan Dalam (Deep Learning/DL) dalam konteks analisis data ekonomi untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 8 (Pekerjaan Layak) dan SDGs 9 (Inovasi). Meskipun Deep Learning terbukti penting dalam Analisis Sentimen Ekonomi—alat penting untuk mengambil keputusan berbasis data—Sayangnya, muncul kesenjangan epistemologis di mana landasan Probabilitas sering dianggap terpisah dari fondasi matematis algoritma Artificial Intelligence (AI). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memaparkan secara konseptual peran fundamental Teorema Bayes sebagai dasar teori bagi mekanisme klasifikasi pada Deep Learning. Metode yang digunakan adalah Kajian Pustaka (Literature Review) yang mendalam, dengan fokus pada analisis dan sintesis literatur ilmiah yang menghubungkan prinsip peluang, Teorema Bayes, Struktur Jaringan Saraf Tiruan, dan aplikasinya dalam konteks ekonomi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip Peluang Bersyarat, yang diwujudkan dalam formulasi Teorema Bayes, adalah pilar matematis yang mendasari fungsi aktivasi probabilistik (softmax) pada jaringan saraf tiruan DL. Secara implikatif, kajian ini menekankan perlunya reorientasi kurikulum Pendidikan Matematika agar lebih kontekstual dan relevan dengan tuntutan ilmu data untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dalam mendukung pemecahan masalah ekonomi global.</p> <p> </p> Nopi Agustianti Era Permata Sari Copyright (c) 2026 PROSPEK 2026-01-29 2026-01-29 5 1 22 29 Peran Koperasi Simpan Pinjam Pondok Sari dalam Meningkatkan Kesejahteraan Anggota https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/prospek/article/view/5915 <p>Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pondok Sari memiliki peran strategis dalam <br>meningkatkan kesejahteraan anggota melalui penyediaan layanan simpanan, pinjaman, dan <br>kebutuhan usaha anggota. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka untuk menganalisis <br>peran, manfaat, kendala, dan strategi KSP Pondok Sari dalam memberdayakan anggota secara <br>ekonomi dan sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan KSP Pondok Sari sangat <br>bergantung pada pengelolaan yang baik, partisipasi aktif anggota, serta dukungan regulasi dan <br>pelatihan yang meningkatkan keterampilan anggota. Faktor pendorong seperti pendidikan, <br>pelatihan, dan peningkatan kompetensi anggota memperkuat peran KSP, sementara keterbatasan <br>modal, rendahnya kesadaran anggota, keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi informasi <br>menjadi kendala utama. Strategi yang diterapkan oleh KSP Pondok Sari, termasuk penguatan <br>posisi pasar, penurunan bunga pinjaman, pengembangan pengetahuan tentang produk dan layanan <br>keuangan, serta adaptasi terhadap perubahan pasar, terbukti penting dalam mengoptimalkan <br>manfaat koperasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan pengelolaan dan strategi yang tepat, <br>KSP Pondok Sari dapat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan, pemenuhan <br>kebutuhan anggota, dan kesejahteraan yang berkelanjutan.</p> Ni Ketut Desy Weda Wulandari Copyright (c) 2026 PROSPEK 2026-01-29 2026-01-29 5 1 30 41 Kapasitas Inovatif Guru sebagai Modal Strategis Menghadapi Tantangan Pembelajaran Digital Kontekstual: Suatu Kajian Literatur https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/prospek/article/view/5914 <p>Keterbatasan sarana prasarana penunjang pembelajaran, khususnya ketersediaan<br>perangkat digital dan akses internet sering dipandang sebagai penyebab utama rendahnya<br>pelaksanaan pembelajaran digital kontekstual. Pandangan tersebut perlu dikaji secara lebih kritis<br>sebab di lain pihak, terdapat faktor lain yang sangat menentukan keberhasilan pembelajaran yaitu<br>kualitas personal guru. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis kapasitas<br>inovatif guru sebagai modal strategis dalam menghadapi tantangan pembelajaran digital<br>kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian literatur dengan mengumpulkan data<br>berdasarkan laporan dan temuan yang disampaikan oleh penelitian terdahulu yang relevan. Hasil<br>penelitian menunjukkan bahwa kapasitas inovatif guru dapat dimaknai kemampuan dan<br>keterampilan untuk menciptakan terobosan pembelajaran yang kreatif, relevan dan sesuai dengan<br>tantangan lokal. Penilaian dan pemberdayaan kapasitas inovatif dapat didasarkan pada beberapa<br>indikator yakni kemampuan menemukan ide baru, kemampuan menerapkan ide baru dalam<br>pembelajaran, kemampuan untuk melakukan perbaikan berkelanjutan serta kemampuan<br>kolaborasi dan eksplorasi sumber daya guna mendukung terjadinya inovasi pembelajaran. Kualitas<br>kapasitas inovatif guru dapat menjadi modal dasar bagi guru untuk menghadapi tantangan<br>pembelajaran digital kontekstual. Kapasitas tersebut membuat keterbatasan sarana prasarana tidak<br>lagi menjadi penghalang utama sebab guru dapat terus berinovasi dengan memanfaatkan berbagai<br>sumber daya yang tersedia.</p> Yunawati Sele Vinsensia Ulia Rita Sila Frengky Neolaka Copyright (c) 2026 PROSPEK 2026-01-29 2026-01-29 5 1 42 50