Relevansi Kurikulum Merdeka Dalam Prespektif Pandangan Filsafat Progresivisme John Dewey Dan Konsepsi Filsafat Ki Hadjar Dewantara

The Relevance of the Independent Curriculum in the Perspective of John Dewey's Progressivism Philosophy and Ki Hadjar Dewantara's Philosophical Conceptions

Authors

  • Ni Wayan Widi Astuti Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
  • kadek Suryadi artawan Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Keywords:

Kurikulum Merdeka, Filsafat Progresivisme, Konsep Pendidikan Ki Hadjar Dewantara

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami ruang lingkup kurikulum merdeka, dalam prespektif Filsafat Progresivisme dan konsepsi Ki Hadjar Dewantara, serta relevansi kurikulum merdeka dengan Filsafat Progresivisme dan konsepsi Ki Hadjar Dewantara didasarkan atas studi kritis dalam perspektif filosofis-pedagogis. Kurikulum merdeka merupakan program kebijakan di bidang pendidikan yang menekankan pada pemberian kebebasan kepada pihak sekolah meliputi master dan siswa untuk berinovasi dan belajar mandiri. Latar belakang dari studi ini adalah menganalisis keselarasan antara kurikulum merdeka itu sendiri dengan Filsafat Progresivisme dan konsepsi Ki Hadjar Dewantara. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka. Sumber perpustakaan tersebut dimanfaatkan untuk memperoleh information penelitian. Sumber riset pustaka pada penelitian ini diambil dari jurnal ilmiah, artikel online serta prosiding class yang memuat informasi mengenai kajian yang akan dibahas. Berdasarkan kajian jurnal maka diperoleh hasil bahwa terdapat relevansi dan keterkaitan satu sama lain antara kurikulum merdeka dengan Filsafat Progresivisme dan konsepsi pendidikan Ki Hadjar Dewantara dalam perspektif filosofis maupun pedagogis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa konsep kurikulum merdeka belajar relevan dengan Filsafat Progresivisme dan konsepsi pendidikan yang dicetuskan oleh Ki Hadjar Dewantara dimana prinsip kemandirian sangatlah penting bagi siswa agar konsep pemerolehan pembelajaran tidak hanya pada proses pemberian pengetahuan kepada siswa saja melainkan siswa diberi keleluasaan untuk berkembang secara mandiri namun dengan pengawasan master beserta orang tua

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2024-02-19

Issue

Section

Articles