Nilai – Nilai Kearifan Lokal Di Pura Sakenan Sebagai Warisan Sejarah Lokal

The Values of Local Wisdom in Sakenan Temple as a Source of Local History Learning

Authors

  • Ni Luh Putu Tejawati Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
  • Ni Ketut Purawati Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Keywords:

Local Wisdom, Sakenan Temple and Local History

Abstract

Pura Dalem Sakenan yang berlokasi di Banjar Dukuh Kelurahan Serangan Denpasar Selatan dibangun oleh Hyang Maharesi Markandeya dalam perjalanan beliau untuk menyebarkan ajaran-ajaran agama yang disebut Tri Sakti Paksa yaitu ajaran Wisnu. Pura Dalem  Sakenan uang dibangun pada masa pemerintahan Dinasti Warmadewa memiliki fungsi yang sangat penting bagi masyarakat. Di bidang keagamaan sebagi tempat memohon agar segala macam penyakit yang merusak tanaman disawah dan ladang dilenyapkan, oleh karena Hyang Sakenan menjaga balang sangit (hama tanaman) sehingga tidak merusak tanaman padi. Maka segala jenis tumbuhan yang ditanam, baik yang ditanam di tegalan maupun sawah tumbuh dengan subur. Bidang ekonomi, masyarakat pengempon Pura Dalem Sakenan dibebaskan dari pajak, sehingga meningkatkan kehidupan masyarakat. Untuk memohon kesuburan tanaman serta menjaga ketenangan lautan sehingga para petani dan nelayan mendapatkan hasil yang melimpah. Bidang sosial politik, sebagai tempat pemersatu umat dimana pada zaman Dinasti Warmadewa masyarakat yang memeluk Agama Hindu dan Budha dapat hidup dengan rukun. Kondisi ini menggambarkan bahwa pada kekuasaan Dinasti Warmadewa masyarakat Bali sudah mengenal makna ”kearifan lokal”.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2022-07-01