LITERASI MEMBACA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS: UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS BERPIKIR KRITIS DAN LOGIS

Authors

  • Nengah Arnawa Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Keywords:

Literasi, Anak Berkebutuhan Khusus, Kecepatan Efektif Membaca, Karakteristik Bahasa Indonesia, Profil Pelajar Pancasila

Abstract

Artikel ini merupakan pengembangan konsep hasil penelitian literasi pada SLB di Provinsi Bali. Berdasarkan penelitian itu, terungkap bahwa karakteristik bahasa Indonesia dan angka KEM pelajar SLB berbeda dengan siswa  normal. Pelajar SLB, khususnya rumpun B dan C, mengalami hambatan perkembangan bahasa; sedangkan rumpun A relatif normal. Persamaannya, baik kelompok A, B, maupun C memiliki tingkat kecepatan efektif membaca (KEM)  yang rendah; jauh di bawah KEM peserta didik normal. Untuk mengatsinya diperlukan intervensi teks; baik dalam aspek bentuk maupun isi. Intervensi bentuk dapat dilakukan melalui penyesuaian dengan karakteristik bahasa Indonesia dan KEM pelajar SLB A, B, dan C. Ketiga rumpun pelajar SLB itu membutuhkan teks telegrafis, yakni:  singkat, jelas,  dan sederhana. Singkat merujuk  pada jumlah kata; jelas merujuk pada pengutamaan gagasan; dan sederhana merujuk pada diksi dan pola kalimat yang digunakan.  Pada aspek diksi hindari penggunaan hipernim, kata abstrak,  dan spesifik; sebaliknya, utamakan penggunaan kata monomorfemis dan konkret yang bereferensi ‘jenis’. Pada aspek sintaksis, peserta didik SLB cenderung menggunakan kalimat tunggal-aktif. Selanjutnya, intervensi isi dapat diarahkan pada peningkatan kapasitas berpikir logis dan kirtis sebagai salah satu penciri profile pelajar Pancasila.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2022-10-31