PELATIHAN DOUBLE LEG BOUND 10 REPETISI 5 SET MENINGKATKAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI SISWA PUTRA KELAS VIII D SMP PGRI 5 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Authors

  • I Gede Dedyk Suantika Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP PGRI Bali
  • I Ketut Sumerta Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP PGRI Bali
  • Ngurah Adi Santika Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP PGRI Bali

DOI:

https://doi.org/10.59672/jpkr.v2i2.191

Keywords:

pelatihan, double leg bound, Daya Ledak Otot Tungkai

Abstract

Pelatihan olahraga merupakan salah satu upaya meningkatkan kondisi kesehatan fisik, disiplin dan sportivitas. Kemampuan yang perlu ditingkatkan dalam olahraga salah satunya adalah daya ledak otot tungkai. Peningkatan daya ledak otot tungkai dapat terjadi dengan melakukan latihan double leg bound. Double leg bound adalah latihan yang dilakukan dengan cara meloncat kedepan dengan 2 tungkai diangkat sampai setinggi dada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pelatihan double leg bound dapat meningkatkan daya ledak otot tungkai siswa putra kelas VIII D SMP PGRI 5 Denpasar tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pretest
and post-test groups design. Populasi diambil dari keseluruhan siswa putra kelas VIII D SMP PGRI 5 Denpasar tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 62 orang siswa yang dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Hasil penelitian didapatkan rata-rata tes awal daya ledak otot tungkai pada kelompok perlakuan yaitu, 32,660 dan rata-rata tes akhir yaitu 39,087. Sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata tes awal yaitu 32,927 dan rata-rata tes akhir yaitu 38,193. Bersadarkan uji t-test independent didapat bahwa beda rerata hasil pre test antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol sebesar 0,267 dengan hasil p lebih besar dari 0,05 (p > 0.05) yang menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna dari hasil pre test antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol, sedangkan beda rerata hasil post test antara pelatihan double leg bound pada kelompok perlakuan dengan pelatihan alternate leg bound pada kelompok kontrol sebesar 0,894 dengan hasil p lebih besar dari 0,05 (p > 0.05) yang menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna dari hasil post test antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol. Berdasarkan penelitian diatas disarankan agar latihan double leg bound dan alternate leg bound sebagai salah satu latihan untuk meningkatkan daya ledah otot tungkai.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2016-08-31

How to Cite

Suantika, I. G. D., Sumerta, I. K., & Santika, N. A. (2016). PELATIHAN DOUBLE LEG BOUND 10 REPETISI 5 SET MENINGKATKAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI SISWA PUTRA KELAS VIII D SMP PGRI 5 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 2(2), 27-30. https://doi.org/10.59672/jpkr.v2i2.191