PELATIHAN DOUBLE DOT DRILL 2 REPETISI 3 SET MENINGKATKAN KELINCAHAN SISWA PUTRA PESERTA EKSTRA KURIKULER PENCAK SILAT SMP NEGERI 1 KUTA SELATAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Authors

  • I.N. Suryanata Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FPOK IKIP PGRI Bali
  • IP Merta Yasa Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FPOK IKIP PGRI Bali
  • IGP Ngurah Adi Santika Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FPOK IKIP PGRI Bali

Keywords:

pelatihan, Double Dot Drill, kelincahan

Abstract

Berdasarkan observasi dan penelitian pendahuluan yang telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah perlu diadakan penelitian lebih lanjut. Maka didapatkan hasil bahwa siswa putra peserta ekstra kurikuler pencak silat SMP Negeri 1 Kuta Selatan tahun pelajaran 2016/2017 memerlukan pelatihan untuk meningkatkan kelincahan dalam teknik menghindar dan mengubah arah. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mengetahui adanya peningkatan kelincahan dengan pelatihan double dot drill dan lari zig-zag terhadap dua kelompok siswa putra yaitu, kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-tes dan post-tes group design. Populasi diambil dari siswa putra peserta ekstra kurikuler pencak silat SMP Negeri 1 Kuta Selatan tahun pelajaran 2016/2017. Sampel berjumlah 24 orang diambil secara acak sederhana dari populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pelatihan yang dilakukan dalam penelitian ini ialah pelatihan double dot drill 2 repetisi 3 set pada kelompok perlakuan dan pelatihan lari zig-zag 2 repetisi 3 set pada kelompok kontrol, frekuensi pelatihan 4 kali dalam seminggu selama 6 minggu pada siswa putra peserta ekstra kurikuler pencak silat SMP Negeri 1 Kuta Selatan tahun pelajaran 2016/2017. Data berupa hasil kelincahan shuttle run 5 meter 8 kali yang diambil sebelum dan sesudah pelatihan. Data yang diperoleh diuji menggunakan program SPSS 16. Data berdistribusi normal dan homogen sehingga selanjutnya diuji menggunakan  uji t-paired untuk membandingkan nilai rata-rata sebelum dan sesudah pelatihan antara masing-masing kelompok, sedangkan uji t-tes independentuntuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata antara kedua kelompok. Hasil uji t-paired kelompok kontrol dan kelompok perlakuan terjadi peningkatan yang bermakna (p<0,05). Hasil uji t-tes independent didapat bahwa kedua kelompok sebelum pelatihan tidak berbeda bermakna (p>0,05), sedangkan setelah pelatihan kedua kelompok kelincahan ada perbedaan yang bermakna (p<0.05). Simpulan bahwa pelatihan double dot drill 2 repetisi 3 set meningkatkan kelincahan.Untuk hasil post test menunjukan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dan menyatakan hipotesis nol ditolak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiatmika, IPG dan Santika IGPNA, 2015. Bahan Ajar Tes dan Pengukuran Olahraga. Denpasar : Udayana University Press.

Angga, 2010. Latihan Kelincahan, available from : https://anggaway89.wordpress.com/2010/05/24/latihan-kelincahan/, accesed tanggal 2 Desember 2016.

Rahmani, Mikanda, 2014. Buku Super Lengkap Olahraga. Jakarta Timur : DuniaCerdas.

Pratama, Putu Yudhi Surya. 2016. Pelatihan Lari Amplop Meningkatkan Kelincahan Siswa Putra Peserta Ekstra Kurikuler Pencak Silat SMA Dwijendra
Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016, Denpasar : IKIP PGRI Bali.

Nala, I Gusti Ngurah. 2015.Prinsip Pelatihan Fisik Olahraga. Denpasar : Udayana University Press.

Pocock, SJ, 2008. Clinical Trial, A Practical Approach, Chicestes, New York : John Wiley & Sons.

Published

2018-01-08

How to Cite

Suryanata, I., Yasa, I. M., & Santika, I. N. A. (2018). PELATIHAN DOUBLE DOT DRILL 2 REPETISI 3 SET MENINGKATKAN KELINCAHAN SISWA PUTRA PESERTA EKSTRA KURIKULER PENCAK SILAT SMP NEGERI 1 KUTA SELATAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 4(1), 33-38. Retrieved from https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/jpkr/article/view/129