PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA

Authors

  • RR. Dwi Umi Badriyah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
  • I Gusti Ayu Novita Yanti Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Keywords:

Bimbingan Kelompok, Teknik Diskusi, Kemandirian Belajar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK) ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas XI MIA 4 SLUA SARASWATI Denpasar Tahun Pelajaran 2020/2021. Tindakan yang diberikan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi. Subjek peneliti ini adalah siswa kelas XI MIA 4 yang berjumlah 32 siswa, yang terdiri dari 22 laki-laki dan 10 perempuan. Dari jumlah tersebut, terindefikansi 5 siswa yang kemandirian belajarnya rendah.

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif yaitu penganalisisan data yang diperoleh melalui penggambaran angka untuk memperoleh kesimpulan berdasarkan analisis data. Rata-rata peningkatan kemandirian siswa setelah diberikan tindakan siklus I mencapai 18,42%. Data tersebut menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan yang cukup pada siklus I. Rata- rata persentase peningkatan kemandirian belajar setelah diberikan tindakan siklus II mencapai 39,39%. Angka tersebut menunjukkan bahwa setelah diberikan tindakan pada siklus II terjadi peningkatan kemandirian belajar secara maksimal. Dapat disimpulkan bahwa penerapan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas XI MIA 4 SLUA SARASWATI 1 Denpasar Tahun Pelajaran 2020/2021

Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada siswa lebih meningkatkan kemandirian belajar supaya dapat mencapai prestasi belajar yang optimal dan tidak selalu ketergantungan dengan orang lain dalam belajar. Begitu juga kepada guru BK diharapkan agar memanfaatkan bimbingan kelompok untuk dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa yang diasuhnya di sekolah. Bagi orang tua supaya melatih anaknya untuk belajar mandiri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adhiputra,A.A. Ngurah.2009. Dasar-Dasar Bimbingan Konseling di Sekolah Dasar dan Bimbingan di TK. Denpasar. Pelawa Sari

Ahmadi, 1987. Pengertian dan pemahaman teknik diskusi.

Asrori, H. Muhammad. 2007. Psikologi Pembelajaran. Bandung: CV Wacana Prima.

Brookfied, 2000. Mengemukakan arti dari kemandirian belajar.

Gunarsa, 2006 dalam Faktor – faktor yang mempengaruhi kemandirian belajar.

Hasibuan, 2004, Pengertian diskusi.

Maliki, M.Pd. I. 2017. Bimbingan dan Konseling, Jakarta. Bina Aksara

Prayitno. 1995, Dasar-dasar Bimbingan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta

Rakhman, Arief. 2014. Konsep Dasar Kemandirian.(online).Tersedia di http:/konsep-dasar-kemandirian wordpress com/mandiri Diakses tanggal 29 Januari 2021

Rambe dan Tarmidi, 2010. Dimensi kemandirian belajar.

Sarwano. 1997. Teori-teori Psikologi Sosial. Jakarta: PT Raja Grafindo Persad

Suharshini Arikunto. 2002. Petunjuk Menyusun Karangan Ilmah. Lembaga Penerbitan Fakultas Keguruan Universitas Udayana, Singaraja.

Suryabroto, 1996. Pengertian arti diskusi.

Slameto. 2002. Belajar dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya. Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta.

Susilawati. Subliyanto. 2011. Kemandirian Belajar. (online)

Sudiasa. 1997. Laporan Penelitian Peningkatan Konsep Diri Akademik. STKIP Singaraja

Sukarno. Anton. 1989. Ciri-ciri Kemandirian Belajar. Jakarta: Kencana Prenada

Suryobroto. 1996. Penelitian pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional

Titiek, Romlah. 2006. Teori Dan Prakrek Bimbingan Kelompok, Malang

Tohirin 2007. Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah (Berbasis Integrasi). Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Wardhani,dkk. 2007. Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta: Universitas Terbuka

Yamin, Martinis. 2008. Desain Pembelajaran Berbasis Tingkat Satuan Pendidikan. Jambi: Refrensi

Published

2022-03-31

How to Cite

RR. Dwi Umi Badriyah, & I Gusti Ayu Novita Yanti. (2022). PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA. Jurnal Bimbingan Dan Konseling: Kajian Dan Aplikasi, 1(1), 54-61. Retrieved from https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/jbk/article/view/2062