Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains <p><strong>Journal title :</strong> Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains<br /><strong>Initials :</strong> Emasains<br /><strong>Frequency</strong> <strong>: </strong>4 Issues every year (March, July, September and December) <br /><strong>DOI : </strong>10.59672<br /><strong>ISSN (online) : </strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1534556700">e-ISSN 26228688</a><br /><strong>Editor in Chief : </strong>I Gusti Agung Ngurah Trisna Jayantika, S.Pd., M.Pd<strong><br />Publisher :</strong> Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains<br /><strong>Indexing :</strong> Google Scholar, Sinta 4<br /><br /></p> <p><strong>Emasains :</strong> Jurnal Edukasi Matematika dan Sains is a mathematics and science education journal which published and managed by the Mathematics Education and Biology Education Department, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia with e - ISSN : 26228688. This journal is published three times a year, namely March and September. Contains Indonesian-language writings derived from the results of research, theoretical studies and application of theory with studies of statistics, , science, mathematics and environmental education issues.</p> Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia en-US Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains 2302-2124 <p><em>Hak cipta mencakup hak eksklusif untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel ini dalam semua bentuk dan media, termasuk mencetak ulang, memotret, mikrofilm dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya. Reproduksi dari bagian manapun dari jurnal ini, penyimpanannya di database dan transmisinya dengan bentuk atau media apa pun, seperti salinan elektronik, elektrostatik dan mekanis, fotokopi, rekaman, media magnetik, dan lain-lain, <strong>akan diizinkan hanya dengan izin tertulis dari penerbit jurnal.</strong></em></p> HUBUNGAN ANTARA SELF ESTEEM DENGAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS V SD https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6446 <p>Abstrak. Kemampuan pemahaman konsep matematis merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran matematika karena berperan dalam membantu siswa memahami, menghubungkan, dan menerapkan konsep matematika dalam berbagai situasi. Faktor afektif seperti <em>self esteem</em> diduga memiliki keterkaitan dengan kemampuan tersebut, khususnya pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara <em>self esteem</em> dengan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDS Torsina III Singkawang, dengan sampel penelitian sebanyak 29 siswa kelas VB yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan melalui angket <em>self esteem</em> dan tes kemampuan pemahaman konsep matematis pada materi sudut. Analisis data menggunakan korelasi <em>Pearson Product Moment</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>self esteem</em> siswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata sebesar 0,66, sedangkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata sebesar 73,5. Hasil analisis korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara <em>self esteem</em> dengan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,60, nilai sebesar 3,89 lebih besar daripada sebesar 2,052, serta koefisien determinasi sebesar 0,36. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian hubungan aspek afektif dan kemampuan kognitif matematis siswa sekolah dasar pada materi sudut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru dalam menciptakan pembelajaran matematika yang tidak hanya berfokus pada kemampuan kognitif, tetapi juga memperhatikan pengembangan <em>self esteem</em> siswa untuk mendukung pemahaman konsep matematis secara optimal.</p> Dahlia Delia Rika Wahyuni Rien Anitra Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-25 2026-05-25 15 2 381 392 10.59672/emasains.v15i2.6446 Systematic Literature Review: Penggunaan Media Pembelajaran EdPuzzle dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6421 <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Studi penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis efektivitas penggunaan media pembelajaran </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">EdPuzzle</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> dalam meningkatkan kemampuan siswa untuk berpikir kritis berdasarkan kajian literatur yang ada. Metode yang digunakan adalah </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Systematic Literature Review</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> (SLR) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif menggunakan protokol PRISMA ( </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> ). Pencarian artikel dilakukan pada beberapa data dasar: GoogleScholar (185 artikel), </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Publish or Perish</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> (72 artikel), SINTA (41 artikel), dan Scopus (14 artikel), sehingga total 312 artikel teridentifikasi dari rentang tahun 2016-2026. Setelah proses </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">screening</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> dan uji kelayakan, sebanyak 15 artikel memenuhi kriteria inklusi, terdiri dari: Sinta 2 (1 Artikel), Sinta 3 (3 artikel), Sinta 4 (8 artikel), dan jurnal internasional terindeks scopus (4 artikel). Hasil Kajian menunjukkan bahwa penerapan </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">EdPuzzle</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> secara konsisten terbukti meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, dengan N-gain berkisar antara 10% hingga 62%. </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">EdPuzzle</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> yang dikombinasikan dengan model pembelajaran aktif seperti </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Discovery Learning</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> dan </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Problem-Based Learning</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , dan pendekatan STEM menghasilkan peningkatan berpikir kritis yang lebih signifikan. Fitur </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">EdPuzzle</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> interaktif </span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">seperti penyematan kuis dalam video, pemantauan aktivitas siswa, serta transmisi akses mendorong keterlibatan aktif dan kemapuan analitis siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">EdPuzzle</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> layak dijadikan media pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis.</span></span></p> Dinda Yulia Putri Hepsi Nindiasari Anwar Mutaqin Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-18 2026-05-18 15 2 316 327 10.59672/emasains.v15i2.6421 Analisis Deskriptif Pemahaman Konseptual Pewarisan Sifat Mendel pada Mahasiswa Calon Guru IPA https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6402 <p>Konsep pewarisan sifat merupakan salah satu konsep fundamental dalam pembelajaran genetika yang perlu dipahami oleh mahasiswa calon guru IPA. Namun, karateristik konsep yang abstrak dan perlu penalaran yang mendalam menyebabkan pemahaman konseptual mahasiswa cenderung rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara deskriptif pemahaman konseptual pewarisan sifat Mendel mahasiswa calon guru IPA. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian sejumlah 40 mahasiswa calon guru IPA yang telah menempuh mata kuliah genetika makhluk hidup. Instrumen yang digunakan adalah tes uraian dengan mengacu pada 4 subkonsep pewarisan sifat Mendel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata secara keseluruhan pemahaman konseptual mahasiswa calon guru IPA mencapai 47,22% pada kategori sedang. Hasil ini mengindikasikan bahwa terdapat lebih dari separuh mahasiswa yang belum memiliki pemahaman konseptual yang memadai terkait konsep pewarisan sifat Mendel, sehingga perlu ada perhatian yang lebih besar dalam proses pembelajaran konsep ini sebagai upaya untuk mengoptimalkan tujuan pembelajaran dan kualitas pendidikan di Indonesia.</p> Ayu Lestari Harsi Admawati Rina Rahayu Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-18 2026-05-18 15 2 328 336 10.59672/emasains.v15i2.6402 Transformasi Standar Penilaian: Menakar Kesiapan Sekolah Menuju Ekosositem Pendidikan yang Lebih Bermakna https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6394 <p>Penelitian ini bertujuan mengkaji kesiapan sistem sekolah dalam menghadapi transformasi standar penilaian pada implementasi Kurikulum Merdeka. Transformasi ini menandai pergeseran paradigma dari assessment of learning menuju assessment for learning dan assessment as learning, yang menempatkan penilaian bukan sekadar alat pengukuran akhir, melainkan sebagai bagian integral dari proses pembelajaran itu sendiri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif yang dilaksanakan di tiga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Tabanan dan Denpasar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik untuk memperoleh gambaran yang komprehensif dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penilaian di sekolah telah mulai mengakomodasi penggunaan asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif, namun implementasinya masih bersifat parsial, terutama dalam hal pemberian umpan balik yang berkelanjutan dan terdokumentasi secara sistematis. Secara umum, kesiapan sistem sekolah berada pada kategori cukup siap, ditopang oleh aspek kompetensi guru, manajemen sekolah, budaya organisasi, serta ketersediaan sarana dan prasarana, meskipun antarkomponen tersebut belum terintegrasi secara optimal dalam praktik pembelajaran sehari-hari. Penelitian juga mengungkap adanya kesenjangan antara kebijakan dan praktik penilaian di lapangan, di mana pendekatan sumatif yang berorientasi pada hasil akhir masih mendominasi. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi penilaian sangat bergantung pada kesiapan sistem sekolah secara holistik, mencakup penguatan kompetensi guru, pengembangan budaya reflektif, serta dukungan sistem yang konsisten dan berkelanjutan.</p> Kadek Yuliantari Putu Dian Handayani Putu Dian Valentina Darmayanti Ni Wayan Rati I Wayan Lasmawan Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-21 2026-05-21 15 2 348 358 10.59672/emasains.v15i2.6394 Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prevalence of Undernourishment (PoU) di Indonesia Menggunakan Model Spatial Autoregressive (SAR) https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6191 <p>Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (<em>Sustainable Development Goals</em>/SDGs) merupakan kerangka pembangunan global yang dirancang untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan hingga tahun 2030. Di Indonesia, tingkat kerawanan pangan nasional mencapai 8,27 persen pada tahun 2024, menurun sekitar 0,26 poin dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 8,53 persen. Meskipun terjadi penurunan secara nasional, prevalensi kekurangan gizi di beberapa provinsi di Indonesia masih tergolong tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model <em>Spatial Autoregressive</em> (SAR) memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan model <em>Ordinary Least Squares</em> (OLS) dan <em>Spatial Error Model</em> (SEM). Dengan demikian, model SAR merupakan model terbaik dalam menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi prevalensi kekurangan gizi antar provinsi di Indonesia tahun 2024. Hasil uji signifikansi model menunjukkan bahwa pendapatan per kapita, persentase rumah tangga dengan sanitasi layak, serta persentase rumah tangga dengan akses air bersih merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kerawanan pangan di Indonesia. Nilai koefisien determinasi yang dihasilkan sebesar 75,56%, yang menunjukkan bahwa variabel independen dalam model mampu menjelaskan variasi variabel dependen secara cukup kuat.</p> Rahmatul Annisa Ervi Dayana Putri Chairina Wirdiastuti Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-05 2026-05-05 15 2 303 315 10.59672/emasains.v15i2.6191 Analisis Tingkat Kemampuan Numerasi Mahasiswa pada Pembelajaran Himpunan https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6178 <p>Kemampuan numerasi merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki mahasiswa dalam mempelajari matematika. Numerasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan melakukan perhitungan, tetapi juga kemampuan memahami informasi berbasis angka, menafsirkan data, serta memecahkan masalah secara logis dalam berbagai konteks. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan numerasi mahasiswa pada pembelajaran himpunan. Kemampuan numerasi penting dalam memahami konsep matematika dasar, termasuk operasi dan representasi himpunan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek 10 mahasiswa semester I Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Instrumen penelitian &nbsp;yaitu berupa tes numerasi pada materi himpunan yang mencakup indikator memahami konsep himpunan, menggunakan operasi himpunan, menafsirkan diagram venn, soal konseptual &nbsp;dan menarik kesimpulan logis. Data dianalisis menggunakan persentase dan kategori kemampuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan numerasi mahasiswa berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor 71,3. Mahasiswa cukup baik dalam mengidentifikasi informasi, tetapi masih mengalami kesulitan pada soal himpunan kompleks dan penarikan kesimpulan logis. Penelitian ini menyarankan penggunaan metode pembelajaran berbasis masalah dan diskusi kelompok untuk meningkatkan kemampuan numerasi mahasiswa.</p> <p>&nbsp;</p> wayan sunita N.Putri Sumaryani Putu Gede Subhaktiyasa Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-03-28 2026-03-28 15 2 213 219 10.59672/emasains.v15i1.6178 Pengaruh Tutor Sebaya dalam Problem-Based Learning Terhadap Keterampilan Argumentasi Ilmiah Siswa https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6168 <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pembelajaran IPA yang menunjukkan bahwa banyak siswa masih belum mampu menjelaskan klaim yang diyakinkan dengan dukungan bukti yang relevan. Kondisi tersebut terjadi karena pembelajaran cenderung berorientasi pada guru dan jarang menerapkan kegiatan berargumen dalam proses pembelajaran. Penelitian dilaksanakan dengan melibatkan siswa kelas VIII SMPN 10 Jember Tahun Ajaran 2025/2026, menggunakan metode kuasi eksperimen melalui pendekatan kuantitatif dengan desain </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">nonequivalent pre-test and post-test control group design</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> . Data penelitian diperoleh dari tes tertulis berupa pilihan ganda dan uraian, kemudian dilakukan analisis menggunakan uji penolakan dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran PBL dengan pendampingan tutor sebaya memiliki argumentasi ilmiah yang lebih baik dibandingkan siswa yang belajar melalui PBL tanpa tutor sebaya. Perbedaan tersebut terbukti dari hasil analisis statistik dengan signifikansi 0,001 &lt; 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendampingan tutor sebaya dalam pembelajaran PBL berperan positif dalam mengembangkan keterampilan argumentasi ilmiah siswa, terutama dalam menyatakan klaim</span></span></p> Defi Supeno Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-21 2026-05-21 15 2 337 347 10.59672/emasains.v15i2.6168 Pengaruh Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dengan Penilaian Teman Sebaya Terhadap Kemampuan Berpikir Komputasi Siswa SMA https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6162 <p>Abstrak. Berdasarkan studi pendahuluan, penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir komputasi siswa yang disebabkan oleh terbatasnya pemberian latihan soal berbasis <em>computational thinking</em>, pembelajaran belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan siswa, serta belum melibatkan penilaian antar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan penilaian teman sebaya terhadap kemampuan berpikir komputasi siswa. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian eksperimen semu (<em>quasi-experiment</em>) dengan desain <em>post-test only control group design</em>. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 2 Singaraja Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026 yang mengikuti mata pelajaran pilihan kelompok sains. Sampel penelitian ini terdiri dari tiga kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan <em>cluster random sampling </em>dan ditetapkan kelas XI B sebagai kelas eksperimen, kelas XI A sebagai kelas pembanding, serta kelas XI C sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes uraian kemampuan berpikir komputasi. Data <em>post-test </em>dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis, kerena data tersebut tidak memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas. Hasil uji hipotesis menunjukkan H(2) = 22,173 dengan nilai Asymp. Sig. kurang dari 0,05, artinya terdapat perbedaan kemampuan berpikir komputasi siswa antara kelas eksperimen, kelas pembanding, dan kelas kontrol. Karena terdapat perbedaan, dilakukan uji lanjut menggunakan uji Mann-Whitney U berpasangan dengan koreksi Bonferroni dengan hasil sebagai berikut: (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir komputasi siswa pada kelas eksperimen dan kelas pembanding, (2) terdapat perbedaan kemampuan berpikir komputasi siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, (3) tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir komputasi siswa pada kelas pembanding dan kelas kontrol.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Berpikir Komputasi, Pembelajaran Berdiferensiasi, Penilaian Teman Sebaya</p> Luh Sudarmini Gusti Ayu Mahayukti Putu Kartika Dewi Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-03-26 2026-03-26 15 2 169 182 10.59672/emasains.v15i1.6162 Pengaruh Self Efficacy Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Mazo https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6154 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh salah satu permasalahan pada pembelajaran matematika di SMP Negeri 3 Mazo yakni kurangnya <em>self efficacy</em> dalam belajar matematika sehinggga hasil belajar matematika siswa rendah. Salah satu penyebab hasil belajar matematika siswa rendah yaitu kurangnya <em>self efficacy</em>. Dimana <em>self efficacy</em> yang dimaksud dapat di artikan&nbsp; keyakinan dan kepercayaan kemampuannya sendiri. Rendahnya <em>self efficacy</em> diantaranya, siswa sering kali mengalami kegagalan dalam memahami konsep matematika atau menyelesaikan soal-soal yang kompleks, sehingga kegagalan ini dapat mempengaruhi keyakinan diri siswa dan menyebabkan rendahnya tingkat <em>self efficacy</em>. Adapun tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh <em>self efficacy </em>terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Mazo. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan paradigma kuantitatif. Pelaksanaan penelitian berlokasi di SMP Negeri 3 Mazo khususnya di kelas IX-B. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui pengaruh <em>self efficacy</em> adalah angket tertutup dan tes hasil belajar. Angket ini berisi sejumlah pernyataan yang dirancang untuk mengevaluasi tingkat keyakinan siswa dalam kemampuan mereka dalam memahami dan berhasil dalam matematika. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa berdasarkan hasil pengujian hipotesis, diperoleh nilai t<sub>hitung</sub> = 3,301 dan nilai t<sub>tabel</sub> = 2,093. Karena t<sub>hitung</sub> = 3,301 &gt; t<sub>tabel</sub> = 2,093, maka dapat di simpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Yang berarti “Adanya pengaruh <em>self efficacy</em> terhadap hasil belajar matematika siswa di SMP Negeri 3 Mazo”.</p> Aristarkhus Hulu Sadiana Lase Ratna Natalia Mendrofa Yakin Niat Telaumbanuad Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-04 2026-05-04 15 2 289 302 10.59672/emasains.v15i2.6154 ANALISIS KESALAHAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL KONSEP BANGUN RUANG SISI DATAR BERDASARKAN NEWMAN https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6149 <h1>Materi bangun ruang sisi datar menuntut pemahaman konsep yang mendalam serta kemampuan visualisasi dan transformasi representasi, sehingga sering menimbulkan kesalahan dalam penyelesaian soal. Observasi di SMP Negeri 1 Baturiti menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan pada soal pemahaman konsep, sehingga diperlukan analisis kesalahan yang sistematis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis dan penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pemahaman konsep bangun ruang sisi datar berdasarkan tahapan Newman. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 32 siswa kelas IX G tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui tes uraian dan wawancara tidak terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman serta divalidasi melalui triangulasi teknik dan konfirmasi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan terjadi pada seluruh tahapan Newman, yaitu membaca (7,50%), memahami (28,75%), transformasi (36,25%), keterampilan proses (16,25%), dan penulisan jawaban akhir (11,25%), dengan kesalahan transformasi sebagai yang paling dominan. Faktor penyebab utama meliputi rendahnya pemahaman konseptual, ketergantungan pada hafalan rumus, penggunaan intuisi visual tanpa dasar konsep, serta kurangnya ketelitian dalam perhitungan. Secara keilmuan, temuan ini menegaskan bahwa hambatan utama pembelajaran geometri terletak pada kemampuan transformasi representasi matematis, sehingga analisis kesalahan berbasis prosedur Newman dapat menjadi kerangka diagnostik yang efektif untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang berorientasi pada pemahaman konsep dan penalaran matematis.</h1> I Komang Adi Wiguna Putu Kartika Dewi Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-04-22 2026-04-22 15 2 1 13 10.59672/emasains.v15i2.6149