Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains <p><strong>Journal title :</strong> Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains<br /><strong>Initials :</strong> Emasains<br /><strong>Frequency</strong> <strong>: </strong>2 Issues every year (March and September) <br /><strong>DOI : </strong>10.59672<br /><strong>ISSN (online) : </strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1534556700">e-ISSN 26228688</a><br /><strong>Editor in Chief : </strong>I Gusti Agung Ngurah Trisna Jayantika, S.Pd., M.Pd<strong><br />Publisher :</strong> Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains<br /><strong>Indexing :</strong> Google Scholar, Sinta 4<br /><br /></p> <p><strong>Emasains :</strong> Jurnal Edukasi Matematika dan Sains is a mathematics and science education journal which published and managed by the Mathematics Education and Biology Education Department, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia with e - ISSN : 26228688. This journal is published three times a year, namely March and September. Contains Indonesian-language writings derived from the results of research, theoretical studies and application of theory with studies of statistics, , science, mathematics and environmental education issues.</p> Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia en-US Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains 2302-2124 <p><em>Hak cipta mencakup hak eksklusif untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel ini dalam semua bentuk dan media, termasuk mencetak ulang, memotret, mikrofilm dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya. Reproduksi dari bagian manapun dari jurnal ini, penyimpanannya di database dan transmisinya dengan bentuk atau media apa pun, seperti salinan elektronik, elektrostatik dan mekanis, fotokopi, rekaman, media magnetik, dan lain-lain, <strong>akan diizinkan hanya dengan izin tertulis dari penerbit jurnal.</strong></em></p> Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep IPA di SMP https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/5353 <p><strong>Pengaruh Model Pembelajaran <em>Problem Based Learning</em>&nbsp; (PBL) </strong></p> <p><strong>Terhadap Kemampuan&nbsp; Pemahaman Konsep IPA di SMP </strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) terhadap kemampuan pemahaman konsep Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) serta mengetahui efektivitas model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) terhadap kemampuan pemahaman konsep di SMP Negeri 6 Lahewa. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain <em>One Group Pretest-Posttest</em>. Sampel penelitian terdiri dari 20 siswa kelas VII-A yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes pemahaman konsep yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 14 dengan uji normalitas, uji N-Gain, dan uji-t <em>(paired sample t-test).</em> Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain sebesar 72%, yang termasuk dalam kategori cukup efektif, serta nilai signifikansi <em>(Sig. 2-tailed)</em> sebesar 0,000 &lt; 0,05. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan pemahaman konsep peserta didik setelah diterapkan model PBL. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> berpengaruh secara signifikan dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa SMP Negeri 6 Lahewa.</p> Ibefati Zai Novelina Andriani Zega Hardikupatu Gulo Agnes Renostini Harefa Copyright (c) 2025 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-09-29 2025-09-29 14 2 39 54 10.59672/emasains.v14i2.5353 Penerapan Problem-Based Learning Berbasis Kontekstual dalam Upaya Meningatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMK https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/5339 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X SMK melalui penerapan model <em>Problem-Based Learning (PBL)</em> berbasis kontekstual. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa dalam pelajaran matematika, yang disebabkan oleh metode pengajaran yang kurang menarik dan tidak relevan dengan kehidupan nyata siswa. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Denpasar dengan subjek penelitian sebanyak 36 siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berbasis kontekstual berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa. Pada pra-siklus, hanya 36,11% siswa yang memiliki motivasi tinggi. Setelah siklus I, persentase meningkat menjadi 58,33%, dan pada siklus II mencapai 83,33%. Rata-rata skor motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 55,94% pada pra-siklus menjadi 71,25% di siklus II. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran yang kontekstual dan berbasis pemecahan masalah efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, sehingga diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam pembelajaran matematika.</p> I Gusti Ayu Putu Arya Wulandari Nyoman Redy Kusuma Arta Copyright (c) 2025 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-09-29 2025-09-29 14 2 133 142 10.59672/emasains.v14i2.5339 Analisis Kemampuan Literasi Matematika Siswa Dalam Penyelesaian Soal Cerita Statistika Ditinjau Dari Gaya Belajar Pada Siswa Kelas Viii D Smp Dwijendra Tahun 2024/2025 https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/5338 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal cerita statistika berdasarkan gaya belajar mereka di kelas VIII D SMP Dwijendra tahun ajaran 2024/2025. Masalah yang mendasari penelitian ini dimana rendahnya kemampuan literasi matematika siswa serta kurangnya diagnostik terkait gaya belajar di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui angket gaya belajar, tes literasi matematika berbasis soal cerita statistika, serta wawancara. Instrumen penelitian meliputi lembar angket, soal tes, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual memiliki kemampuan literasi matematika pada kategori cukup, ditunjukkan dengan keberhasilan dalam dua fase literasi matematika, yaitu menggunakan matematika dan menafsirkan hasil. Siswa dengan gaya belajar auditori berada pada kategori kurang karena hanya mampu menggunakan matematika tanpa dapat menafsirkan hasilnya dengan baik. Sementara itu, siswa dengan gaya belajar kinestetik masuk dalam kategori cukup, dengan kemampuan dalam merumuskan masalah dan menggunakan konsep matematika. Berdasarkan penelitian ini disarankan agar guru menerapan pembelajaran berdiferensiasi sesuai gaya belajar siswa untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika mereka.</p> I Gusti Ayu Putu Arya Wulandari Putu Ayu Krisnayani Putu Ledyari Noviyanti Copyright (c) 2025 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-09-29 2025-09-29 14 2 182 192 10.59672/emasains.v14i2.5338 Analisis Kesulitan Pemahaman Konsep Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Peluang Ditinjau Dari Disposisi Matematis https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/5336 <p>Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa siswa SMA Negeri 1 Lotu kesulitan dalam memahami konsep matematika, khususnya pada materi&nbsp; peluang, yang disebabkan oleh rendahnya pemahaman konsep dan disposisi matematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan pemahaman konsep siswa dalam menyelesaikan soal peluang ditinjau dari disposisi matematis di SMA Negeri 1 Lotu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Lotu, dan sampel kelas X-2 diambil menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Instrumen penelitian terdiri dari tes pemahaman konsep peluang berbentuk uraian, angket disposisi matematis, dan wawancara. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan disposisi matematis tinggi memperoleh nilai pemahaman konsep berkategori baik dengan disposisi tinggi, menunjukkan kemampuan baik dalam menyatakan ulang dan mengklasifikasikan konsep peluang, namun masih mengalami kesulitan dalam merepresentasikan konsep. Siswa dengan disposisi sedang memiliki nilai pemahaman konsep berkategori cukup dengan disposisi sedang, menunjukkan pemahaman sederhana dalam menyatakan ulang dan mengklasifikasikan konsep peluang, namun masih mengalami kesulitan dalam mengaplikasikan konsep dan merepresentasikan konsep saat memecahkan soal peluang. Sementara itu, siswa dengan disposisi rendah memperoleh nilai sangat rendah dengan disposisi rendah, menunjukkan kesulitan pada semua indikator pemahaman konsep yakni menyatakan ulang, mengklasifikasikan, merepresentasikan, dan mengaplikasikan konsep akibat kepercayaan diri dan ketekunan yang rendah. Temuan ini menunjukkan hubungan antara disposisi matematis dengan pemahaman konsep peluang, semakin baik disposisi matematis siswa, semakin baik pula pemahaman konsep peluang siswa, meskipun masih terdapat kendala pada representasi konsep dan penerapan prosedur.</p> Hertiman Zega Ratna Natalia Mendrofa Yakin Niat Telaumbanua Sadiana Lase Copyright (c) 2025 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-09-29 2025-09-29 14 2 288 307 10.59672/emasains.v14i2.5336 Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Experiential Learning https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/5334 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi berdasarkan hasil pendahuluan yang di lakukan di SMP Negeri 1 Alasa, ditemukan masalah apakah ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran <em>experiential learning</em> dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan quasi experiment yang berbentuk nonequivalent control group design. Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu kemampuan penalaran matematis siswa, dan variabel bebasnya adalah model pembelajaran experiential learning. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Alasa, dimana sampel penelitian terdiri dua kelas dengan jumlah siswa 52 orang, dan instrumen penelitian yang digunakan berbentuk tes uraian kemampuan penalaran matematis. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan uji hipotesis satu pihak, menunjukan bahwa nilai signifikansi 0,000 (p &lt; 0,05). Maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan nilai secara signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Sehingga,&nbsp; Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa melalui model pembelajaran experiential learning.</p> Selestinus Hulu Ratna Natalia Mendrofa Sadiana Lase Netti Kariani Mendrofa Copyright (c) 2025 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-09-29 2025-09-29 14 2 276 287 10.59672/emasains.v14i2.5334 Pengaruh Handout Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Mata Pelajaran IPA Kelas VIII SMP Negeri 3 Alasa Talumuzoi https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/5333 <p>Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sering dianggap sulit dan menimbulkan kecemasan bagi peserta didik, yang pada akhirnya berdampak pada rendahnya kemampuan berpikir kritis dalam memahami konsep-konsep sains. Kondisi ini diperkuat oleh dominasi metode pembelajaran yang berpusat pada guru serta keterbatasan ketersediaan bahan ajar inovatif yang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pengembangan dan pemanfaatan handout sebagai bahan ajar kontekstual yang mendukung penguatan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk membuktikan penggunaan <em>handout</em> berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dan (2) mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunanan <em>handout</em> dengan siswa yang tidak menggunakan <em>handout</em> dalam pembelajaran IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain <em>nonequivalent posttest-only control group design</em>. Seluruh siswa kelas VIII dijadikan sampel penelitian melalui teknik <em>total sampling</em>. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan handout, sementara kelompok kontrol mengikuti pembelajaran tanpa handout. Instrumen yang digunakan berupa tes berpikir kritis yang telah melalui uji validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata nilai <em>post-test</em> kelompok eksperimen secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, dengan selisih 26,05 poin. Hasil uji <em>Independent Sample t-Test</em> menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p &lt; 0,05) dan t hitung sebesar 11,712, lebih besar dari t tabel 2,02269. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan handout memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA.</p> Yuraman Hulu Toroziduhu Waruwu Agnes Renostini Harefa Hardikupatu Gulo Copyright (c) 2025 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-09-29 2025-09-29 14 2 88 108 10.59672/emasains.v14i2.5333 PENGEMBANGAN E-MODUL FLIPBOOK BERBASIS SOCIO SCIENTIFIC ISSUES (SSI) PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI DI SMA https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/5317 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul flipbook berbasis Socio Scientific Issues (SSI) pada materi sistem reproduksi di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan mengetahui tingkat validitas serta kepraktisannya. Penelitian dilakukan karena rendahnya pengetahuan siswa terhadap kesehatan reproduksi, serta kurangnya bahan ajar kontekstual yang dapat mengaitkan materi dengan isu-isu sosial di sekitar mereka. Penelitian ini melibatkan dua orang validator (ahli materi dan ahli media), empat orang guru, dan dua belas siswa kelas XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) e-modul flipbook berbasis SSI pada materi sistem reproduksi berhasil dikembangkan dengan struktur isi dan desain media yang sesuai dengan kurikulum dan kebutuhan siswa, (2) e-modul dinyatakan sangat valid oleh validator dengan penilaian tinggi pada kelayakan isi, penyajian, dan tampilan media, (3) e-modul dinyatakan sangat praktis oleh guru dan siswa dari aspek penggunaan, isi materi, dan tampilan media, dengan persentase keseluruhan berada pada kategori sangat praktis.</p> Ni Putu Maha Puja Gayatri Desak Made Citrawathi I Made Sutajaya Copyright (c) 2025 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-09-29 2025-09-29 14 2 120 132 10.59672/emasains.v14i2.5317 Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik SMP Swasta Kristen Tomosa I Gido https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/5299 <p><strong>Pengaruh Model <em>Problem Based Learning</em> Terhadap Hasil Belajar </strong></p> <p><strong>Peserta Didik SMP Swasta Kristen Tomosa I Gido </strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model <em>Problem Based Learning </em>(PBL) terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII di SMP Swasta Kristen Tomosa I Gido. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen jenis Pre-Experimental Design, tepatnya dengan desain <em>One-Group Pretest-Posttest</em>. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 29 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 butir soal, yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Data diperoleh melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik <em>paired sample t-test</em> dengan bantuan aplikasi <em>SPSS versi 25</em>. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 <em>(Sig. 2-tailed &lt; 0,05</em>), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model PBL terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, Ha diterima Ho ditolak. Hasil ini menunjukkan bahwa model <em>Problem Based Learning</em> dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik secara signifikan. Oleh karena itu, model pembelajaran ini direkomendasikan untuk digunakan sebagai alternatif pendekatan dalam proses pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran IPA.</p> Seprianus Halawa Toroziduhu Waruwu Hardikupatu Gulo Yaredi Waruwu Copyright (c) 2025 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-09-29 2025-09-29 14 2 73 87 10.59672/emasains.v14i2.5299 Penerapan Analisis Regresi Linier Berganda pada Analisis Financial Distress https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/5278 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, profitabilitas, <em>leverage</em>, dan ukuran perusahaan terhadap <em>financial distress</em> pada perusahaan jasa yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017–2020. <em>Financial distress</em> diukur menggunakan metode Altman Z-Score yang telah dimodifikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiasi kausal. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode <em>purposive sampling</em>, menghasilkan 29 perusahaan jasa dengan total observasi sebanyak 116 data laporan keuangan. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi likuiditas, yang diukur menggunakan CR; profitabilitas, diukur menggunakan ROA; <em>leverage</em>, diukur dengan DER; serta ukuran perusahaan yang diproksikan menggunakan logaritma natural total aset. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan pengujian asumsi klasik dan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas memiliki pengaruh positif signifikan terhadap <em>financial distress</em>, yang mengindikasikan bahwa peningkatan aset lancar tidak selalu mampu mencegah kesulitan keuangan, terutama jika aset tersebut tidak likuid. Profitabilitas memiliki pengaruh positif signifikan, menunjukkan bahwa perusahaan dengan tingkat laba yang lebih tinggi cenderung memiliki risiko <em>financial distress</em> yang lebih rendah. Ukuran perusahaan juga memiliki pengaruh negatif signifikan, mengindikasikan bahwa perusahaan yang lebih besar cenderung lebih stabil secara finansial dan mampu menghindari <em>financial distress</em>. Sementara itu, <em>leverage</em> memiliki pengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap <em>financial distress</em>. Secara simultan, likuiditas, profitabilitas, <em>leverage</em>, dan ukuran perusahaan terbukti memengaruhi <em>financial distress</em> secara signifikan. Penelitian ini memberikan wawasan strategis bagi manajemen perusahaan dalam mengelola aspek keuangan untuk mencegah <em>financial distress</em>. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi dasar bagi investor dan kreditur dalam menilai risiko perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi atau pembiayaan.</p> Ni Putu Ayu Mirah Mariati Luh Anggie Deasy Praptayani Copyright (c) 2025 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-09-29 2025-09-29 14 2 143 155 10.59672/emasains.v14i2.5278 Pengaruh Kurikulum Merdeka Terhadap Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA di SMP Negeri 3 Hiliserangkai https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/5141 <p>Kurikulum Merdeka merupakan pendekatan pembelajaran intrakurikuler yang memberikan fleksibilitas bagi siswa untuk mendalami konsep secara lebih optimal dan memperkuat kompetensi esensial. Minat belajar merupakan faktor utama yang berperan besar dalam pencapaian hasil belajar dan pengembangan potensi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kurikulum Merdeka terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 3 Hiliserangkai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif statistik. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII sebanyak 57 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa angke. Hasil analisis pada uji hipotesis pada analisis regresi linear sederhana pada koefisien regresi X (b) sebesar 0,795 menunjukkan bahwa variabel kurikulum merdeka mempunyai pengaruh positif terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Diketahui pada uji hipotesi (uji t) diketahui bahwa nilai thitung pada variabel kurikulum merdeka sebesar 6.312 sedangkan ttabel sebesar 2.004 atau (6.312 &gt; 2.004) dengan signifikasinya 0.000 dengan batas sig. (0.000 &lt; 0.05). Didukung juga pada (uji F) dengan perhitungan statistik ditemukan bahwa nilai Fhitung = taraf F probability 0.05 maka nilai pada Ftabel adalah 4.01, dari hasil yang didapatkan nilai Fhitung &gt; Ftabel (Fhitung 39.846 &gt; Ftabel 4.01) dengan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0.05. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara penerapan kurikulum Merdeka dengan minat belajar siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh yang siginifikan implementasi kurikulum merdeka terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 3 Hiliserangkai.</p> Siska Tri Sintia Dohona Novelina Andriani Zega Desman Telaumbanua Hardikupatu Gulo Copyright (c) 2025 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-09-29 2025-09-29 14 2 55 72 10.59672/emasains.v14i2.5141