https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/issue/feed Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains 2026-08-29T23:25:50+00:00 I Gusti Agung Ngurah Trisna Jayantika, S.Pd., M.Pd jayantika@mahadewa.ac.id Open Journal Systems <p><strong>Journal title :</strong> Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains<br /><strong>Initials :</strong> Emasains<br /><strong>Frequency</strong> <strong>: </strong>4 Issues every year (March, July, September and December) <br /><strong>DOI : </strong>10.59672<br /><strong>ISSN (online) : </strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1534556700">e-ISSN 26228688</a><br /><strong>Editor in Chief : </strong>I Gusti Agung Ngurah Trisna Jayantika, S.Pd., M.Pd<strong><br />Publisher :</strong> Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains<br /><strong>Indexing :</strong> Google Scholar, Sinta 4<br /><br /></p> <p><strong>Emasains :</strong> Jurnal Edukasi Matematika dan Sains is a mathematics and science education journal which published and managed by the Mathematics Education and Biology Education Department, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia with e - ISSN : 26228688. This journal is published three times a year, namely March and September. Contains Indonesian-language writings derived from the results of research, theoretical studies and application of theory with studies of statistics, , science, mathematics and environmental education issues.</p> https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/7137 Pengembangan LKPD Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa UPTD SMP Negeri 1 Lolofitu Moi 2026-08-29T23:25:50+00:00 Antorius Waruwu waruwuantorius@gmail.com Natalia Kristiani Lase nataliakristianilase@unias.ac.id Hardikupatu Gulo hardikupatugulo@unias.ac.id Toroziduhu Waruwu toroziduhuwaruwu@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan, validitas, kepraktisan, dan keefektifan LKPD berbasis Problem Based Learning dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik pada materi Struktur Bumi. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) menggunakan model ADDIE yang meliputi Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas validator ahli materi, bahasa, desain, dan instrumen, guru IPA, peserta didik kelas VIII-A sebagai uji coba instrumen, serta 29 peserta didik kelas VIII-C UPTD SMP Negeri 1 Lolofitu Moi sebagai pengguna produk. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi, angket respons, dan tes pemahaman konsep melalui pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan LKPD dilakukan melalui lima tahap ADDIE, yaitu analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan dan validasi, implementasi dalam pembelajaran, serta evaluasi. Hasil validasi LKPD memperoleh persentase 95% dari ahli materi, 85% dari ahli bahasa, dan 95,5% dari ahli desain dengan kategori sangat layak, sedangkan validasi instrumen memperoleh 90% dengan kategori sangat layak. Kepraktisan LKPD memperoleh respons guru sebesar 96%, uji perorangan 91,52%, kelompok kecil 84,55%, dan uji lapangan 85,07%, seluruhnya berkategori sangat praktis. Keefektifan LKPD berdasarkan peningkatan pemahaman konsep ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata skor pretest dari 12,72 menjadi 24,72 pada posttest. Hasil uji paired samples t-test menunjukkan p &lt; 0,001 dengan Cohen’s dz sebesar 5,10, hasil&nbsp;N-Gain sebesar 0,77 berkategori tinggi. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator pemahaman konsep, yaitu menafsirkan, mencontohkan, mengklasifikasikan, merangkum, menyimpulkan, membandingkan, dan menjelaskan. Dengan demikian, LKPD berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan dinyatakan sangat layak dan sangat praktis serta menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep peserta didik setelah penggunaan LKPD. Namun, karena penelitian menggunakan desain One Group Pretest–Posttest tanpa kelompok kontrol, peningkatan tersebut tidak digunakan untuk menyimpulkan hubungan sebab-akibat.</p> 2026-09-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/7123 Pengaruh Model Teams Games Tournament Terhadap Motivasi Belajar IPAS Pada Topik Kondisi Perekonomian di Daerahku Murid Kelas V SD Negeri 071025 Helera 2026-08-24T09:11:11+00:00 Noverianus Telaumbanua noverianustel@gmail.com Adieli Laoli laoliadieli65@gmail.com Dernius Hura dernihura@gmail.com Yakin Niat Telaumbanua yakinniattelaumbanua@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran <em>Teams Games Tournament</em>&nbsp; terhadap motivasi belajar murid kelas V pada mata pelajaran IPAS dengan topik Kondisi Perekonomian di Daerahku di SD Negeri 071025 Helera. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan hasil observasi awal yang menunjukkan bahwa motivasi belajar murid masih tergolong rendah, ditandai dengan kurangnya keaktifan, partisipasi, serta antusiasme murid selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain <em>Nonequivalent Control Group Design</em>. Sampel penelitian berjumlah 36 murid yang terdiri atas 18 murid pada kelas eksperimen dan 18 murid pada kelas kontrol. Data penelitian dikumpulkan menggunakan angket motivasi belajar berskala Likert yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji Independent Samples t-test, serta perhitungan <em>effect size (</em>Cohen's d) untuk mengetahui besarnya pengaruh perlakuan yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament memberikan pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar murid. Rata-rata skor motivasi belajar pada kelas eksperimen mengalami peningkatan dari 58,88 pada saat pretest menjadi 88,83 pada saat posttest, sedangkan peningkatan yang terjadi pada kelas kontrol relatif lebih rendah. Hasil uji Independent Samples t-test memperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (&lt;0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima. Selain itu, hasil perhitungan effect size menunjukkan nilai Cohen's d sebesar 4,20 yang termasuk dalam kategori sangat besar. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa model pembelajaran Teams Games Tournament memiliki pengaruh yang sangat kuat dalam meningkatkan motivasi belajar murid. Oleh karena itu, model pembelajaran ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan motivasi belajar murid pada mata pelajaran IPAS di Sekolah Dasar.</p> 2026-08-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/7110 Upaya Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Numerasi Penyajian Data Melalui Model Pembelajaran Inkuiri Kelas III UPTD SDN 071022 Simpang Lima Lasara 2026-08-19T13:13:31+00:00 Join Citra Lian Ndraha joinndraha@gmail.com Riana riana@unias.ac.id Eka Periaman Zai ekaperiamanzai@unias.ac.id Hardikupatu Gulo hardi.gulo89@gmail.com <p>Kemampuan numerasi merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki murid sekolah dasar, namun kemampuan numerasi murid kelas III UPTD SD Negeri 071022 Simpang Lima Lasara pada materi penyajian data masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan kemampuan numerasi murid pada materi penyajian data. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 26 murid kelas III UPTD SD Negeri 071022 Simpang Lima Lasara yang terdiri dari 12 laki-laki dan 14 perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi dengan instrumen berupa lembar observasi aktivitas murid, lembar observasi aktivitas peneliti, serta tes kemampuan numerasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas murid meningkat dari 44% dan 61% pada siklus I menjadi 81% dan 92% pada siklus II. Aktivitas peneliti juga meningkat dari 40% dan 65% pada siklus I menjadi 80% dan 90% pada siklus II. Nilai rata-rata kemampuan numerasi murid meningkat dari 60 pada siklus I menjadi 93 pada siklus II. Nilai terendah meningkat dari 38 menjadi 56, sedangkan nilai tertinggi meningkat dari 88 menjadi 100. Murid yang mencapai KKTP meningkat dari 5 orang menjadi 24 orang, sedangkan murid yang belum mencapai KKTP menurun dari 21 orang menjadi 2 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan kemampuan numerasi murid pada materi penyajian data kelas III UPTD SD Negeri 071022 Simpang Lima Lasara.</p> 2026-08-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/7104 Analisis Penggunaan Alat Peraga Pada Pembelajaran IPA di SMK Negeri 1 Hiliduho 2026-08-19T06:05:18+00:00 Firman Jaya Zalukhu firmanjayazalukhu142@gmail.com Hardikupatu Gulo firmanjayazalukhu142@gmail.com Novelina Andriani Zega firmanjayazalukhu142@gmail.com Toroziduhu Waruwu firmanjayazalukhu142@gmail.com <p>Pembelajaran IPA di tingkat sekolah menengah kejuruan memerlukan penggunaan media pembelajaran yang mampu membantu peserta didik memahami konsep secara konkret. Salah satu media yang dapat digunakan adalah alat peraga IPA, karena dapat memberikan pengalaman belajar melalui objek yang dapat diamati secara langsung. Namun, penggunaan alat peraga dalam pembelajaran perlu dianalisis untuk mengetahui pemanfaatannya dalam mendukung proses pembelajaran di SMK Negeri 1 Hiliduho. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan alat peraga IPA dalam proses pembelajaran di SMK Negeri 1 Hiliduho serta mengetahui manfaat penggunaannya terhadap pemahaman, minat, dan keterlibatan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dalam penelitian terdiri atas guru IPA dan peserta didik yang terlibat dalam proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Observasi digunakan untuk mengamati aktivitas guru dan peserta didik selama pembelajaran dengan menggunakan alat peraga, sedangkan wawancara digunakan untuk memperoleh informasi mengenai pengalaman dan tanggapan informan terhadap penggunaan alat peraga IPA. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga IPA, khususnya torso, membantu guru dalam menjelaskan materi pembelajaran secara lebih konkret dan sistematis. Penggunaan alat peraga juga memudahkan peserta didik dalam memahami konsep yang sulit melalui pengamatan langsung terhadap objek yang dipelajari. Selain itu, penggunaan alat peraga mampu meningkatkan perhatian, minat, motivasi, dan keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa alat peraga IPA memiliki peran penting sebagai media pendukung pembelajaran yang dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, aktif, dan bermakna. Implikasi penelitian ini adalah perlunya optimalisasi penggunaan alat peraga oleh guru serta dukungan sekolah dalam menyediakan sarana pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan materi IPA.</p> 2026-09-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/7099 Pengembangan Media Interaktif Berbasis Wayground Untuk Meningkatkan Penalaran Matematis Murid Kelas VIII SMP 2026-08-19T06:20:33+00:00 Jonatan Zebua nathanzebua77@gmail.com Yakin Niat Telaumbanua yakinniattelaumbanua@unias.ac.id Ratna Natalia Mendrofa ratnamend@gmail.com Sadiana Lase sadianalase@unias.ac.id <p>Kemampuan penalaran matematis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu<br>dimiliki murid dalam pembelajaran matematika. Namun, hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa<br>kemampuan penalaran matematis murid kelas VIII SMP Negeri 2 Hiliduho masih rendah dengan rata-<br>rata nilai sebesar 29,5, sementara media pembelajaran yang digunakan belum sepenuhnya<br>memfasilitasi keterlibatan aktif murid. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media interaktif<br>berbasis<em> Wayground</em> pada materi statistika yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk<br>meningkatkan kemampuan penalaran matematis murid. Penelitian ini merupakan penelitian dan<br>pengembangan <em>(Research and Development)</em> dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi<br>tahap<em> Analysis, Design, Development, Implementation,</em> dan <em>Evaluation</em>. Validitas produk dinilai oleh<br>ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media, sedangkan kepraktisan diperoleh melalui uji coba<br>perseorangan, kelompok kecil, uji coba lapangan, dan respons pendidik. Keefektifan produk diuji<br>melalui tes kemampuan penalaran matematis pada 22 murid kelas VIII-B. Hasil penelitian<br>menunjukkan bahwa media yang dikembangkan sangat valid dengan persentase penilaian ahli materi<br>sebesar 91% dan 97%, ahli bahasa sebesar 88%, serta ahli media sebesar 95%. Media juga sangat<br>praktis dengan persentase 91% pada uji coba perseorangan, 92% pada kelompok kecil, 96% pada uji<br>coba lapangan, dan 98% berdasarkan respons pendidik. Keefektifan media ditunjukkan oleh rata-rata<br>nilai akhir sebesar 87,18 dengan ketuntasan klasikal sebesar 82%. Dengan demikian, media interaktif<br>berbasis <em>Wayground</em> yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk<br>digunakan dalam pembelajaran matematika materi statistika.</p> 2026-08-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/7079 Pengaruh Model PBL Berbantuan Kahoot Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Murid Kelas VII 2026-08-06T07:32:07+00:00 Septri Dawolo septridwl73@gmail.com Netti Kariani Mendrofa nettikarianimendrofa@unias.ac.id Yakin Niat Telaumbanua yakinniattelaumbanua@gmail.com Ratna Natalia Mendrofa ratnamend@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran matematika yang masih berpusat pada guru, kurangnya pemanfaatan teknologi berbasis permainan, serta rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis murid. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning berbantuan Kahoot terhadap kemampuan berpikir kritis matematis murid kelas VII UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dalam bentuk quasi experiment design menggunakan metode kuantitatif, dengan populasi penelitian adalah murid kelas VII dan sampel yang terdiri atas kelas VII-A sebagai kelas eksperimen dan Kelas VII-B sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kritis matematis yang diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, analisis N-Gain, dan uji hipotesis (uji-t). Hasil penelitian yang diperoleh rata-rata persentase tes awal kelas eksperimen 38,48 dan kelas kontrol 36,58 dengan kategori rendah, dan untuk tes akhir diperoleh rata-rata persentase kelas eksperimen 80,78 kategori tinggi dan kelas kontrol 59,96 kategori sedang. Berdasarkan hasil analisis N-Gain menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis murid pada kelas eksperimen berada pada kategori sedang dan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Selain itu perhitungan uji hipotesis dua pihak, diperoleh nilai t_hitung=6,186 dan t_tabel=2,000. Karena t_hitung&gt;t_tabel, maka tolak H_0 terima H_a yang berarti “ada pengaruh model Problem Based Learning berbantuan Kahoot terhadap kemampuan berpikir kritis matematis murid kelas VII UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli.”</p> 2026-08-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/7031 POPULASI DAN ISOLASI BAKTERI ELECTRICIGEN BIOFILM ANODA DAN KATODA PADA SISTEM MICROBIAL FUEL CELL (MFC) 2026-07-29T02:11:13+00:00 gede darmayasa ida bagus darmayasa@unud.ac.id Jesica Margareta Sitorus darmayasa@unud.ac.id Yustian Rovi Alfiansahc darmayasa@unud.ac.id <p>Microbial Fuel Cell (MFC) merupakan teknologi bioelektrokimia yang mampu mengonversi energi kimia menjadi energi listrik melalui aktivitas metabolisme mikroorganisme. Mikroorganisme yang berperan dalam proses ini dikenal sebagai bakteri electricigen. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bakteri electricigen yang berasal dari sedimen mangrove <em>Avicennia marina</em>. Metode penelitian meliputi pengambilan sampel biofilm, isolasi bakteri menggunakan media Marine Agar (MA), dilanjutkan dengan uji kultivasi bakteri . Hasil penelitian diperoleh 30 isolat bakteri murni dan tunggal dengan beragam morfologi koloni. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan energi terbarukan serta pemanfaatan bakteri electricigen pada sistem MFC, khususnya dalam pengelolaan limbah organik dan limbah pertanian.</p> 2026-07-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/7018 Peningkatan Pemahaman Konsep pada Penerapan Model Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Media E-Bumiku Berbasis Genially Untuk Siswa Sekolah Dasar 2026-08-17T03:12:31+00:00 Nasywa Azka Amelia nsywazm@gmail.com Siti Masfuah siti.masfuah@umk.ac.id Lovika Ardana Riswari lovika.ardana@umk.ac.id <p>Pemahaman konsep siswa pada pembelajaran IPAS kelas V SD 2 Megawon belum optimal sehingga diperlukan penerapan model dan media pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa dalam menerapkan model <em>Teams Games Tournament</em> (TGT) berbantuan media E-Bumiku pada mata pelajaran IPAS kelas V SD 2 Megawon. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan 2 siklus. Pada siklus I dan siklus II dilaksanakan dalam 2 pertemuan, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD 2 Megawon Tahun Ajaran 2025/2026 sebanyak 22 siswa. teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dengan data kualitatif dan kuantitatif. Data kuantitatif diperoleh dari hasil tes pemahaman konsep sedangkan data kualitatif diperoleh dari pelaksanaan pembelajaran, hasil tes, dan hasil refleksi saat siklus berlangsung. Indikator keberhasilan pada penelitian ini dapat dilihat dari peningkatan pemahaman konsep dengan perolehan persentase sebesar ≥ 80% dengan kualifikasi minimal baik. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I memperoleh persentase ketuntasan sebesar 41% dengan kualifikasi cukup dan meningkat pada siklus II menjadi 82% dengan kualifikasi baik. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan model <em>Teams Games Tournament</em> (TGT) berbantuan media E-Bumiku dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran IPAS kelas V SD 2 Megawon.</p> 2026-08-22T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6838 Pengaruh Model Pembelejaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Statistika 2026-07-04T22:28:51+00:00 Anita Rahma Wati anitarahma0206@gmail.com Siti Nuriyatin sitinuriyatin@gmail.com Dewi Sukriyah dewisukriyah@universitaspgridelta.ac.id <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kemampuan berpikir kritis merupakan faktor krusial yang harus dikembangkan secara optimal agar siswa mampu menganalisis serta memecahkan masalah matematika secara logistik dan tepat. Namun demikian, faktanya potensi kemampuan berpikir kritis siswa selama proses pembelajaran matematika khususnya terkait materi statistika masih berada di bawah standar. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi terkait pengaruh model pembelajaran </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Contextual Teaching and Learning</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> (CTL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada salah satu institusi pendidikan di Sidoarjo yakni MA Unggulan Tlasih Tulangan. Sampel penelitian ini berjumlah 33 siswa dengan menerapkan pendekatan numerik melalui desian </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">One-group pretest-posttest.</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Perolehan data dilakukan dengan menggunakan berbagai perangkat instrumen yang sesuai seperti lembar observasi guru dan siswa serta butir soal </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pretest posttest</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> yang dirancang guna menilai taraf kemampuan berpikir kritis yang mencakup empat indikator yang digunakan, diantaranya interpretasi, analisis, inferensi, dan evaluasi. Berdasarkan perhitungan uji parsial (uji-t) diperoleh nilai thitung (8,331) &gt; ttabel (2,03951) dengan tingkat signifikan (0,001) &lt; (0,05), akibatnya </span></span><strong>&nbsp;</strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">ditolak. Dengan demikian, model pembelajaran </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Contextual Teaching and Learning</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> (CTL) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi statistika.</span></span></p> 2026-08-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6655 Pengaruh Masalah Open-Ended dalam Model Problem-Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa 2026-07-06T07:17:13+00:00 I Made Wahyu Cahaya Dwi Putra wahyucahaya1810@gmail.com I Made Sugiarta made.sugiarta@undiksha.ac.id Gusti Ayu Mahayukti gustiayumahayukti@undiksha.ac.id <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang masih tergolong rendah. Kondisi tersebut disebabkan karena proses pembelajaran yang cenderung menggunakan masalah rutin, sehingga siswa terbiasa menerapkan prosedur penyelesaian yang baku dan kurang memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai alternatif solusi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan masalah <em>open-ended</em> dalam model pembelajaran <em>problem-based learning</em> (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (<em>quasi-experiment</em>) dengan desain <em>post-test only control group design</em>. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Kuta Utara pada semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 yang terdiri dari 10 kelas dengan jumlah keseluruhan sebanyak 384 siswa. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik <em>cluster random sampling</em>, diperoleh kelas X.1 sebagai kelas eksperimen yang menerapkan masalah <em>open-ended</em> dalam model pembelajaran PBL dan kelas X.2 sebagai kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian sebanyak lima soal untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah. Data dianalisis menggunakan uji-t satu ekor (<em>independent samples test</em>) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil statistik deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata nilai <em>post-test</em> kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang dibelajarkan menggunakan masalah <em>open-ended</em> dalam model PBL sebesar 57,42, sedangkan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional sebesar 47,50. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar &nbsp;yang mana lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan hasil tersebut, dapat dinyatakan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang dibelajarkan menggunakan masalah <em>open-ended</em> dalam model PBL lebih baik dibandingkan dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.</p> 2026-07-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains