https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/issue/feed Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains 2026-03-17T04:37:43+00:00 I Gusti Agung Ngurah Trisna Jayantika, S.Pd., M.Pd jayantika@mahadewa.ac.id Open Journal Systems <p><strong>Journal title :</strong> Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains<br /><strong>Initials :</strong> Emasains<br /><strong>Frequency</strong> <strong>: </strong>4 Issues every year (March, July, September and December) <br /><strong>DOI : </strong>10.59672<br /><strong>ISSN (online) : </strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1534556700">e-ISSN 26228688</a><br /><strong>Editor in Chief : </strong>I Gusti Agung Ngurah Trisna Jayantika, S.Pd., M.Pd<strong><br />Publisher :</strong> Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains<br /><strong>Indexing :</strong> Google Scholar, Sinta 4<br /><br /></p> <p><strong>Emasains :</strong> Jurnal Edukasi Matematika dan Sains is a mathematics and science education journal which published and managed by the Mathematics Education and Biology Education Department, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia with e - ISSN : 26228688. This journal is published three times a year, namely March and September. Contains Indonesian-language writings derived from the results of research, theoretical studies and application of theory with studies of statistics, , science, mathematics and environmental education issues.</p> https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6178 Analisis Tingkat Kemampuan Numerasi Mahasiswa pada Pembelajaran Himpunan 2026-03-17T04:37:43+00:00 wayan sunita wayansunita4@gmail.com N.Putri Sumaryani wayansunita4@gmail.com Putu Gede Subhaktiyasa pgs@stikeswiramedika.ac.id <p>Kemampuan numerasi merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki mahasiswa dalam mempelajari matematika. Numerasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan melakukan perhitungan, tetapi juga kemampuan memahami informasi berbasis angka, menafsirkan data, serta memecahkan masalah secara logis dalam berbagai konteks. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan numerasi mahasiswa pada pembelajaran himpunan. Kemampuan numerasi penting dalam memahami konsep matematika dasar, termasuk operasi dan representasi himpunan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek 10 mahasiswa semester I Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Instrumen penelitian &nbsp;yaitu berupa tes numerasi pada materi himpunan yang mencakup indikator memahami konsep himpunan, menggunakan operasi himpunan, menafsirkan diagram venn, soal konseptual &nbsp;dan menarik kesimpulan logis. Data dianalisis menggunakan persentase dan kategori kemampuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan numerasi mahasiswa berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor 71,3. Mahasiswa cukup baik dalam mengidentifikasi informasi, tetapi masih mengalami kesulitan pada soal himpunan kompleks dan penarikan kesimpulan logis. Penelitian ini menyarankan penggunaan metode pembelajaran berbasis masalah dan diskusi kelompok untuk meningkatkan kemampuan numerasi mahasiswa.</p> <p>&nbsp;</p> 2026-03-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6162 Pengaruh Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dengan Penilaian Teman Sebaya Terhadap Kemampuan Berpikir Komputasi Siswa SMA 2026-02-16T03:44:05+00:00 Luh Sudarmini sudarminiluh99@gmail.com Gusti Ayu Mahayukti gustiayumahayukti@undiksha.ac.id Putu Kartika Dewi kartika.dewi@undiksha.ac.id <p>Abstrak. Berdasarkan studi pendahuluan, penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir komputasi siswa yang disebabkan oleh terbatasnya pemberian latihan soal berbasis <em>computational thinking</em>, pembelajaran belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan siswa, serta belum melibatkan penilaian antar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan penilaian teman sebaya terhadap kemampuan berpikir komputasi siswa. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian eksperimen semu (<em>quasi-experiment</em>) dengan desain <em>post-test only control group design</em>. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 2 Singaraja Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026 yang mengikuti mata pelajaran pilihan kelompok sains. Sampel penelitian ini terdiri dari tiga kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan <em>cluster random sampling </em>dan ditetapkan kelas XI B sebagai kelas eksperimen, kelas XI A sebagai kelas pembanding, serta kelas XI C sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes uraian kemampuan berpikir komputasi. Data <em>post-test </em>dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis, kerena data tersebut tidak memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas. Hasil uji hipotesis menunjukkan H(2) = 22,173 dengan nilai Asymp. Sig. kurang dari 0,05, artinya terdapat perbedaan kemampuan berpikir komputasi siswa antara kelas eksperimen, kelas pembanding, dan kelas kontrol. Karena terdapat perbedaan, dilakukan uji lanjut menggunakan uji Mann-Whitney U berpasangan dengan koreksi Bonferroni dengan hasil sebagai berikut: (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir komputasi siswa pada kelas eksperimen dan kelas pembanding, (2) terdapat perbedaan kemampuan berpikir komputasi siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, (3) tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir komputasi siswa pada kelas pembanding dan kelas kontrol.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Berpikir Komputasi, Pembelajaran Berdiferensiasi, Penilaian Teman Sebaya</p> 2026-03-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6109 Validitas dan Kepraktisan SMART E-Modul Pendekatan Open-ended dengan Menggunakan Triple-E Framework 2026-02-08T00:23:03+00:00 Ni Luh Sherlita Indraliani Kubayan sherlita@student.undiksha.ac.id Gede Suweken sherlitaputu92@gmail.com Sariyasa sherlitaputu92@gmail.com <p>Penelitian ini mengembangkan produk berupa e-modul dengan pendekatan <em>open-ended</em> yang diberi nama unik yaitu “SMART e-modul”. Kata SMART merupakan akronim dari Sebangun, Matematika, Refleksi Terbuka. Selain itu, tujuan dari penelitian pengembangan ini yaitu dengan menggunakan instrumen <em>triple-e framework</em> dapat menghasilkan e-modul yang valid dan praktis<em>.</em> &nbsp;Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah ADDIE. Tahapan-tahapan dari model pengembangan ADDIE diantaranya; <em>Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation.</em> Uji validitas dilakukan oleh 2 orang validator, setiap validator sekaligus menilai isi/materi dan media dari SMART e-modul. Berdasarkan pengujian validitas e-modul menggunakan <em>triple-e framework</em> skor yang diperoleh yaitu 100% dengan kategori sangat valid. &nbsp;Setelah itu, dilakukan uji kepraktisan pada kelompok kecil untuk mengetahui tingkat kepraktisan dari e-modul. Subjek penelitian untuk uji kepraktisan ini yaitu siswa kelas VII sebanyak 6 orang dan 2 guru matematika SMP Negeri 2 Singaraja. Berdasarkan hasil uji kepraktisan dengan menggunakan <em>triple-e framework</em> diperoleh skor 92% untuk kepraktisan siswa dan 91% untuk kepraktisan guru, sehingga SMART e-modul dapat dinyatakan sangat praktis digunakan di dalam kelas pada pembelajaran matematika khususnya materi kesebangunan.</p> 2026-02-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6105 Konsep Asesmen Literasi dan Numerasi Berbasis Pendekatan STEM Di Sekolah Menengah Atas 2026-02-03T01:35:30+00:00 I Made Subrata imadesubrata@mahadewa.ac.id Putu Dessy Fridayanthi dessybali1912@gmail.com I Made Darmada m.darmada1965@gmail.com <p><em>The STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) approach significantly enhances literacy and numeracy learning by integrating multiple disciplines to solve real-world problems. This integration fosters critical thinking, problem-solving skills, and deeper contextual understanding of scientific and mathematical concepts. This study aims to develop a STEM-based assessment framework for literacy and numeracy at the senior high school level, guided by indicators from the Programme for International Student Assessment (PISA). The research focuses on analyzing the characteristics of STEM-oriented literacy, science, and numeracy items, and constructing an assessment model tailored for schools targeted for PISA-level improvement. A mixed-methods approach was employed, comprising three stages: (1) exploration and analysis of STEM-based PISA item characteristics, (2) development and pilot testing of STEM-based assessment instruments, and (3) design of a comprehensive STEM-based literacy and numeracy assessment concept for broader implementation. The study involved instrument development, initial trials in selected partner schools, and item analysis to evaluate validity and reliability. Findings indicate that the developed instruments have strong potential to identify students’ critical thinking and problem-solving skills in alignment with the PISA framework</em></p> <p>Pendekatan STEM (<em>Science, Technology, Engineering, and Mathematics</em>) memberikan kontribusi signifikan dalam pembelajaran literasi dan numerasi dengan mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu untuk menyelesaikan masalah kontekstual dunia nyata. Integrasi ini mendorong pengembangan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta pemahaman yang lebih mendalam terhadap konsep-konsep sains dan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan konsep asesmen literasi dan numerasi berbasis STEM di tingkat Sekolah Menengah Atas dengan merujuk pada indikator Programme for International Student Assessment (PISA). Fokus utama penelitian adalah menganalisis karakteristik soal literasi, sains, dan numerasi berbasis STEM serta merancang model asesmen yang relevan untuk sekolah-sekolah yang menjadi target peningkatan kualitas pembelajaran berbasis PISA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran (mixed methods) dengan tahapan: (1) eksplorasi dan analisis karakteristik soal PISA berbasis STEM, (2) penyusunan dan uji coba model soal asesmen berbasis STEM, dan (3) perancangan konsep asesmen untuk implementasi yang lebih luas. Penelitian ini dilakukan melalui penyusunan instrumen asesmen, uji coba awal di beberapa sekolah mitra, serta analisis validitas dan reliabilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan memiliki potensi dalam mengidentifikasi keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa sesuai dengan kerangka asesmen PISA.</p> 2026-02-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6078 PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN ICE BREAKING BERMAIN CHALLENGE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR IPAS TOPIK EKOSISTEM PESERTA DIDIK KELAS V DI SD NEGERI 22 DAUH PURI DENPASAR 2026-01-30T04:50:50+00:00 IDA AYU NYOMAN TERISNA DEWI dayuterisna2003@gmail.com I KOMANG WISNU BUDI WIJAYA wisnu.budiwijaya240191@gmail.com I Made Wiguna Yasa wigunayasa1@yahoo.com <p>Penelitiani inii membahasi pengaruhi penerapani modeli <em>problem</em>i <em>based</em>i <em>learning</em>i berbantuani <em>ice</em>i <em>breaking</em>i bermaini <em>challenge</em>i terhadapi motivasii belajari IPASi pesertai didiki kelasi Vi dii SDi Negerii 22i Dauhi Purii Denpasar.i Pembelajarani IPASi menuntuti keterlibatani aktifi pesertai didiki agari mampui memahamii konsepi yangi berkaitani dengani fenomenai alami dani sosiali secarai bermakna.i Namun,i motivasii belajari yangi rendahi masihi menjadii kendalai dalami prosesi pembelajaran.i Penelitiani inii menggunakani pendekatani kuantitatifi dengani metodei <em>quasi</em>i <em>experiment</em>i dani desaini <em>non-equivalent</em>i <em>group</em>i <em>design</em>.i Subjeki penelitiani melibatkani 60i pesertai didiki yangi terbagii kei dalami kelasi eksperimeni dani kelasi kontrol.i Pengumpulani datai dilakukani melaluii angketi motivasii belajari yangi diberikani padai tahapi <em>pretest</em>i dani <em>posttest</em>.i Analisisi datai meliputii analisisi deskriptif,i ujii normalitas,i ujii homogenitas,i dani ujii hipotesisi menggunakani ujii <em>t-test</em>.i Hasili penelitiani menunjukkani bahwai motivasii belajari IPASi padai kelasi eksperimeni mengalamii peningkatani yangi sangati signifikani dibandingkani kelasi kontrol.i Nilaii rata-ratai <em>posttest</em>i kelasi eksperimeni jauhi lebihi tinggii daripadai kelasi kontrol,i sertai hasili ujii hipotesisi menunjukkani nilaii signifikansii lebihi kecili darii 0,05.i Temuani tersebuti mengindikasikani bahwai penerapani modeli <em>problem</em>i <em>based</em>i <em>learning</em>i berbantuani <em>ice</em>i <em>breaking</em>i bermaini <em>challenge</em>i mampui menciptakani suasanai belajari yangi aktif,i menyenangkan,i dani bermaknai sehinggai berdampaki positifi terhadapi motivasii belajari IPAS.i Modeli pembelajarani inii dinilaii efektifi dani relevani untuki diterapkani padai pembelajarani IPASi dii sekolahi dasar.</p> 2026-03-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6058 Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Kayu Manis dengan Bakteri Staphylococcus aureus 2026-01-20T13:08:28+00:00 Ni Wayan Karitha Pradnyandari sukmasanjiwani@unmas.ac.id Ni Made Sukma Sanjiwani Sanjiwani sukmasanjiwani93@gmail.com I Made Agus Sunadi Putra sukmasanjiwani@unmas.ac.id Wayan Surya Rahadi sukmasanjiwani@unmas.ac.id I Wayan Sudiarsa sukmasanjiwani@unmas.ac.id Ni Nyoman Yudianti Mendra sukmasanjiwani@unmas.ac.id <p>Tanaman kayu manis yang berkembang di Indonesia, terutama jenis <em>Cinnamomum burmanii Blumea</em>. Dalam penelitian ini salah satu tanaman yang digunakan dalam pengobatan yaitu minyak atsiri kayu manis. Minyak atsiri dikenal sebagai minyak eteris atau minyak terbang (<em>volatile oil</em>) adalah senyawa berbentuk cair yang umumnya diperoleh dari berbagai bagian tanaman seperti akar, kulit, batang, daun, buah, biji, maupun bunga. Banyaknya manfaat dari minyak atsiri kayu manis, maka dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui senyawa kimia yang terkandung dalam minyak atsiri kayu manis dan untuk menguji aktivitas antibakteri dengan bakteri Staphylococcus aureus didalam minyak atsiri kayu manis. Penelitian ini merupakan desain pengujian laboratorium dengan tujuan verikatif yaitu untuk menguji adanya metabolit sekunder dan aktivitas antibakteri dari minyak atsiri kayu manis (<em>Cinnamomum burmannii</em>) dengan bakteri Staphylococcus aureus menggunakan metode difusi cakram dengan media agar. Penelitian minyak atsiri kayu manis dibuat dengan dua sampel dalam pembelian toko berbeda. Hasil yang didapatkan dijelaskan dalam analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minyak atsiri kayu manis (<em>Cinnamomum burmannii</em>) mengandung senyawa triterpenoid dan minyak atsiri kayu manis berpotensi menghambat aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus dengan diameter 25,93 mm dan 26,13 mm dengan kategori sangat kuat. Keterbaruan dari penelitian ini adalah menguji kandungan senyawa metabolit sekunder dan menganalisis aktivitas antibakteri pada minyak atsiri kayu manis dengan metode difusi cakram.</p> 2026-02-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/6001 Penerapan Metode Double Moving Average Dalam Peramalan Jumlah Kendaraan Aktif Di Bali 2026-01-20T13:39:36+00:00 Ni Kadek Ayu Chintia Dewi ayuchintiadewi2008@gmail.com I Nyoman Budayana ayuchintiadewi2008@email.com Sariyasa ayuchintiadewi2008@email.com <p class="_aupe copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><span class="_aupe copyable-text xkrh14z">Tujuan penelitian ini adalah melakukan peramalan jumlah kendaraan aktif di Bali melalui penerapan metode Double Moving Average (DMA). Penelitian ini menggunakan data tahunan kendaraan yang aktif membayar pajak pada periode 2011–2024 yang bersumber dari Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali. Untuk mengatasi fluktuasi yang tidak mengikuti tren historis selama periode pandemi COVID-19, diterapkan linear interpolation guna menstabilkan data sebelum dilakukan analisis. Beberapa variasi ordo DMA yaitu 2×2, 3×3, 4×4, dan 5×5, dianalisis serta dibandingkan tingkat akurasinya menggunakan indikator Mean Absolute Deviation (MAD) dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Berdasarkan hasil analisis, penerapan DMA 4×4 pada data yang telah melalui linear interpolation memberikan tingkat kesalahan peramalan paling rendah dengan nilai MAPE sebesar 2,59%. Berdasarkan model terpilih tersebut, hasil peramalan untuk periode 2025–2027 menunjukkan adanya peningkatan jumlah kendaraan aktif di Bali. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi perencanaan transportasi dan pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan di masa mendatang.</span></p> <p class="_aupe copyable-text x15bjb6t x1n2onr6">&nbsp;</p> <p class="_aupe copyable-text x15bjb6t x1n2onr6">&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> 2026-02-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/5943 Studi Kualitatif Hubungan Metakognisi dan Self-Assessment terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Matematika Siswa SMP 2026-01-20T13:05:32+00:00 L.Virginayoga Hignasari ginahignasari@gmail.com I Wayan Lasmawan wayan.lasmawan@undiksha.ac.id Desak Putu Parmiti dp-parmiti@undiksha.ac.id <h1>Kemampuan berpikir kritis matematika merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran. Faktor internal yang berperan dalam pengembangannya antara lain metakognisi dan self-assessment. Namun, sebagian besar penelitian sebelumnya masih didominasi pendekatan kuantitatif sehingga belum menggambarkan secara mendalam bagaimana proses metakognisi dan self-assessment berlangsung secara simultan dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses metakognisi dan self-assessment siswa serta hubungan keduanya dalam membentuk keterampilan berpikir kritis matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa SMPN 5 Denpasar kelas VIIIA dengan tingkat kemampuan matematika yang berbeda. Data dikumpulkan melalui soal matematika non-rutin, wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan secara tematik dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metakognisi dan self-assessment saling berinteraksi dalam proses berpikir kritis siswa. Siswa berkemampuan tinggi menunjukkan integrasi perencanaan, pemantauan, evaluasi, dan penilaian diri yang lebih konsisten dan reflektif, sementara siswa berkemampuan sedang dan rendah memperlihatkan regulasi diri yang masih parsial dan memerlukan scaffolding. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi metakognisi dan <em>self-assessment</em> untuk meningkatkan berpikir kritis matematis siswa. Kebaruan penelitian terletak pada kajian mendalam tentang bagaimana kedua proses tersebut berlangsung secara simultan dalam pembelajaran nyata serta implikasinya bagi pengembangan strategi reflektif di kelas.</h1> 2026-02-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/5921 Analisis Kemampuan Literasi Matematika Siswa Ditinjau Pada Gaya Kognitif Siswa SMP Negeri 1 Bawolato 2026-01-09T01:49:44+00:00 Lendi Fitri Asnika Lafau lendifitrilafw@gmail.com Netti Kariani Mendrofa netti.mend14@gmail.com Yakin Niat Telaumbanua yakinniattelaumbanua@gmail.com Ratna Natalia Mendrofa ratnamend@gmail.com <p><a href="mailto:lendifitrilafw@gmail.com">lendifitrilafw@gmail.com</a></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika ditinjau dari gaya kognitif siswa SMP Negeri 1 Bawolato. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas VIII berdasarkan gaya kognitif. Instrument yang digunakan dalam pengumpulan data meliputi tes GEFT,tes literasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa dalam menyelesaikan soal GEFT dengan kemampuan <em>field independent</em> dari rata-rata jumlah siswa 18,8% rata-rata persentase skor yang diselesaikan 54,7% sedangkan <em>field dependent</em> dari rata-rata jumlah siswa 81,2%, dan rata-rata persentase skor yang diselesaikan yaitu 37,4% dari skor yang seharunya. Berdasarkan hasil analisis data, siswa dengan kognitif <em>field independent </em>memiliki kemampuan literasi cenderung lebih baik dan mampu mengidentifikasi informasi penting, menyusun strategi pemecahan masalah secara sistematis sedangkan siswa dengan gaya <em>field dependent</em> kemampuan literasi cukup karna hanya terfokus pada hal umumnya saja tanpa melihat informasi detail yang ada dalam menyelesaikan masalah tidak sistematis.</p> 2026-02-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/5797 MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA POWTOON PADA MATERI BARISAN DAN DERET KELAS X MAN 1 BOALEMO 2025-12-11T05:16:33+00:00 Moh. Harisabriansyah Malomis malomisbaru@gmail.com Nursiya Bito nursiyabito@gmail.com Khardiyawan A.Y. Pauweni khardiyawanpauweni@gmail.com <p>Rendahnya hasil belajar matematika siswa pada materi barisan dan deret di MAN 1 Boalemo serta kurangnya variasi pembelajaran dan pemanfaatan teknologi menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model <em>Discovery Learning</em> berbantuan media Powtoon. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa kelas X-6 dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 . Data diperoleh melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar pada akhir setiap siklus. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil yang didapatkan meningkatnya kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran menjadi kategori Baik (B) dan Sangat Baik (SB) , aktivitas siswa meningkat menjadi Baik (B) dan Sangat Baik (SB), Begitu juga pada hasil belajar pada siklus I Hanya 13 Siswa yang memenuhi KKTP dari 20 siswa dengan persentase 65% dan pasa siklus II meningkat Menjadi 85% dengan siswa yang memenuhi KKTP 17 siswa dari 20 siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan model <em>Discovery Learning</em> berbantuan Powtoon efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika khususnya pada materi barisan dan deret.</p> 2026-02-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains