Konsep Asesmen Literasi dan Numerasi Berbasis Pendekatan STEM Di Sekolah Menengah Atas
DOI:
https://doi.org/10.59672/emasains.v15i1.6105Keywords:
literasi, numerasi, STEM, asesmen, PISAAbstract
The STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) approach significantly enhances literacy and numeracy learning by integrating multiple disciplines to solve real-world problems. This integration fosters critical thinking, problem-solving skills, and deeper contextual understanding of scientific and mathematical concepts. This study aims to develop a STEM-based assessment framework for literacy and numeracy at the senior high school level, guided by indicators from the Programme for International Student Assessment (PISA). The research focuses on analyzing the characteristics of STEM-oriented literacy, science, and numeracy items, and constructing an assessment model tailored for schools targeted for PISA-level improvement. A mixed-methods approach was employed, comprising three stages: (1) exploration and analysis of STEM-based PISA item characteristics, (2) development and pilot testing of STEM-based assessment instruments, and (3) design of a comprehensive STEM-based literacy and numeracy assessment concept for broader implementation. The study involved instrument development, initial trials in selected partner schools, and item analysis to evaluate validity and reliability. Findings indicate that the developed instruments have strong potential to identify students’ critical thinking and problem-solving skills in alignment with the PISA framework
Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) memberikan kontribusi signifikan dalam pembelajaran literasi dan numerasi dengan mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu untuk menyelesaikan masalah kontekstual dunia nyata. Integrasi ini mendorong pengembangan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta pemahaman yang lebih mendalam terhadap konsep-konsep sains dan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan konsep asesmen literasi dan numerasi berbasis STEM di tingkat Sekolah Menengah Atas dengan merujuk pada indikator Programme for International Student Assessment (PISA). Fokus utama penelitian adalah menganalisis karakteristik soal literasi, sains, dan numerasi berbasis STEM serta merancang model asesmen yang relevan untuk sekolah-sekolah yang menjadi target peningkatan kualitas pembelajaran berbasis PISA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran (mixed methods) dengan tahapan: (1) eksplorasi dan analisis karakteristik soal PISA berbasis STEM, (2) penyusunan dan uji coba model soal asesmen berbasis STEM, dan (3) perancangan konsep asesmen untuk implementasi yang lebih luas. Penelitian ini dilakukan melalui penyusunan instrumen asesmen, uji coba awal di beberapa sekolah mitra, serta analisis validitas dan reliabilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan memiliki potensi dalam mengidentifikasi keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa sesuai dengan kerangka asesmen PISA.
Downloads
References
Aiken, L. R. (1985). Three coefficients for analyzing the reliability and validity of ratings. Educational and Psychological Measurement, 45(1), 131–142. https://doi.org/10.1177/0013164485451012
Bybee, R. W. (2013). The Case for STEM Education: Challenges and Opportunities. Arlington, VA: NSTA Press.
Ayuk, E., Restian, A., & Ekowati, D. W. (2023). Literasi Numerasi dalam Kerangka Kurikulum Merdeka Berbasis Art Education. International Journal of Community Service Learning, 7(2), 228–238. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v7i2.56278
Cahyani, L., Erviana, R., & Sepriliani, S. P. (2023). Inovasi soal literasi dan numerasi tipe PISA konten space and shape konteks lebaran di masa Covid- 19. Delta-Pi: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 12(2), 112–122. https://doi.org/10.33387/dpi.v12i2.7057
Fuadi, H., Robbia, A. Z., Jamaluddin, J., & Jufri, A. W. (2020). Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 5(2), 108–116. https://doi.org/10.29303/jipp.v5i2.122
Hazira, K. V. A., Zaenuri, & Hidayah, I. (2023). Analisis Literasi Matematis Siswa pada Soal Berbasis Asesmen Kompetensi Minimum. JARME : Journal of Authentic Research on Mathematics Education, 5(2), 117–126.
Hewi, L., & Shaleh, M. (2020). Refleksi Hasil PISA (The Programme For International Student Assesment): Upaya Perbaikan Bertumpu Pada Pendidikan Anak Usia Dini). Jurnal Golden Age, 4(01), 30–41. https://doi.org/10.29408/jga.v4i01.2018
Kemendikbudristek. (2022). Asesmen Nasional dan Standar Kompetensi Literasi dan Numerasi Siswa Indonesia. Jakarta: Pusat Asesmen Pendidikan, Balitbang dan Perbukuan.
Kuenzi, J. J. (2008). Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) Education: Background, Federal Policy, and Legislative Action. Congressional Research Service Report RL33434.
Kurniawati, E. F., & Nindiasari, H. (2024). Inovasi Soal Asesmen Kompetensi Minimum Numerasi dalam Konteks Personal untuk Siswa SMP. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(4), 3092–3105. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i4.7229
OECD. (2019). PISA 2018 Assessment and Analytical Framework: Reading, Mathematics and Science. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/b25efab8-en
OECD. (2022). PISA 2022 Mathematics Framework. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/5f07c754-en
Oktian Fajar Nugroho, M. A. N. (2018). Analisis Literasi Pendidikan STEM pada Siswa dan Pemahaman Konsep IPA Melalui Peta Konsep di SDN Palasari II. 01(02), 121–124. http://journal.stainkudus.ac.id/index.php/Thabiea
Pursitasari, I. D., Permanasari, A., & Jaenudin, D. (2022). Pelatihan Penyusunan E-Asesmen Literasi Sains Berbasis AKM Bagi Guru IPA SMP di Kabupaten Bogor. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 26–33. https://doi.org/10.46843/jmp.v1i1.265
Rahmawati, D., & Kusumah, Y. S. (2021). Pengembangan asesmen berbasis STEM untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 25(1), 45–58. https://doi.org/10.21831/jpep.v25i1.38527
Sari, M., & Pramono, S. E. (2021). Integrasi STEM dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan literasi numerasi siswa. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 233–245. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i1.375
Siska, & Samsul Maarif. (2023). The Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM)-based Problem-Based Learning (PBL) Learning Model on the Numeracy Skills. MIMBAR PGSD Undiksha, 11(2), 209–215. https://doi.org/10.23887/jjpgsd.v11i2.64836
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukendra, I Komang, Widana, I. W., & Juwana, I. D. P. (2023). Senior High School Mathematics E-Module Based on STEM Orienting to Higher Order Thinking Skills Questions. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 12(4), 647–657. https://doi.org/10.23887/jpiundiksha.v12i4.61042
Syazali, M., Prima Putra, G., Pendidikan Guru Sekolah Dasar, P., & Unram, F. (2023). Inovasi Asesmen Literasi Sains Berbasis PISA untuk Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 5(Desember), 240. https://doi.org/10.37216/badaa.v5i1.1213
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta mencakup hak eksklusif untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel ini dalam semua bentuk dan media, termasuk mencetak ulang, memotret, mikrofilm dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya. Reproduksi dari bagian manapun dari jurnal ini, penyimpanannya di database dan transmisinya dengan bentuk atau media apa pun, seperti salinan elektronik, elektrostatik dan mekanis, fotokopi, rekaman, media magnetik, dan lain-lain, akan diizinkan hanya dengan izin tertulis dari penerbit jurnal.











