Keanekaragaman Jenis Hama Tanaman Padi di Area Persawahan Subak Kedua Desa Peguyangan Kangin Kecamatan Denpasar Utara Kota Denpasar sebagai Sumber Pembelajaran Biologi

Main Article Content

Abstract

Hama adalah  Organime Pengganggu Tanaman (OPT) yang secara alamiah memiliki musuh alaminya  dan merupakan bagian dari keanekaragaman hayati, saling mempengaruhi menuju keseimbangan. Hama  merusak dan mengganggu tanaman pada bagian akar, batang, daun, bunga, dan buah, misalnya pada tanaman padi.  Kerusakan tersebut menyebabkan tanaman padi tidak dapat tumbuh dengan baik sehingga terjadi penurunan hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis hama tanaman padi di area persawahan Subak Kedua Desa Peguyangan Kangin Kecamatan Denpasar Utara Kota Denpasar sebagai Sumber Pembelajaran Biologi.  Data dikumpulkan dengan alat kudrat ukuran 1x1 meter, sedangkan pengamatan hama burung dilakukan dengan metode titik pengamatan (point count). Data dianalisis dengan indeks keanekaragaman dari  Shannon-Wiener. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa indeks keanekaragaman (Hi) hama tanaman padi di area persawahan Subak Kedua yaitu 2,574. Berdasarkan  kriteria 1<Hi<3, maka  tergolong keragaman sedang. Hama yang dominan yaitu hama keong mas dengan jumlah 262 (14,88%). Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran biologi pada kelas X SMA/MA pada materi pokok keanekaragaman hayati dan ekosistem.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Arpani; dan Fujianor M. 2017. Keanekaragaman Dan Kelimpahan Gastropoda Pada Persawahan Desa Sungai Pinang Baru Kabupaten Banjar. STKIP PGRI Banjarmasin.

Endrik, N R; Abdulkadir, R; dan Sri Wahyuni. 2015. “Keanekaragaman Makrofauna Tanah Kawasan Perkebunan Coklat (Theobroma cacao, L.) Sebagai Bioindikator Kesuburan Tanah dan Sumber Belajar Biologi”. Universitas Muhammadiyah Malang.

Melati, F. 2007. Metode Sampling Bioekologi. Bumi Aksara.

Rai I G.A., Kadek Yuniari Suryatini , I Made Subrata, Ni Luh Riska Yundari, dan I Wayan Budiyasa (2020). Keanekaragaman Jenis Makrofauna Tanah pada Lahan Budidaya Kentang Organik di Desa Candikuning Kabupaten Tabanan Sebagai Sumber Pembelajaran Biologi, Jurnal Emasains Vol. IX No. 2 Tahun 2020, E ISSN; 2622 8688 https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/852/801

https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/852/801

Suanda, I.W. dan I.B.G. Darmayasa. 2007. Uji Aktivitas Fungisida Ekstrak Sembung Delan (Sphaeranthus indicus L.) terhadap Phytophthora Infestans Penyebab Penyakit Hawar Daun Pada Tanaman Kentang di Desa Pancasari Kabupaten Buleleng. Majalah Ilmiah Widyasrama Universitas Dwijendra Denpasar, Periode Oktober, hal. 35-42. ISSN 0852-7768.

Subrata I M, I Gusti Ayu Rai dan Wulan Sri Wijayanti (2018). Pemanfaatan Lapaangan Rumput SebagaiSumber Belajar pada Materi Plantae Peserta didik Kelas X MIA SMA Negeri 1 Abiansemal Tahun Pelajaran 2015/2016, Jurnal Emasains Vol. VII No. 1 Maret 2018, ISSN ; 2302-2124, hal 7-13, https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/article/view/78/68

Sudewi, S; Ambo, A; Baharuddin; dan Muhammad F. 2020. Keragaman Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada Tanaman Padi Varietas Unggul Baru (VUB) dan Varietas Lokal pada Percobaan Semi Lapangan. Universitas Hasanuddin.

Sugiyono. 2011. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.