Perbedaan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Yang Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray dengan Tipe Think Pair Share

Authors

  • Widianti Widianti Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Wiralodra Indramayu
  • Sri Hartini Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Wiralodra Indramayu
  • Lusi Siti Aisah Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Wiralodra Indramayu

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.2548085

Keywords:

mathematical problem solving ability

Abstract

The purpose of this research to know the better of mathematical problem solving ability between students who using cooperative learning model of Two Stay Two Stray type with Think Pair Share type. This research is use experimental research, with the population all of students in VII grade of SMP Negeri 1 Sindang, in academic year 2017/2018. The class sample were taken by using cluster random sampling technique. Based on the result of hypothesis testing using t-test shows that student’s mathematical problem solving ability who using cooperative learning model Think Pair Share type are better than student’s mathematical problem solving ability who using cooperative learning model Two Stay Two Stray type.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aan Juhana Senjaya. 2017. Statistika Terapan untuk Penelitian Bidang Pendidikan dan Pengajaran. Indramayu: fkipunwir Press.

Abdul Majid. 2015. Strategi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.

Agus Suprijono. 2013. Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Iradhatie Wurinanda. 2016. Skor PISA Indonesia Masih di Bawah Rata-rata. [Online] diakses dari https://news.okezone.com/read/2016/12/06/65/ 1560286/skor-pisaindonesia-masih-di-bawah-rata-rata/. 7 April 2018

Irma Yuniar Wardhani, Sajidan, dan Maridi. 2012. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Disertai Media Audio-Visual untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Biologi Siswa Kelas XI IPA 5 SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2011/2012. Jurnal Pendidikan Biologi, 4(1), hlm. 40-55.

Krisiandi. 2016. Daya Imajinasi Siswa Lemah. [Online] diakses dari https://nasional.kompas.com/read/2016/12/15/23091361/daya.imajinasi.siswa.lemah. 7 April 2018

Leo Adhar Effendi. 2012. Pembelajaran Matematika dengan Metode Penemuan Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi dan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP. Jurnal Penelitian Pendidikan, 13(2), hlm. 1-9.

Miftahul Huda. 2013. Model-Model Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Miftahul Huda. 2016. Model Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Muhammad Fathurrohman. 2015. Model-model Pembelajaran Inovatif. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

OECD. 2018. PISA 2015 Result in Focus. [Online] diakses dari https://www.oecd.org/pisa/pisa-2015-results-in-focus.pdf. 30 Mei 2018

Runtyani Irjayanti Putri dan Rusgianto Heri Santosa. 2015. Keefektifan Strategi React Ditinjau dari Prestasi Belajar, Kemampuan Penyelesaian Masalah, Koneksi Matematis, Self Efficacy. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 2(2), hlm. 262-272.

Trianto. 2007. Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Utari Soemarmo. 2011. Pembelajaran Matematika Berbasis Pendidikan Karakter. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika STKIP Siliwangi Bandung, 1, hlm. 22-33.

Wina Sanjaya. 2016. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Published

2018-09-03