SENI LUKIS BALI MODERN KONTEMPORER KARYA IDA BAGUS ALIT SUATU KAJIAN ESTETIKA

Authors

  • I Made Sujana Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
  • I Nyoman Putrayasa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
  • Putu Agus Permanamiarta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Keywords:

Seni lukis Bali, Modern, Kontemporer

Abstract

Seni rupa di Bali tidak lepas dari berkembangnya ilmu pengetahuan,  teknologi, dan pengaruh dari luar. Salah satu seni rupa bali adalah seni lukis bali  modern kontemporer karya Ida Bagus Alit. Seni lukis yang di buat dengan memadukan berbagai teknik,baik manual maupun moderen namun tidak lepas dari akar budaya bali sebagai sumber inspirasinya dalam mencptakan seni lukis bali modern kontemporer, sehingga karya yang diciptakan sangat berbeda dengan karya seni lukis yang ada pada umumnya. Pada penelitian ini menggunakan teori perubahan, kreativitas dan estetika. Menggunakan metode pendekatan kualitatif serta didukung teknik pengumpulan data, kepustakaan, observasi, wawancara, dokumentasi dan analisis data. Dengan demikian maka karya yang diciptakan oleh Ida Bagus Alit lebih memadukan gaya realis dan modern kontemporer , Sebagai ciri khas karyanya dengan garis-garis pecah seribu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdulsyani. 2002. Sosiologi Skematika, Teori, dan Terapan. Jakart: Bumi Aksara.

Anonim. 2016 “ Seni Rupa Modern, Pengertian, Aliran, Ciri-cirii, dan Contoh. Googleweblight.com. Diakses pada tanggal 7 Pebruari 2017 jam 10.20” menit.

Bungin, Burhan. 2001. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Djelantik, A.A.M. 1990. Pengantar Dasar Ilmu Estetika Jilid I. Denpasar: Sekolah Tinggi Seni Indonesia.

Gie, The Liang. 1996. Filsafat Seni . Yogyakarta: Pusat Belajar Ilmu Berguna.

Irulaziz. 2016 “ Pengertian Seni Rupa Tradisional, Modern dan Kontemporer, lengkap beserta contohnya. Gogleweblight.com. diakses pada Tanggal 7 Pebruari 2017 jam 11.00 wita.

Koentjaraninrgat. 1990. Sejarah Antropologi II. Jakarta: Universitas Indonesia.

Kristanto, Darmawan. 2007. Studi Tentang Seni Lukis Realis Karya Agus Wiryawan Periode 2001-2003.Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Mantra, I.B. 1996. Landasan Kebudayaan Bali. Denpasar: Yayasan Dharma Sastra.

Mantra, I Bagoes. 2004. Filsafat Penelitian dan Metode Penelitian Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Poerwanto, Hari. 2000. Kebudayaan Dan Lingkungan Dalam Perspektif Antropologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Santo, Tris Neddy. 2012. Menjadi Seniman Rupa. Jakarta : PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Sumardjo, Jakob. 2000. Filsafat Seni. Bandung: ITB.

Soedarso, SP. 1990. Tinjauan Seni. Sebuah Pengantar Apresiasi Seni. Yogyakarta: Saku Dayar Sana.

Suprayogo, Iman dan Tobroni. 2001. Metodologi Penelitian Sosial-Agama. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Susanto, Mikke. 2002. Diksi Rupa. Yogyakarta: Kanisius.

Susanto, Mikke. 2011. Diksi Rupa. Yogyakarta :Dicti Lab, dan Jagad Art House.

Published

2021-10-29