PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAPAT MENINGKATKAN TANGGUNG JAWAB SISWA DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA NUSANTARA (SENI TARI) KELAS X (MM) 1 DI SMK NEGERI 1 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2020/2021

Authors

  • Putu Alit Risma Dewi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
  • Pande Wayan Bawa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
  • Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Keywords:

Tipe Jigsaw, respon dan tanggung jawab siswa

Abstract

Pembelajaran secara daring melalui e-lerning smkn1denpasar berupaya untuk menggantikan pembelajaran secara tatap muka yang dilakukan sebelumnya. Dalam hal ini ditemukan permasalahan yang dialami oleh siswa pada tanggung jawab dan respon siswa pada pembelajaran, maka dari itu peneliti menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang merupakan pembelajaran yang membentuk kelompok kecil yang terdiri dari 4-6 orang secara heterogen dan bekerja sama saling ketergantungan positif dan bertanggung jawab atas ketuntasan materi pelajaran.

            Tujuan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan respon dan tanggung jawab siswa dalam pembelajaran Seni Budaya Nusantara (Seni Tari) dalam pembelajaran secara daring.

            Pada Penelitian ini ditemukan rendahnya respon dan tanggung jawab siswa yaitu 20% yang mendapatkan predikat baik (B), dan 32% mendapatkan predikat cukup (C) dengan perolehan nilai rata-rata 67,87 dan tergolong cukup dan dibawah KKM 75. Pada penerapan model pembelajaran koopeatif tipe Jigsaw terjadi peningkatan yang cukup signifikan dengan ditemukan sebanyak 87,5% siswa yang mendapatkan predikat Baik (B) dan 12,5% yang mendapatkan predikat cukup (C) dengan perolehan nilai rata-rata 79,12 yang ditentukan KKM 75. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw sangat berpengaruh terhadap peninggkatan respon dan tanggung jawab siswa dalam melaksanakan pembelajaran Seni Budaya Nusantara (Seni Tari) kelas X MM 1 secara daring di SMK Negeri 1 Denpasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dwiyogo, Wasis. 2018. “Pembelajaran Berbasis Blended Learning”.Depok: PT Raja Grafindo.

Gunarta, I Wayan. 2009. “Evaluasi Pembelajaran. Denpasar. IKIP PGRI Bali

Kementrian pendidikan dan kebudayaan.”Revisi Kurikulum 2013”

Nurkancana dan Sunartana.1992. “Evaluasi Hasil Belajar” .Surabaya : PT. Usaha Nasional

Permendikbud. 2013. “ Keragka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK 2013 No.70”. Mentri Pendidikan: Google

Permendiknas.20006. “Struktur Kurikulum Pendidikan Kejuruan”.

Ratna, Ni Putu. 2019. Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Dalam pembelajaran Tari Tenun Di Sekolah Dasar No. 3 Gulingan Mengwi Badung”.

Sugiyono.2010. “Statistik untuk Penelitian” Bandung: Alfabeta

Sugiyono. 2014. “Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D”. Bandung: Alfabeta.

Suwandi, Sarwiji. 2009. “Penelitian Tindak Kelas (PTK) dan Penulisan Karya Ilmiah”. Surakarta: Yuma Pustaka.

Widyantari, Novi. 2020. Skripsi “Penerapan Metode Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Pelajaran Seni Budaya Kelas X (TBSM) 2 Di SMK Negeri 1 Denpasar Tahun Pelajaran 2019/2020”.

Yamin, Martinis. 2013. “Strategi dan Metode Dalam Model Pembelajaran”. Jakarta: GP Press Group.

Yulianda, Ikhwan 2013.“Buku Seni Budaya.Kelas X Kurikulum 2013”. Jakarta: Bumi Aksara

Published

2021-10-29